Nis. kok mikir pengen diseragamkan, emangnya ORBAAAA!! Apakah memnag selama ini ada masalah??? Mneurut saya justru keragaman pengadilan inilah, yang membuat Indonesia tak terjadi huru-hara. Di Indonesia ada lima agama resmi, plus konghucu, mau hukum apa?? Tradisi??? Tradisi yang mana??
----- Original Message ----- From: "Anis Masduki" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, June 19, 2004 5:05 PM Subject: [kmnu2000] Re: Kesetaraan di negeri Mullah > Salam, > Frenz...ko' melenceng ngurusin jilbab seh? Dah basi tahu!! He he.... > > Sekarang gimana dengan Indonesia? tidak usah jauh-jauh, mekanisme > hukum kita bisa dikata rancu dan kontroversial. Ada Pengadilan > Islam, KUA yang mengurusi tetek bengek ahwal syahsyiyyah; nikah, > waris, wakaf, cerai, di samping itu ada Pengadilan Sipil, ini apa > maksudnya? > > Saya tidak membayangkan, pasti banyak kasus perselisihan apakah akan > diselesasikan dengan pengadilan agama atau sipil? Wah ini problem. > Tapi memang kalau tidak begitu bukan Indonesia, ia membiarkan saja > hal-hal yang kontroversial tidak menemukan kepastian. > > Dalam hal Pengadilan Islam, mengapa tidak diseragamkan saja dengan > Pengadilan Sipil? Mengapa tidak diunifikasikan saja sehingga prinsip > semua warga negara sama di depan hukum lebih mantap? Mengapa harus > ada dikotomi itu, apakah menandakan Islam sudah 'putus cinta' dan > gagal 'menikah' dengan nilai dan adat bangsa Indonesia? > > Saya akan pilih saja presiden yang berani me-unifikasi-nya, atau > minimal mempunyai ide ke sana....siapa? Kalau gak ada...ya golput > saja..:) > > > anismasduki>>>>panser > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], Hande Ataizi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sayang sekali artikel Guntur kehapus waktu saya nulis > > tanggepan ini. Konteksnya bukan korelasi antara jilbab > > dan penghayatan agama. Tapi kritik pada bagian akhir > > artikel yang seakan-akan (ini juga kalau saya tidak > > salah tangkap) menunjukkan bahwa jilbabnya perempuan > > Iran ada hubungannya dengan penghayan agama. Saya > > bilang untuk konteks Iran tidak ada, karena jilbaban > > di sana diwajibkan oleh negara sehingga taat terhadap > > agama atau tidak, kalau tidak mau menuai masalah ya > > pakailah jilbab...kalau digebyah uyah ya ndak > > kontekstual lagi toh yo, apa maning dikaitkan dengan > > Perancis, kejauhan maz...(beda banget konteksnye...) > > > > thanks > > HA > >.com/new_mail > > > > > ______________________________________________________________________ > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
