KARIR WANITA DAN WANITA KARIR

 

Sumber : http://groups.yahoo.com/group/salafiyyin/message/11

 

Diskursus tentang karir wanita dan wanita karir dewasa ini semakin hangat, 
terutama di negeri ini dan mendapatkan dukungan serta perhatian serius dari 
berbagai kalangan, khususnya yang menamakan diri mereka kaum Feminis dan 
pemerhati wanita.

 

Mereka selalu mengangkat tema �pengungkungan� Islam terhadap wanita dan 
mempromosikan motto emansipasi dan persamaan hak di segala bidang tanpa kecuali 
atau yang belakangan lebih dikenal dengan sebutan kesetaraan gender. Banyak 
wanita muslimah terkecoh olehnya, terutama mereka yang tidak memiliki �basic� 
keagamaan yang kuat dan memadai.

 

Karena merupakan masalah yang urgen dan berimplikasi serius, maka tulisan kita 
kali ini mengangkat tema tersebut. 

 

Semoga tulisan ini menggugah wanita-wanita muslimah untuk kembali kepada 
fithrah mereka. Am�n.

 

Kondisi Wanita di Dunia Barat 

 

1.              Dari sisi historis, terjunnya kaum wanita ke lapangan untuk 
bekerja dan berkarir semata-mata karena unsur keterpaksaan. Ada dua hal penting 
yang melatarbelakanginya : 

 

Pertama, terjadinya revolusi industri mengundang arus urbanisasi kaum petani 
pedesaan, tergiur untuk mengadu nasib di perkotaan, karena himpitan sistem 
kapitalis yang melahirkan tuan-tuan tanah yang rakus. Berangkat ke perkotaan, 
mereka berharap menda-patkan kehidupan yang lebih layak namun realitanya, 
justru semakin sengsara. Mereka mendapat upah yang rendah.  

 

Ke dua, kaum kapitalis dan tuan-tuan tanah yang rakus  sengaja mengguna-kan 
momen terjunnya kaum wanita dan anak-anak, dengan lebih memberikan porsi kepada 
mereka di lapangan pekerjaan, karena mau diupah lebih murah daripada kaum 
lelaki, meskipun dalam jam kerja yang panjang.

 

2.              Kehidupan yang dialami oleh wanita di Barat yang demikian 
mengenaskan, sehingga menggerakkan nurani sekelompok pakar untuk membentuk 
sebuah organisasi kewanitaan yang diberi nama �Humanitarian Movment� yang 
bertujuan untuk membatasi eksploitasi kaum kapitalis terhadap para buruh, 
khususnya dari kalangan anak-anak. Organisasi ini berhasil mengupayakan 
undang-undang perlindungan anak, akan tetapi tidak demikian halnya dengan kaum 
wanita. Mereka tetap saja dihisap darahnya oleh kaum kapitalis tersebut.

 

3.              Hingga saat ini pun, kedudukan wanita karir di Barat belum 
terangkat dan masih saja mengenaskan, meskipun sudah mendapatkan sebagian hak 
mereka. Di antara indikasinya,  mendapatkan upah lebih kecil daripada kaum 
laki-laki, keharusan membayar mahar kepada laki-laki bila ingin menikah, 
keharusan menanggung beban penghidupan keluarga bersama sang suami, dan lain 
sebagainya.

 

Beberapa Dampak Negatif dari Terjunnya Wanita untuk Berkarir

 

Di antara dampak-dampak negatif tersebut adalah:

 

1.        Penelitian kedokteran di lapangan (dunia Barat) menunjukkan telah 
terjadi perubahan yang amat signifikan terhadap bentuk tubuh wanita karir 
secara biologis, sehingga menyebabkannya kehilangan naluri kewanitaan, tetapi 
tidak berubah jenis kelamin menjadi laki-laki. Jenis wanita sema-cam ini 
dijuluki sebagai jenis kelamin ke tiga. Menurut data statistik, kebanyakan 
penyebab kemandulan para istri yang bekerja sebagai wanita-wanita karir 
tersebut bukan karena penyakit yang biasa dialami oleh anggota badan, tetapi 
lebih diakibatkan oleh ulah wanita di masyarakat Eropa yang secara total, baik 
dari aspek materil, pemikiran maupun biologis lari dari fithrahnya (yakni sifat 
keibuan). Penyebab lainnya adalah upaya mereka untuk mendapatkan persamaan hak 
dengan kaum laki-laki dalam segala bidang. Hal inilah yang secara perlahan 
melenyapkan sifat keibuan mereka, banyaknya terjadi kemandulan serta mandegnya 
ASI sebagai akibat perbauran dengan kaum laki-laki.

 

2.        Di Barat, muncul fenomena yang mengkhawatirkan sekali akibat 
terjunnya kaum wanita sebagai wanita karir, yaitu terjadinya  tindak kekerasan 
terhadap anak-anak kecil berupa pukulan yang keras, sehingga dapat 
mengakibatkan mereka meninggal dunia, gila atau cacat fisik. Majalah-majalah 
yang beredar di sana menyebutkan nama penyakit baru ini dengan sebutan Battered 
Baby Syn (penyakit anak yang dipukul). Majalah Hexagon dalam volume No. 5 tahun 
1978 menyebutkan bahwa banyak sekali rumah sakit-rumah sakit di Eropa dan 
Amerika yang menampung anak-anak kecil yang dipukul secara keras oleh ibu-ibu 
mereka atau terkadang oleh bapak-bapak mereka.

 

3.        DR. Ahmad Al-Barr mengatakan, �Pada tahun 1967, lebih dari 6500 anak 
kecil yang dirawat di beberapa rumah sakit di Inggris yang berakhir dengan 
meninggal sekitar 20% dari mereka, sedangkan sisanya mengalami cacat fisik dan 
mental secara akut. Ada lagi, sekitar ratusan orang yang mengalami kebutaan dan 
lainnya ketulian�setiap tahunnya, ada yang mengalami cacat fisik, ediot dan 
lumpuh akibat pukulan keras�.

 

4.        Para wanita karir yang menjadi ibu rumah tangga tidak dapat 
memberikan pelayanan secara kontinyu terhadap anak-anak mereka yang masih 
kecil, karena hampir seluruh waktunya dicurahkan untuk karir mereka.

 

5.        Berkurangnya angka kelahiran, sehingga pemerintah negara tersebut 
saat ini menggalakkan kampanye memperbanyak anak dan memberikan penghargaan 
bagi keluarga yang memiliki banyak anak. Hal ini tentunya bertolak belakang 
dengan kondisi yang ada di dunia Islam.

 

Saksi Mereka Berbicara

 

1.      Seorang Filosof bidang ekonomi, Joel Simon berkata, �Mereka (para 
wanita) telah direkrut oleh pemerintah untuk bekerja di pabrik-pabrik dan 
mendapatkan sejumlah uang sebagai imbalannya, akan tetapi hal itu harus mereka 
bayar mahal, yaitu dengan rontoknya sendi-sendi rumah tangga mereka�.

 

2.      Sebuah lembaga pengkajian strategis di Amerika telah mengadakan 
�polling� seputar pendapat para wanita karir tentang karir seorang wanita. Dari 
hasil �polling� tersebut didapat kesimpulan: �Bahwa sesungguhnya wanita saat 
ini sangat keletihan dan 65% dari mereka lebih mengutamakan untuk kembali ke 
rumah mereka��.

 

Karir Wanita dalam Perspektif Islam

 

Allah Ta�ala menciptakan laki-laki dan wanita dengan karakteristik yang 
berbeda. Secara alami (sunnatullah), laki-laki memiliki otot-otot yang kekar, 
kemampuan untuk melakukan pekerja-an yang berat, pantang menyerah, sabar dan 
lain-lain. Cocok dengan pekerjaan yang melelahkan dan sesuai dengan tugasnya 
yaitu menghidupi keluarga secara layak. 

 

Sedangkan bentuk kesulitan yang dialami wanita yaitu: Mengandung, melahirkan, 
menyusui, mengasuh dan mendidik anak, serta menstruasi yang mengakibatkan 
kondisinya labil, selera makan berkurang,  pusing-pusing, rasa sakit di perut 
serta melemahnya daya pikir, sebagaimana disitir di dalam Al-Qur�an , �Dan Kami 
perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua  orang ibu bapanya; Ibunya 
telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya 
dalam dua tahun.� (QS. Luqman: 14).

 

Ketika dia melahirkan bayinya, dia harus beristirahat, menunggu hingga 40 hari 
atau 60 hari dalam kondisi sakit dan merasakan keluhan yang demikian banyak, 
tetapi harus dia tanggung juga. Ditambah lagi masa menyusui dan mengasuh yang 
menghabiskan waktu selama dua tahun. Selama masa tersebut, si bayi menikmati 
makanan dan gizi yang dimakan oleh sang ibu, sehingga mengurangi staminanya.

 

Oleh karena itu, Dienul Islam menghendaki agar wanita melakukan pekerjaan/karir 
yang tidak bertentangan dengan kodrat kewanitaannya dan tidak mengungkung 
haknya di dalam bekerja, kecuali pada aspek-aspek yang dapat menjaga kehormatan 
dirinya, kemuliaannya dan ketenangannya serta menjaganya dari pelecehan dan 
pencampakan.

 

Dienul Islam telah menjamin kehidupan yang bahagia dan damai bagi wanita dan 
tidak membuatnya perlu untuk bekerja di luar rumah dalam kondisi normal. Islam 
membebankan ke atas pundak laki-laki untuk bekerja dengan giat dan bersusah 
payah demi menghidupi keluarganya.

 

Maka, selagi si wanita tidak atau belum bersuami dan tidak di dalam masa 
menunggu (�iddah) karena diceraikan oleh suami atau ditinggal mati, maka 
nafkahnya dibebankan ke atas pundak orangtuanya atau anak-anaknya yang lain, 
berdasarkan perincian yang disebutkan oleh para ulama fiqih kita.

 

Bila si wanita ini menikah, maka sang suamilah yang mengambil alih beban dan 
tanggung jawab terhadap semua urusannya. Dan bila dia diceraikan, maka selama 
masa �iddah (menunggu) sang suami masih berkewajiban memberikan nafkah, 
membayar mahar yang tertunda, memberikan nafkah anak-anaknya serta membayar 
biaya pengasuhan dan penyusuan mereka, sedangkan si wanita tadi tidak sedikit 
pun dituntut dari hal tersebut.

 

Selain itu, bila si wanita tidak memiliki orang yang bertanggung jawab terhadap 
kebutuhannya, maka negara Islam yang berkewajiban atas nafkahnya dari Baitul 
Mal kaum Muslimin.

 

Solusi Islam Terhadap Diskursus Karir Wanita

 

Ada kondisi yang teramat mendesak yang menyebabkan seorang wanita terpaksa 
bekerja ke luar rumah dengan persyaratan sebagai berikut:

 

-          Disetujui oleh kedua orangtuanya atau wakilnya atau suaminya, sebab 
persetujuannya adalah wajib secara agama dan qadla� (hukum). 

-          Pekerjaan tersebut terhindar dari ikhtilath (berbaur dengan bukan 
mahram), khalwat (bersunyi-sunyi, menyendiri) dengan laki-laki asing; Sebab ada 
dampak negatif yang besar. Rasulullah shallallahu�alaihi wasallam bersabda, 
�Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat (bersunyi-sunyi, menyendiri) dengan 
seorang wanita, kecuali bila bersama laki-laki (yang merupakan) mahramnya�. 
(HR. Bukhari). 

-          Menutupi seluruh tubuhnya di hadapan laki-laki asing dan menjauhi 
semua hal yang berindikasi fitnah, baik di dalam berpakaian, berhias atau pun 
berwangi-wangian (menggunakan parfum). Rasulullah Shallallahu �alaihi wasallam 
bersabda : �Siapapun wanita yang memakai wangi-wangian kemudian keluar menuju 
masjid, maka shalatnya tidak diterima hingga ia mandi.� (HR. Ibnu Majah). Dalam 
riwayat lain : �Siapapun wanita yang memakai wangi-wangian kemudian keluar, 
lalu melewati sekelompok kaum lelaki agar mereka mencium baunya maka wanita itu 
adalah seorang pezina.� (HR. Abu Daud, Nasa�i, Tirmidzi, Ahmad, dan Darimi)

-          Komitmen dengan akhlaq Islami dan hendaknya menampakkan keseriusan 
dan sungguh-sungguh di dalam berbicara, alias tidak dibuat-buat dan sengaja 
melunak-lunakkan suara, sebagaimana Firman Allah subhanhu wata�ala terhadap 
umumul mukminin junjungan kita, �Hai istri-istri Nabi, kalian tidak sama dengan 
siapapun perempuan lain jika kaian benar-benar bertaqwa, maka janganlah kamu 
tunduk (lembut, merendahkan suara) dalam berbicara sehingga orang-orang yang 
hatinya berpenyakit punya hasrat tidak baik (kepada kalian), tetapi katakanlah 
(kepada laki-laki) perkataan yang lugas.� .(Al-Ahzab: 32) 

-          Hendaknya pekerjaan tersebut sesuai dengan tabi�at dan kodratnya 
seperti dalam bidang pengajaran, kebidanan, menjahit dan lain-lain. 

 

Penutup

 

Sudah waktunya kita memahami betapa agungnya dien ini di dalam setiap produk 
hukumnya, berpegang teguh dengannya, menjadikannya sebagai hukum yang berlaku 
terhadap semua aturan di dalam kehidupan kita serta berkeyakinan secara penuh, 
bahwa ia akan selalu cocok dan sesuai di dalam setiap masa dan tempat.

 

*****************************************************************

Saudaraku, setiap Muslim punya kewajiban untuk menyampaikan ajaran Islam. 
Kesempatan kita untuk berdakwah saat ini adalah : 

Anda sampaikan artikel ini kepada Saudara kita yang belum mengetahuinya.



Silahkan kunjungi WebSite kami : Http://www.mediasalafy.com 
Ikuti Forum di WebSite Kami : Http://forum.mediasalafy.com 
Mari Ikuti milis kami : [EMAIL PROTECTED]


---------------------------------
  Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! 
Download Messenger Now

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke