Dalam pandangan saya sih silahkan-silahkan saja wong saya ga akan ikutan.
Tapi, sebagai penghuni milis ini jadi sedikit tersentil aja untuk
berkomentar.

Kalau betul ubunteros lahir, kita tinggal menunggu lahirnya komunitas ubuntu
pasteur, komunitas ubuntu antapani, dan lain-lain. Tanya pada diri
masing-masing. Apa tujuannya? Apakah tujuannya sudah bisa dipenuhi oleh
komunitas-komunitas lain yang sudah ada? Kalau tidak, apakah lebih baik
memperkaya komunitas yang sudah atau betul-betul membuat sesuatu yang
eksklusif?

Ini juga yang membawa kita ke dalam era ratusan hingga ribuan distro saat
ini.

Setiap distro sudah punya wiki dan forum masing-masing. Komunitasnya di
Indonesia pun sudah ada, ini bisa dimengerti...tidak semua dari kita
mengerti dan mampu berbahasa inggris.

Saya pengguna debian, gentoo, dan BSD yang juga kerap nongkrong diberbagai
forum distro lainnya. Saya bukan ubuntu-ers tapi gak ada masalah kalau mau
ikutan kegiatan2 ubuntu seperti Release Party.

Pembentukan divisi juga harus ditimbang-timbang dahulu. Perlukah?

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Klub 
Linux Bandung" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke