aduh .... maaf ya mas Aguk, saya memang jarang main ke kmnu jadi 
tidak tahu kalau bahasan mas Aguk yang sering itu, Insya Allah nanti 
coba lihat2 arsip kmnu, sekarang bisa tenang individual mail karena 
yahoo nyediain 100 MB, dulu sering di no-mailkan karena wadah yang 
hanya 4 MB sering penuh, maklumlah baru mampu ngambil alamat email 
yang gratisan dan tidak bisa setiap saat ke warnet :-)

tugasnya ketua MPR itu apa seh? dia udah bikin amandemen UUD kan, 
salah satunya milih presiden secara langsung ini, belum sempurna 
pilpres langsung ini - lihat aja kerja KPU, macan ompong panwaslu, 
dll - tapi KPU bisa berkelit hanya melaksanakan UU pemilu, siapa 
yang bikin? DPR kan? kenapa tidak ada yang ngeributin cara kerja 
DPR? Di MPR kan AR hanya satu suara sementara anggota MPR itu kalo 
gak salah 700-an, terus partai mana yang banyak ngisi suara 700 itu?

yang saya ingat dulu ketika AR masih banyak ngritik pemerintah, 
banyak diributkan bahwa posisi dia sebagai ketua MPR tidak boleh 
seperti itu.  Sebenarnya kalau AR duduk di eksekutif, mungkin lebih 
kelihatan reformisnya karena sebagai presiden dia bisa merhatiin dan 
ngecek kerjaan para mentri, jaksa agung, kepolisian, dll.  Ini sih 
berandai-andai, sebab saya juga tidak bisa menjamin seseorang akan 
tetap sama ketika sebelum dan sesudah menduduki satu kursi jabatan 
tinggi.

masalahnya kan banyak di eksekutif itu yang tidak berani bergerak 
tegas urusan KKN, dll - disamping tentunya di sisi legislatif yang 
tiba2 setelah reformasi jadi begitu kuat, para kepala pemerintahan 
di daerah misalnya seperti tidak berdaya dengan LPJ-nya, ketahuan 
sekarang kan dimana-mana anggota DPRD itu begitu berkuasa & nilep 
uang dari APBD.  Geregetan banget lihat di televisi seorang artis 
dangdut yang rasanya tidak pernah muncul di tv (atau kelewat karena 
memang jenuh sekali lihat goyang dangdut, acara mistik2, gelar 
kejahatan), pedangdut ini dgn genit cerita dibeliin volvo baru oleh 
salah seorang anggota DPR yang rasanya juga tidak pernah kelihatan 
bicara, segitu melimpahnya kekayaan anggota DPR, anggota DPRD juga 
tapi mungkin jumlah uangnya lebih rendah.  Tapi eksekutif daerah 
seperti seorang bupati juga pernah diberitakan bisa beliin rumah 
milyaran rupiah untuk seorang penyanyi melayu, eh .. orang ini 
kepilih pula jadi gubernur :-(

reformasi yang dulu itu kan hanya motong puncak piramida, mbah Ato 
aja, yang lainnya di tiap departemen itu pejabat lama dengan 
kebiasaan lama.  Segitu kacaunya eksekutif dan legislatif, di 
yudikatif juga sama aja, mafia peradilan di berbagai tingkat itu kan 
sudah rahasia umum.  Jaksa Agungnya aja bermasalah :-(

menghancurkan KPU bagaimana? pemilu legislatif kemarin juga kan yang 
menang itu partai golput ... kalau tidak salah golputnya punya 
persentase lebih tinggi dari si kuning.  Apa mungkin sekarang 
golputnya lebih tinggi lagi? apa dengan itu KPU akan hancur?

salam
Aisha
---------- 
From: "Aguk Irawan" <[EMAIL PROTECTED]>
> Aisya, rasanya terlalu sering saya bahas masalah
> Revolusi ini:)
> Ada baiknya kita baca kembali sejarah revolusi di
> Filipina, Iran, Mesir dll?
> 
> Rasanya Indonesia memang harus banyak mencontoh pada
> negara tetangga.
> 
> Reformasi macam apa yang mau dia bawa cak Amin,
> bukankah lebih dari cukup selama ini jabatan dia
> sebagai Ketua MPR, yang sama sekali tak membawa
> perubahan yang berarti.
> 
> Mari kita, renungkan kembali cita-cita Reformasi yang
> telah mengubur ORBA, dan kau tau Aisya, Jasad Orde
> baru itu telah kita lenyapkan, tapi Rohnya tetap
> bersemayan pada pemerintahan kita sedemikian kuatnya.
> 
> dan itu semua kita sudah mengerti dan jelas2 tahu,
> Amin, Mega, WIranto, SBY, Hamzah, wajah2 initak lain
> adalah penggelap orde baru.  
> 
> Mari kita galangkan GOLPUT demi sebauh cita-cita
> bersama, demi tegaknya Indonesia Baru, kita lawan
> pemerintahan yang kotor dan kurup ini..
> 
> dan kita tahu semua ini perlu proses, proses yang
> memang panjang untuk kita sipakan pemberontakan..
> 
> sudah menemukan belum Pemimpin Pemberontakan kita,
> mari kita cari, dan kita hancurkan KPU yang Tirani itu
> terlebih dahulu
> 
> salam Golput dan damai. 
> 
> --- aishayasmina2002 <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote: > iya gitu ya mas Aguk? :-)
> > Golput itu reformis ya? apa gak gambling nantinya
> > malah kekuasaan 
> > jatuh ke capres yang level reformisnya dikit atau
> > malah sama sekali 
> > tidak reformis? bentar ... revolusi? revolusi
> > seperti apa yang mas 
> > Aguk bayangkan?
> > 
> > salam
> > Aisha




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, 
atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke