On Tuesday 30 April 2002 17:32, you wrote: Tapi pikir pikir kita bisa underground dengan cara nyediakan database server dengan Mysql ato postgresql, di kompie Linux......plus PHP....
Nanti end user tetap di windows 98 pake Internet Explorer.... Jadi pendaftaran KTP di kantor-kantor kelurahan, pegawainya memang buka windows 98 dengan aplikasi Internet Explorer.. backend database nya aja yg di server Linux... ditaruh sembunyiin di belakang, gak usah dipasangin monitor...he...he...:):) Adhytia WS > JAKARTA (Bisnis): Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan kemungkinan > untuk menggunakan aplikasi electronic-government dengan platform dari > Microsoft Corp. sehubungan tawaran perusahaan AS tersebut kepada para > menteri dari berbagai negara. Menteri Negara Komunikasi dan Informasi > Syamsul Muarif mengatakan salah satu agenda dari kunjungannya ke Amerika > Serikat beberapa waktu lalu adalah hadir dalam pertemuan e-government di > Seatlle atas undangan khusus Microsoft Corp. > > "Dalam pertemuan tersebut Microsoft memang menyatakan membuka peluang kerja > sama seluas-luasnya kepada pihak-pihak yang ingin kerja sama e-government," > ujarnya kepada Bisnis usai menerima delegasi teknologi informasi dan > telekomunikasi Korea Selatan di kantornya pekan lalu. > > Menurut Syamsul, Microsoft sudah menyiapkan berbagai aplikasi e-government > yang disiapkan sesuai kondisi masing-masing negara. > > "Tetapi kami tidak serta merta menyanggupi untuk kerja sama dengan mereka. > Tentunya kami akan bicarakan dulu dengan komunitas telematika Tanah Air > untuk melihat respon dari kalangan swasta terhadap hal ini. Jangan sampai > langkah pemerintah nanti tidak mendapat dukungan swasta," tambah Syamsul. > > Oleh sebab itu, lanjut dia, pemerintah -dalam hal ini Kantor Menneg > Kominfo- akan segera mengundang kalangan swasta untuk menyampaikan > hasil-hasil kunjungan ke AS maupun kunjungan bersama Presiden ke Korsel, > termasuk mengenai tawaran Microsoft Corp. tersebut. > > Mas Wigrantoro R. S., pengamat telematika yang ikut dalam kunjungan menteri > ke AS, menambahkan pertemuan dengan Microsoft di Seatlle diikuti oleh 30 > menteri dari berbagai negara, termasuk dua menteri dari Indonesia yaitu > Menneg Kominfo dan Menristek Hatta Rajasa. > > Secara pribadi, Wigrantoro berpendapat pemerintah sebaiknya berhati-hati > terhadap tawaran dari Microsoft ini, sehubungan dengan kemungkinan > dampaknya terhadap pengembangan peranti lunak aplikasi lokal. > > "Ini merupakan strategi bisnis dari Microsoft yang kini mulai dihadang oleh > open source. Sementara itu kalangan pejabat pemerintah banyak yang tidak > tahu mengenai open source," ujarnya secara terpisah. > > Menurut dia, jika pemerintah Indonesia langsung mengadopsi tawaran > Microsoft ini dalam aplikasi e-government, maka akan menjadi blunder bagi > pengembangan industri software lokal sebab akan semakin menguatkan dominasi > Microsoft. > > Yappie Ekaprasetya, manager industri e-government PT Microsoft Indonesia, > mengakui pihaknya mengundang dua menteri dari Indonesia untuk hadir dalam > Government Leader Conference (GLC). > > "GLC merupakan acara tahunan yang ditujukan bagi para pemimpin negara untuk > membahas keberhasilan penerapan e-government menggunakan platform > Microsoft," ujarnya kepada Bisnis. > > Meski demikian, kata Yappie, Microsoft belum memberikan tawaran spesifik > untuk aplikasi e-government. > > Yappie mengaskan jika pemerintah melakukan deal langsung dengan Microsoft > sebagaimana yang dilakukan oleh pemerintah Cina, Filipina dan India, maka > akan mendapatkan jaminan lebih baik dalam product licensing. > > "Kami berharap ada institusi tertentu yang mewakili pemerintah secara > keseluruhan dalam implementasi e-government. Itulah tujuan utama pertemuan > dengan para eksekutif pemerintah tersebut," ujarnya. > > Dia menambahkan Microsoft tetap fokus pada platform, bukan aplikasi solusi, > sehingga jika pemerintah menerapkan e-government menggunakan platform > Microsoft maka akan ada penyedia aplikasi lokal yang dapat bekerja sama. > > Sementara itu, pemerintah Korea Selatan juga menawarkan kerja sama > implementasi e-government kepada pemerintah Indonesia sebagai bagian dari > lima bentuk kerja sama bidang TI dan telekomunikasi yang ditawarkan. --------------------------------------------------------------------- Jumlah pelanggan (updated daily): 224 Untuk berhenti berlangganan, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Arsip milis: http://klas.regex.com/archive/ Saat ini arsip milisnya lengkap, tapi kurang fungsional. Bila anda ingin menyumbangkan programming time untuk membuat arsip ini menjadi lebih baik, silakan hubungi [EMAIL PROTECTED]
