Selamat dan sukses untuk teman-teman NU di UK. 
Siapa bilang, anak-anak NU bukan generasi yang membuncahkan hati?

Salam dari Makkah al-Mukarramah,
Riz.,
===


--- In [email protected], "'Si Anu'" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ----- Original Message ----- 
> From: "Muhlashon Jalaluddin" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, December 21, 2005 10:45 AM
> Subject: ::: numesir ::: Fwd: [anggotaicmi] Kaum Nahdliyyin 
Merambah ke 
> Eropa
> 
> 
> tentang NU di UK dari milist sebelah
> 
>  Assalamualaikum wr wb
> 
>  Semposium sehari berjudul "Khasanah Islam  Klasik dan Peradaban 
Islam" 
> berlangsung hari Ahad 11 Desember 2005 yang diselenggarakan oleh 
NU UK, di 
> Central Mosque. Regent Park, London.  Saya tidak sepenuhnya hadir, 
cuma 
> setengahnya saja berhubung ada urusan lain.  Sahabat Ita, (orsat 
London) 
> meliput simposum, dibawah ini adalah hasil rangkumannya, Uni Ita 
maaf kalau 
> ada kekeliruan, moga brmanfaat.
> 
> wassalam, teteh
> 
>   -------
> 
> 
> KAUM NAHDLIYYIN MERAMBAH EROPA
> 
> 
>   Kaum Nahdliyyin di Abad 21 tidak lagi diidentikan dengan 
kaumbersarung 
> yang tinggal di pondok-pondok pesantren pelosok tanah air  sambil 
mendalami 
> kitab-kitab, tetapi kini mereka juga mengenakan pantalon dan 
berjas serta 
> belajar berbagai disiplin ilmu di Universitas ternama di kawasan 
Eropa dan 
> juga di Kerajaan Ratu Elizabeth Inggris.
> 
> Pepatah berguru ke negeri China ternyata tidak cukup bagi kaum 
Nahdliyyin, 
> justru saat ini banyak yang menyelesaikan S1 bahkan S2 di Britania 
Raya 
> sebut saja satu diantaranya DR.Ir Lukman Musa Atmaja yang berhasil 
> menyelesaikan pendidikannya di Birmingham atau DR Muhammad Faqih 
di 
> Newcastle,  DR  Aji Hermawan di Manchester dan banyak lagi.
> 
> Tidak saja pendidikan formal yang menjadi incaran kaum Nahdliyyin 
ini tetapi 
> juga kursus singkat seperti pelatihan pendidikan manajemen 
(Education 
> Management)  bekerjasama dengan British Council dan Sekretariat 
> International Confrence of Islamic Scholars (ICIS) Divisi Luar 
Negeri PBNU.
> 
> Program Officer ICIS HM Rozy Munir, mantan Menteri BUMN di jaman 
Presiden 
> Gus Dur  mengatakan  sejak tahun 2003, PBNU mengirimkan para guru 
dan 
> pengajar pesantren untuk belajar di Kerajaan Inggris, dimana 
angkatan 
> pertama sebanyak 20 orang belajar di Islamic Foundation Markfield 
Leincester 
> yang sangat dikenal, sementara angkatan kedua dan ketiga di Leed 
University.
> 
> Bahkan kaum cerdik pandai Nahdliyyin ini dengan memanfaatkan
> kecanggihan  teknologi internet mengelar seminar online yang
> diikuti  anggota NU di seluruh negara Eropa dan Timur Tengah 
selain itu 
> akhir pekan lalu (11/12) pengurus NU UK mengelar seminar sehari 
yang 
> bertemakan "Khazanah Islam Klasik dan Peradaban Islam" yang 
diadakan di 
> Central Mosque Regent Park, London.
> 
> Seminar sehari yang mendapat sambutan dari masyarakat Muslim
> Indonesia sekitar 100 peserta yang datang dari berbagai daerah
> seperti Birmingham, Newcastle, London, Bradford, menampilkan
> pembicara tamu  Prof Dr Muhammad Zainy Uthman, ustadz dari 
Malaysia yang 
> tengah menimbah ilmu di Oxford University sebagai visiting fellow, 
Oxford 
> Centre for Islamic, Oxford.
> 
> Khazanah dan Peradaban Islam
> 
> Menurut Prof Zainy, Islam dan pembentukan peradaban dunia bermula 
dengan 
> adanya gerakan rohaniah yang meresap pandangan hidup Islam dalam 
jiwa yang 
> bermula dari zuhur Islam itu sendiri sebagai sebuah agama rahmat 
keseluruh 
> alam.
> 
> "Tidak ada lagi zaman yang lain selepas kemunculan Islam," ujar  
Ujar Prof 
> Zainy yang masih sangat belia itu menambahkan bahwa dengan 
bersumber ke Al 
> Quran dan Sunnah Rasul SAW, Islam jadi satu kekuatan besar yang  
melimpahkan 
> rahmatnya dari tanah Arab yang kering dan berdebu menjadi hijau 
dan subur.
> 
> Bahkan terus merambat ke berbagai penjuru dunia, dari Bumi Farsi 
yang 
> sekarang dikenal dengan Iran melintasi Bilad al-Sham menjakup 
Jordania, 
> Syria dan Irak yang pernah dijajah imperium Romawi  sampai ke 
Mesir dan 
> Bilad al-Sudan atau Afrika dan terus menyeberang ke Mawara al-Nahr 
negara 
> yang kini bernama Turkmenistan, Uzbekistan dan Georgia ke Al-Hind  
yang kini 
> dikenal dengan India tempat para  ahli ilmu alam Islam.
> 
> Peradaban Islam ini akhirnya menginjak  Tanah Besar China dan
> seterusnya ke Bilad al-Jawi yang lebih dikenal dengan Tanah Melayu 
yang 
> mencakup semenanjung Malaysia, Borneo, Indonesia, Philipina, dan 
sebagian 
> dari Thailand dan Kamboja.
> 
> Merambahnya Islam kesemua tempat sekaligus membawa perubahan 
alamia kepada 
> keilmuan, peta dunia, ekonomi, politik dan sosial dan budaya dunia 
ketika 
> itu. Jalan-jalan perdagangan menjadi garis penentu yang memisahkan 
> bandar-bandar utama di dunia, ujarnya menambahkan sekaligus 
memperkaya 
> peradaban dan juga bahasa.
> 
> Berkembangnya Islam di benua Parsi telah menukar agama dan bahasa 
ibunda 
> masyarakat Parsi yang dahulunya menyembah api. Sejak saat itu 
digunakan 
> bahasa dan Istilah dari Al Quran dan hadish begitupun di negara 
lainnya.
> 
> Para awliyah, ulama dan ahli fikir Islam terdahulu menguasai
> berbagai bidang ilmu sekaligus menguasai berbagai bahasa, demikian 
Prof Dr 
> Muhammad Zainy Uthman yang menyebutkan dirinya sebagai salah 
seorang anggota 
> NU dari Malaysia.
> 
> Sementara itu Ketua Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya
> (KIBAR) Bernardi Pranggono secara singkat membahas sejarah 
peradaban Islam 
> di Eropa , sumbangsihnya kepada peradaban Eropa, hukum-hukum dan 
budaya 
> Barat, potensi umat di negara Barat .
> 
> Menurut Bernardi Pranggono yang tengah menuntut ilmu di Swansea, 
sejarah 
> peradaban Islam di Eropa bermula pada zaman kekhalifahan Ottoman 
ketika 
> Muhammad Al Faith berhasil merebut Konstantinopel yang dipercaya 
sebagai 
> pintu masuk ke Eropa tahun 1453.
> 
> Dalam pembahasannya tentang Membangun Peradaban Islam di Barat
> mengatakan kontribusi peradaban Islam hingga saat ini masih
> dirasakan dalam peradaban moderen dalam berbagai dimensi 
kehidupan. Richard 
> Derveux, seorang ahli philologist menemukan sekitar 600 kata 
bahasa Inggris 
> berasal dari Bhs Arab.
> 
> Pengaruh islam dalam civil society juga dijelaskan oleh C G
> Weeramantry dan M Hidayatullah dalam bukunya Islamic 
Jurisprudence, An 
> International Perspective, menurutnya John Looke dan Rousseau 
tentang teori 
> kedaulatan mendapat pengaruh dari pemikiran Islam.
> 
> Secara Fenomologi, Roger Garaudy, seorang pemikir Perancis
> menyimpulkan bahwa peradaban Islam adalah warisan peradaban modern 
yang 
> ketiga yang diwarisi oleh Barat setelah Yunani dan peradaban 
> Yudeo-Kristiani.  Namun sayangnya Barat tidak secara lengkap 
mewarisi 
> peradaban Islam, hanya sebagian saja yang diambil oleh 
Barat,ujarnya.
> 
> Penguasaan dan penghayatan yang tepat akan ilmu pengetahuan alam 
dan social 
> menjadi pondasi kebangkitan setiap peradaban mulia, dimana di 
dalam Islam 
> ilmu pengetahuan tersebut menjadi bagian yang utuh dalam 
perjalanan menuju 
> jalan keyakinan akan kekuasaan Dzat Yang Maha Pencipta.
> 
> "Memahami, mendalami dan merenunginya identik dengan penghayatan 
akan ke-Esa 
> an Allah SAW. Transendensi ilmu pengetahuan ini hilang ketika 
Barat 
> memisahkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai suci ketuhanan, 
implikasinya 
> dapat disaksikan dimana adanya sikap eksploitasi dan sikap 
penindasan 
> manusia atas manusia lainnya," demikian Bernardi.
> 
>                          Kesegaran baru
> 
> Pada kesempatan itu juga tampil pembicara dari Ketua Perhimpunan 
Pelajar Uk 
> periode 2004-2—5, PhD student in Construction Management, 
University 
> Northumbria, Newcastle Upon Tyne, Suyanto Mahadiputra yang 
membahas Islam 
> dan Harapan Untuk Indonesia.
> 
> Suyanto mengarisi bahwa Islam dimasa datang harus bisa 
lebih "fluid" dan 
> "adaptable" terhadap zaman. Islam dapat berperan besar dalam 
membentuk 
> zaman. Selagi para tokoh muslim bisa mengemas Islam sesuai dengan 
tuntutan 
> zaman. Skenario optimis akan menempatkan Islam menjadi salah satu 
agama 
> alternatif yang paling cocok di era virtual.
> 
> Menurut pandangan pribadi Suyanto, ia meliat bahwa dunia Islam 
secara 
> kualitas akan menjadi lebih maju dan bisa menawarkan
> kesegaran baru bagi masyarakat yang mulai menemukan kehampaan 
dunia.
> 
> Sebelumnya Suyanto menjelaskan wajah dunia di era globalisasi 
dimana dunia 
> menjadi semakin kecil.Thomas Friedman dalam bukunya "The World is 
Flat" 
> mengambarkan dunia kita ini serasa semakin menjadi rata akibat 
dari 
> globalisasi.
> 
> Suyanto tidak setuju seratus persen dengan seluruh pemikiran 
Thomas Friedman 
> itu, namun bagaimanapun Friedman mengambarkan fenomena  dunia kita 
di abad 
> 21 itu cukup masuk akal. Dimana disebutkan bahwa kendaraan yang 
membawa 
> globalisasi telah berubah selama tiga periode.
> 
>   Periode pertama dimana globalisasi diageni oleh negara yaitu 
ketika 
> bangsa-bangsa yang kuat pada zaman kolonial mulai menjelajahi 
dunia. 
> Kebudayaan Eropa menjadi bagian dari sebagian besar bangsa-bangsa 
di dunia. 
> Sejak selesainya perang dunia kedua Perserikatan Bangsa-Bangsa 
(PBB) 
> terbentuk dan  bangsa-bangsa di dunia sepakat agar semua bangsa 
mempunyai 
> hak untuk merdeka dan penjajahan tidak dibenarkan lagi.
> 
>   Sejak itu agen globalisasi kedua muncul, yaitu melalui 
corporasi. 
> Corporasi-corporasi besar mulai menglobal melewati batas negara. 
Bahkan 
> menurut laporan dari corporations.org, data tahun 2000 menunjukkan 
bahwa 
> dari 100 entitas ekonomi terbesar di dunia, 51 nya adalah 
perusahaan 
> multinasional dan sisanya 49  negara.
> 
> Ini menunjukkan dalam dunia globalisasi corporasi bisa lebih
> powerful dari pada negara. Namun adanya revolusi dalam bidang IT 
telah 
> memungkinkan dunia menjadi semakin global dan agen globalisasi 
beralih ke 
> level individu. Globalisasi pada tingkat individu atau grup kecil 
menandai 
> ajah globalisasi abad ke 21 dan inilah yang lebih powerful membuat 
dunia 
> menjadi flat.
> 
> Inilah yang menjadi ciri dan wajah dunia, globalisasi sudah 
menyentu pada 
> lapisan terdalam yaitu lapisan individu-individu bukan pada 
tingkat 
> corporasi atau country lagi. "Jika kita mengimpikan Islam untuk 
menjadi 
> kekuatan penting di dunia, dan menjadi alternatif bagi masa depan 
Indonesia, 
> maka Islam harus mengerti akan trend ini.
> 
> Dan sudah bukan waktunya lagi meng Islamkan negara-negara, bukan 
pula 
> saatnya mengislamkan corporasi. Islam cukup di dalam pribadi 
setiap orang, 
> karena pengontrol dunia di masa depan berada ditangan individu-
individu 
> bebas yang tidak mempunyai ikatan dengan negara atau perusahaan 
tertentu, 
> tapi punya jaringan luas.
> 
> Disinilah Islam bisa mengambil peran sebagai jaringan penghubung 
atau 
> perekat komunikasi, demikian Ketua Umum PPI UK Suyanto Mahdiputra.
> 
> Selain wakil dari KIBAR dan PPI UK, Ketua Pusat Informasi dan 
pelayanan 
> Partai Keadilan Sejahtera UK 2005 Tommy Firmansyah juga 
menyampaikan 
> makalahnya yang berjudul Peran Harakah Islamiyah dalam Menjaga dan 
> Mengembangkan Peradaban Islam serta Mustasyar  NU UK Lukman Musa 
Atmaja 
> dengan makalahnya bertema Islam Klasik ditengah Peradaban Sekarang.
> 
> Menurut Tommy Firmansyah, seperti peradaban lainnya di dunia, 
peradaban 
> Islam memiliki dimensi yang sangat luasme liputi khazanah ilmu 
pengetahuan, 
> pemikiran/filosopi, hukum, politik/pemetintahan, ekonomi, 
pertahanan/ 
> strategis dan sebagainya.
> 
> Jadi bukanlah sebuah angan-angan belaka apabila peradaban Islam 
akan kembali 
> memimpin dunia, dan menjadi tugaspara penggerak dan pemimpin umat 
untuk 
> berusaha semaksimal mungkin agar peradaban Islam yang mulia bisa 
segera 
> hadirdan memberi kebaikan, ketentraman dan keadilan kepada seluruh 
umat 
> manusia.
> 
> Sebelumnya Tommy Firmansyah menjelaskan harakah yang diartikan
> sebagai suatu gerakan dalam perjalanan sejarah umat serta 
sumbangan harakah 
> dalam peradaban.
> 
> Beberapa kaum Nahdliyin asal Jerman Han Prajanto yang bekerja
> sebagai insinyur dan tinggal di Munich serta rekannya Khusnul 
Yakin juga 
> menyumbangkan makalah mereka dalam sarasehan sehari NU UK itu .
> 
> Islam moderat
> 
> Keberadaan kaum Nahdliyyin di UK salah satunya adalah ikutserta  
dalam 
> menyuarakan Islam yang moderat dan rahmatan lil'alamin melalui 
media cetak 
> selain menghubungkan lembaga-lembaga Keislaman UK dengan PBNU dan 
> menghubungkan lembaga donor dalam menyalurkan bantuan ke daerah 
bencana.
> 
> Menurut Mustasyar NU UK, Lukman Musa Atmaja, keberadaan NU di UK 
sebenarnya 
> sudah berjalan selama lima tahun yang menandai era baru NU 
menjelang 
> pergantian abad, yakni dalam Muktamar NU ke-30 di Lirboyo, Kediri 
yang 
> memberi peluang pendirian cabang istimewa NU di luar negeri.
> 
> Berlandas pada keputusan itu, warga NU yang tinggal di UK mulai 
menjajaki 
> kemungkinan pendirian cabang istimewa di UK dalam satu musyawarah 
awal 
> tahun 2000, sementara proses legal formal yang memakan waktu cukup 
lama, 
> baru pada tahun 2002, Cabang Istimewa NU UK diresmikan oleh PBNU 
dalam Muker 
> yang berlangsung Oktober di Muadz Centre Birmingham.
> 
> Diakuinya pengalaman selama lima tahun menunjukkan bahwa masih 
banyak 
> kelemahan yang harus dibenahi,meskipun beberapa program telah 
dilaksanakan 
> dan menunjukkan hasil diantaranya membantu meningkatkan manajemen 
pesantren 
> kerjasama dengan pihak pemerintah UK.
> 
> Tembentuknya wadah kaum Nahdliyyin di negara Kerajaan Inggris ini 
diharapkan 
> juga akan dapat membentuk jaringan terutama kaum intelektualnya 
yang 
> berdomisili di luar negeri khususnya di daratan Eropa khususnya di 
Britania 
> Raya.(ZG)
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke