Dear all,

Saya sepakat dengan Mbah Faqih, "borok-2 kejelekan NU itu perlu 
dikikis terutama oleh kaum muda". 

Bagaimana caranya? Ini yang berbeda. 

Dukung Gus Dur dalam NU Tandingan? Entar dulu.

Tampaknya, jalan satu-satunya: Kudeta. Tetapi, membaca respon teman-
teman yang lain, ide kudeta sepertinya masih harus dibincangkan lagi 
di sini. Dan saya suka dengan sikap kritis teman-teman.

Saya bisa memahami usulan Mbah Nadir dan Mbah Faqih: "kaum muda yang 
masih bersih dan idealis masuk ke struktur NU, memperbaiki dari 
dalam". 

Tapi saya agak sulit memahami kalo perubahan itu kita jalani harus 
bergerak dari bawah, kapan berhasilnya? Belalai premanisme di NU 
sudah akut. Mampukah kita melepas itu? Sementara atas nama demokrasi, 
kekuatan anak muda sangat sulit bisa memotong belalai-belalai 
tersebut. 

Saya lebih cenderung 'uprooting', dibedol dari akar-akarnya. Kalo 
harus menunggu waktu perjuangan dari bawah, dan lalu pelan-pelan ke 
atas, kapan berhasilnya? Indonesia ingin secepatnya melihat NU 
sebagai aktor pertama dalam memajukan Indonesia. Indonesia saja, 
lewat reformasi, sulit dibenahi, butuh waktu sangat panjang dan 
melelahkan. Harusnya, revolusi saja, ditumbangkan dulu, baru dibentuk 
lagi. 

Tapi tawaran ini dengan catatan: revolusi akan digerakkan, people 
power harus bicara, jika kubu Hasyim tidak mendengar, memperbaiki dan 
menerima kritikan anak-anak mudanya. NU harus kembali menjadi 
organisasi keulamaan.

Di samping itu, saya juga bisa memahami semangat Zuhairi untuk 
mendukung Gus Dur, meskipun itu pada akhirnya akan membuat malu warga 
NU, seperti cerita Mbah Faqih ttg SMS dari ITS dan email-email japri-
nya. 

Cerita sebenarnya kan, emang, sudah dari awal tumpang tindih. Teman-
teman muda di luar struktur yang kemaren bergerak memakai Gus Dur 
sebagai ikon perlawanan, karena dirasakan, hanya Gus Dur yang 
bisa "ditunggangi" anak muda. Padahal, pada waktu yang sama, Gus Dur 
juga dipakai oleh para politisi PKB untuk menguasai NU. 

Ya sudah, gini saja, kita gabungkan ide keduanya: kita minta pak 
Hasyim mendengar suara kita, dan mengakomodasi. Kita ajukan 
perjanjian, dan kalo itu dilanggar, baru tendang pak Hasyim dan 
kubunya rame-rame. 

Ide ini masih terbuka, ada ide lain? Yang pasti, 'perlawanan' harus 
tetap jalan. NU harus kembali menjadi 'Nahdlatul Ulama', 
bukan 'Nahdlatul Uang'.

Salam,
Riz, warga NU akar rumput, warga NU biasa. 


--- In [EMAIL PROTECTED], "Muhammad.Faqih" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mas Zuhairi,
> Terima kasih reply nya.
> 
> Saya sama dengan sampean, bergelut di NU bukan dari dalam, bukan 
dari luar. 
> Bedanya, saya mulai dari IPNU Maarif sampai NU hanya dilingkungan 
Cabang, 
> pelosok. Sampean via LSM langsung di tingkat PB. Tetapi kita punya 
persamaan 
> persepsi, NU itu banyak boroknya di dalam. Hanya bedanya, saya 
menganggap hal 
> itu memang ada sejak dulu, sedang sampean membatasi diri pada kurun 
HM saja.
> 
> Saya sepakat dengan sampean, borok-2 kejelekan NU itu perlu dikikis 
terutama 
> oleh kaum muda. Tapi caranya, saya sepakat dengan Gus Nadir, kaum 
muda yang 
> masih bersiah dan idealis masuk ke struktur NU memperbaiki dari 
dalam. Adapaun 
> cara kontrol dengan membuat tandingan, itu merusak, bukan 
memperbaiki Hanya 
> itu maksud saya.
> Saya dapat telepon khusus dari kawan ITS, menyatakan malu menjadi 
orang NU 
> akibat ulah yang tidak dewasa sekitar Muktamar. Belum lagi email 
japri di UK 
> ini, semua "malu" dengan ulah yang tidak dewasa itu. Ini fakta Mas. 
Apapun 
> visa ideal yang dibawa jika cara yang ditampilkan seperti itu, 
publik tidak 
> akan menghargainya. Ini sangat sangat disayangkan.
> 
> Dalam kaitan itu, saya tidak ingin ikut memperluas terbukanya 
kebobrokan kedua 
> belah pihak. Sejujurnya, saya hanya menganggap pertikaian di NU ini 
hanyalah 
> merupakan pertikaian politik pribadi kedua belah pihak. Tidak ada 
kaitannya 
> dengan visi kedepan NU. Juga tidak ada kaitannya dengan 
pertentangan kultural 
> struktural. Sejujurnya, saya mengaggap keduanya punya visi kedepan 
dan ingin 
> membawa NU lebih baik. Tentu kita menyadarai bahwa yang satu lebih 
hebat dari 
> yang lain. Namun sejujrunya pula saya harus mengatakan bahwa 
keduanya telah 
> terbelit oleh kepentingan politik sehingga muncul pertikaian.
> 
> Saya kemarin tidak ikut hadir di muktamar. Tetapi karena kawan-
kawan selalu 
> mengirim sms hampir setiap saat, maka saya mendapat informasi 
banyak dari 
> mereka.
> 
> Yang lain.
> Saya sangat bersyukur mendengar kabar bahwa sampean akan studi ke 
UK. Semoga 
> hal itu benar-benar terlaksana. Ada dua hal yang menjadi concern 
saya.
> Pertama, tentu makin banyak tokoh muda NU melanjutkan 
pendidikannya, akan 
> makin besar harapan manfaatnya bagi NU dan warganya. Kedua, supaya 
sampean 
> tahu suasana student di UK, yang rata-rata awam agama, dan haus 
agama, tapi 
> tidak mendapatkan jawaban dari manapun. Sebagian, akibat bekal yang 
dibawa 
> dari tanah air, lebih mudah menerima paham tekstualis, seperti visi 
wahaby, 
> namun banyak juga yang kurang cocok dengan itu berusaha mencari 
jawaban dari 
> visi yang lebih lunak dan moderat, namun tidak mendapatkan jawaban 
yang 
> memadai dari pihak ini. Sementara itu, visi keagamaan seperti yang 
ditawarkan 
> JIL, makin menimbulkan banyak pertanyaan dibanding memebrikan 
jawaban terhadap 
> kebutuhan mereka.
> Semoga dengan melihat dari dekat situasi diatas, sampean bisa 
mengembangkan 
> visi keagamaan NU yang bisa menjawab kebutuhan kalangan kampus non 
agama 
> seperti yang di UK ini.
> 
> Kapan sampean ke UK dan ke kota mana?
> 
> Sekian dulu,
> 
> Salam,
> 






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke