Nah begini dong Mas Zuhairy, jadi tulisannya sejuk dan tidak meledak-ledak
sehingga diskusi pasti jadi lebih enak.
Saya sebenarnya sepakat dengan Mas Zuahiry terutama masalah PKS dan NU,
dimana memang keduanya berbeda dan saya juga orang yang tidak suka dengan
cara berpolitiknya PKS, kalau nggak mau disebut menghalalkan segala cara
yang "halal" menurut mereka dan disupport kehalalalannya oleh dalil-dalil
sesuai mereka, kalau mas syaikhul kebetulan bertemu dengan kader PKS yang
yasinan dan tahlillan ya wajar saja orang mas syaikhul NU tulen jadi
didekatinya dengan cara-cara NU tetapi jangan salah kalau nanti njenenagan
"terbujuk" (tapi nggak mungkin ya, wong Kang syaikhul kan kader NU militan
: )) nanti dimasukkan unsur-unsur islam sesuai mereka yang eksklusif, hal
ini terjadi disekolah-sekolah yang mereka dirikan dimana tidak hanya anaknya
saja yang dibrainwash tetapi ortunya juga dan jika mereka kuat dan tidak mau
ikut mereka maka anak dan ortunya akan dipinggirkan kerena nggak dianggap
kelompok mereka (masih kurang yakin tanyak mas syauki yang adiknya dedengkot
PKS juga)/ jangan sampai nanti mas syaikhul menyesal seperti menyesalnya NU
yang di"kadalin" sama Masyumi : ).

Saya kembali sepakat bahwa PKS itu bukan gerakan kultur kemasyarakatan
tetapi gerakan politis, eksklusif dan elitis yang sedang mencari massa, jadi
ideologi murni elit mereka mestinya masih dipertanyakan, karena banyak
aktifis kampus yang masuk ke PKS bacaan tetapnya adalah sabili waktu kuliah,
jadi dikira-kira saja sendiri typikal orangnya seperti apa????
Kembali membandingkan gerakan aktifis PKS dengan aktifis Islam
liberal/moderat, kita sama-sama prihatin dimana gerakan kader PKS dan Islam
Politis lainnya itu lebih disemangati oleh "Ghiroh keislaman mereka yang
dibangun lewat doktrin dan brainwash yang terencana sehingga mereka dengan
sukarela mau mengabdikan apa saja buat partai (baca bukan dengan niat ikhlas
memajukan masyarakat) jadi ini yang sulit dibendung apalagi kalau
dibandingkan dengan gerakan Islam liberal/moderat yang "biasanya" masih
diranah gerakan pencerdasan diri dan pengaktualisasi diri sama sedikit
menambah penghasilan : ).

Kembali ke Islam moderat, saya juga sepakat bahwa Islam liberal adalah salah
satu bentuk moderat islam dimana ini merupakan salah satu bentuk pencerahan
setelah selama beberapa lama wacana islam terlalu terbingkai dengan bingkai
yang sukar ditembus sehingga timbulnya gerkan islam liberal merupakan suatu
wacana yang menyegarkan dan bagi umat yang selalu terlalu terkungkung dengan
kemapanan keislaman hal ini sudah ditunggu-tunggu, dan kalaupun ada
perlawanan itu sudah biasa dan memang banyak tokoh yang sudah sangat mapan
sehingga hal-hal seperti ini selalu dianggap mengganggu kemapanan mereka.

Dan bagi saya Islam Liberal adalah salah satu bentuk jawaban stagnasi wacana
Islam dan saya mendukung dengan gerakan tersebut, tetapi kemudian kembali
lagi bahwa gerakan itu perlu media komunikasi yang cukup biar bisa diterima
merata, dan tidak diputar balikkan datanya karena sedikitnya informasi.

That'a all selamat tetap berjuang para "emansipatoris" kalau panjenengan
sampai dihukum mati oleh manusia insya Allah njenengan dimulikan oleh Allah,
bukankah sejarah mengatakan demikian jadi berterimakasihlah dengan orang
yang memfatwa anda dengan hukuman mati karena itu cara mereka memuliakan
para emansipatoris.

best regards,

Oman
Mohon ma'af kalau ada tulisan-tulisan yang berkenan maklum buruh pabrik
nggak pendidikan Agama maupun Politik

 -----Original Message-----
From: zuhairi misrawi [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, December 23, 2004 5:55 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [kmnu2000] Re: Masa Depan Islam Moderat Suram?



  Mas Nano, Mas Mukhlish, Mas Syaikhul, Mas Oman,

  Upaya untuk membandingkan gerakan Islam Moderat dengan
  PKS sudah seringkali dilontarkan dalam milist ini.
  Saya kira tidak hanya di milist ini, di milist Islam
  Liberal dan bahkan disitusnya. Kita sudah mengacungkan
  jempol atas prestasi politik PKS. Saya juga sudah
  menulis di Kompas, PKS sebagai sampul politik Islam.

  Saya tetap pada prinsip yang berbeda, antara gerakan
  Islam Moderat dengan PKS, baik secara epistemologis
  maupun praksis gerakan. Mereka secara epistemologis
  menuju "negara syariat" atau "negara islam". Sedangkan
  dalam gerakan mereka menggunakan kerja-kerja
  kultural-transformatif sebagai mediasi untuk
  mewujudkan cita-cita politik tersebut. Ada satu hal
  yang perlu dipotret secara kritis dalam gerakan
  mereka, yaitu bahwa mereka seringkali menegasikan dan
  menstigmakan kelompok muslim yang lain (misalnya NU
  dan Muhammadiyah) dengan  mengatasnamakan syariat.

  Ini hasil pergulatan pribadi saya dengan PKS sejak
  saya di Mesir hingga di Indonesia. Saya pernah seforum
  dengan orang-orang PKS dalam pelbagai diskusi,
  sehingga saya sampe pada kesimpulan demikian. PKS yang
  nyata-nyata berkoalisi dengan PCINU Mesir dalam
  memboikot saya dan pak Masdar setahun yang lalu,
  semakin meneguhkan keyakinan saya itu. Jadi, saya
  sampe sekarang tidak begitu yakin dengan janji-janji
  politik PKS.

  Saya hanya melanjutkan keputusan kiai-kiai NU, bahwa
  Indonesia sebagai negara-bangsa (bukan negara syariat)
  adalah hal yang final. Ini sesungguhnya yang menjadi
  landasan paradigmatik gerakan Islam Moderat atau Isla
  Liberal. Dalam hal negara-bangsa, Islam Liberal sama
  dengan pesan-pesan kiai NU itu, bahkan sejalan dengan
  hadis Nabi, "hubb al-wathan min al-iman".

  Dengan demikian, NU secara mendasar beda dengan PKS.
  Keduanya mempunyai target dan tujuan yang beda.
  Apalagi PKS partai politik dan NU sebagai organisasi
  kemasyarakatan.

  Jadi, kita tidak usah terlalu terbuai atau "mabuk"
  dengan PKS. Dalam hal mendulang suara parlemen di DPR,
  ok PKS bisa diacungi jempol. Walaupun kita tidak harus
  berkecil hati, karena suara PKB masih di atas PKS.
  Dalam hal pemberdayaan pun kita tidak usah berkecil
  hati, karena NU kultural (bukan NU Hasyim Muzadi)
  masih berada di jalur yang semestinya melakukan
  pemberdayaan masyarakat.

  Terus untuk mas Nano,

  Tentang respon media (koran dan majalah) terhadap
  pikiran-pikiran saya, terus-terang secara pribadi saya
  tidak pernah mengharap. Bahkan dalam banyak kasus saya
  tidak mau meladeni terlalu jauh terhadap media, karena
  kadangkala media kita bervisi "pasar". Lihat saja
  pemberitaan tentang NU, isinya konflik melulu. Karena
  bagi pers, yang menarik dari NU adalah konfliknya.
  Sedangkan gerakan kultural-nya kurang begitu mendapat
  sorotan yang maksimal.

  Atas dasar itulah, kami terus bergerak walau tanpa
  sorotan media.

  Saya berbicara dalam konteks gerakan, bukan dalam
  individu saya. Saya dan sejumlah teman-teman memang
  menulis rutin di sejumlah media nasional, itu murni
  pikiran-pikiran pribadi yang bersifat reflektif.

  Yang saya maksud dalam "sorotan media" adalah
  gerakan-gerakan kultural yang jumlahnya sangat marak
  itu. Dalam satu tahun terakhir saya keliling ke
  sejumlah kota, di jawa dan luar jawa. Suasananya
  sangat menggembirakan, karena tunas-tunas muda gerakan
  kultural yang dilakoni aktivis PMII betul-betul
  mengakar.

  Poin terakhir saya, mas Nano nggak usah berkecil hati.
  Yang penting bagi saya dalam memotret gerakan Islam
  Moderat adalah gerakan yang berkesinambungan, tanpa
  pamrih dan bertujuan memakmurkan umat kita.

  Mas No...sampeyan alergi banget sama Islam Liberal
  ya..he..he....

  Zuhairi Misrawi










  __________________________________________________
  Do You Yahoo!?
  Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
  http://mail.yahoo.com





  ______________________________________________________________________
  http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
  ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
  Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
  [EMAIL PROTECTED]



        Yahoo! Groups Sponsor
              ADVERTISEMENT





----------------------------------------------------------------------------
--
  Yahoo! Groups Links

    a.. To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

    b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

    c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.




[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke