Dua hari lalu setelah hampir 12 jam ngoprek, saya baru berhasil menginstal
Ubuntu 9.10 di Pentium 4 3.06 Ghz.

Ini dia cerita lengkapnya:
Menjelang rilisnya Ubuntu Lucid Lynx yang tinggal beberapa hari lagi, CPU
kompie di rumah ngadat. Enggak ada pilihan lain selain ganti motherboard
beserta prosesornya. Motherboard Intel D865PERL dan Pentium 4 3.06 Ghz
terpilih setelah kios di Jaya Plasa itu menawarkan beberapa pilihan.

Seperti diduga, ubuntu 9.10 yang sudah terinstal di hardisk dan CPU lama tak
bisa berjalan lancar di CPU baru ini, sehingga diputuskan instal ulang!

Setelah kurang lebih 40 persen instal, muncul pesan errno 5, yang isinya
seperti ini:

[Errno 5] Input/output error
This particular error is often due to a faulty CD/DVD disk or drive, or a
faulty hard disk. It may help to clean the CD/DVD, to burn the CD/DVD at a
lower speed, to clean the CD/DVD drive lens (cleaning kits are often
available from electronics suppliers), to check whether the hard disk is old
and in need of replacement, or to move the system to a cooler environment.

Segera setelah pesan error ini muncul, installer Ubuntu berhenti bekerja,
tak mau melanjutkan pekerjaannya. Atau dengan kata lain, ubuntu belum
terinstal di hard disk. Semua saran sudah saya laksanakan, mulai dari
membersihkan CD dan lensa lasernya, malah sempat saya ganti DVD-rom-nya
dengan CD-ROM. Juga membuat/burn ulang CD installer ubuntu 9.10 dengan
kecepatan rendah. Hardisk belum terlalu lama dibeli, jadi rasanya masalah
bukan di hardisk.

Berikutnya, instal sudah berhasil hingga kurang lebih 75%, tapi pesan error
itu muncul lagi. Begitu seterusnya setelah berjam-jam, instal ubuntu tak
membuahkan hasil.

Dengan anggapan ada masalah di perangkat CD dan pembacanya, kemudian dicoba
instal Ubuntu dengan USB-flash disk, dengan harapan enggak akan ada masalah
musti bersih-in CD dan lensa segala macam. Alangkah terkejutnya ketika di
tempat yang sama (instal 40 persenan) pesan error itu muncul lagi. Beberapa
kali coba instal dengan USB, pesan error tetap muncul!

Sempet juga muncul pikiran negatif terhadap kios di Plaza itu yang mungkin
ngasih barang sampah. Hampir saja nyerah, tapi kemudian terpikir untuk
cari-cari di google, kalau-kalau ada orang yang punya masalah yang sama di
luar sana. Ternyata banyak banget yang bernasib serupa dengan saya. Sebagian
ada yang terpaksa balik instal 7.04 dan berhasil, tapi banyak yang enggak
berhasil.

Di salah satu forum (yang sayangnya saya lupa dimana) ada yang menyarankan
untuk mengurangi memori. Pada saat saya gagal instal itu, memori yang saya
pake sebenernya untuk ukuran komputer sekarang mah enggak gede-gede amat;
1GB; 2 biji 256 MB dan 1 biji 512 MB DDR 333. "Enggak ada salahnya juga coba
mengurangi memori," pikir saya waktu itu.

Dua keping saya ambil, saya sisakan satu keping yang 256 MB. Instal dimulai
lagi. 40% lewat... 75 % lewat... 90% lewat... Hingga muncul pesan, proses
instal telah selesai, dan bisa digunakan. Re-boot, dan taaa daaa, ubuntu
berhasil terinstal

Huh! Seandainya tahu dari awal memori mesti dikurangi, enggak perlu ngoprek
dari subuh sampai maghrib!

Salam
-- 
π”Έπ•£π••π•š β„•π•¦π•˜π•£π•’π•™π•’

-- 
Web Milis: http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung
Etika Milis: http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung/web/etika-milis

Kirim email ke