Review media ini terselanggara berkat kerjasama Lafadl-Jogjakarta
dengan Urban Poor Consortium (UPC)-Jakarta dan Urban Poor Lingkage
(UPLINK)-Indonesia
Lebih jauh mengenai Lafadl-Jogjakarta, kunjungi: lafadl.atspace.org
(Arsip Review Media  bisa diakses di www.urbanpoor.or.id dan www.uplink.or.id)


I.      JAKARTA TERANCAM BANJIR DAN PENCEMARAN AIR, DAERAH KRISIS AIR BERSIH
II.     BANGUN TAMAN DEMI USIR PKL, PERDA PKL LANGGAR HAM
III.    TARIF LISTRIK BAKAL NAIK LAGI
IV.     TUKANG BAKSO PROTES TRANS TV


JAKARTA TERANCAM BANJIR DAN PENCEMARAN AIR, DAERAH KRISIS AIR BERSIH
Banjir tahunan yang rutin melanda wilayah Jakarta mulai dirasakan
warga. Warga yang tinggal di banataran kali yang meluap mulai
mengungsi karena air sudah masuk ke rumah dengan kletinggian mencapai
satu meter lebih (Kompas 14/01/06).
        Di Bekasi, Kali Bekasi meluap dan sejumlah perumahan di wilayah
bekasi pun tergenang (Kompas 14/01/06).
Sementara itu, pencemaran air di Kanal Tarum Barat atau kali Malang
yang dipergunakan sebagai sumber air baku untuk air minum di DKI
Jakarta tidak banyak tertangani. Demikian yang dikatakan Direktur
Utama Perum Jasa Tirta, I Djendam Gurungsinga. Menurut anggota Badan
Regulator Pelayanan Air Minum DKI pada Bidang Teknik, Firdaus Ali,
penanganan pencemaran air baku untuk air minum sekarang tidak diatur
dengan jelas (Kompas 16/01/06).
Di Sulawesi Selatan, debit air pada sumber air Topa di Kecamatan
Bontonharu, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan ters menurun akibat
alh fungsi lahan yang tak tepat. Jika kondisi ini berlangsung terus,
Selayar akan mengalami krisis air bersih (Kompas 13/01/06).
Pembangunan pipa PDAM di Sumber Lumbu, Desa Pandantotoyo,Kecamatan
Ngancar Kabupaten Kediri menuai protes warga. Sebab air dari Sumber
Lumbu tersebut tidak bisa lagi dimanfaatkan warga untuk mengairi
sawah. Sejak dibendung PDAM November silam, sumber air tersebut
dialirkan ke pipa untuk dijual ke pelangan PDAM, akibatnya ratusan
hektar lahan pertanian tak bisa diairi (Jawa Pos 16/01/06).

BANGUN TAMAN DEMI USIR PKL, PERDA PKL LANGGAR HAM
Pemkot Surabaya kini menggalakkan pembangunan Taman di seluruh sudt
kota. Rencananya, sepanjang 2006 ini akan dibangun 41 taman baru. Dana
yang dikeluarkan sekitar 2,5 miliar rupiah. Kebanyakan taman akan
dibangun di Jalan A Yani, Jalan Pahlawan, Jalan Demak, dan Jalan
Wonokromo. Menurut Tri Rismaharini, Kepala Dinas Kebersihan dan
Pertamanan, keberadaan taman bisa menghindarkan pulai jalan dari PKL.
"daripada digunakan PKL, kan lebih baik dibangun taman." katanya (Jawa
Pos 13/01/06).
Peraturan daerah Nomor 17 tahun 2003 tentang Pedagang kaki Lima harus
direvisi. Perda tersebut dinilai melanggar hak asasi manusia karena
mensyaratkan PKL harus memiliki KTP Surabaya. Dalam Perda tersebut, di
Pasal 17 disebutkan bahwa PKL harus memeiliki tanda daftarusaha, dan
salah satu syarat meiliki tanda daftar usaha tersebut adalah memiliki
KTP Surabaya. Hal ini dikemukanan Staf LBH Surabya Saiful Aris.
Menurut Saiful, sebagai dampak pertumbuhan ekonomi yang tak merata,
banyak orang mencari kerja di kota besar seperti Surabaya. Karena
latar belakang pendidikan, mereka tak bisa bekerja di sektor formal
hingga mereka bekerja di sektor ionformal seperti PKL. Seharusnya tak
ada pembatasan bagi penduduk luar Suarabaya. Hal yang sama juga
dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Sri Hono Yularko (Kompas
13/01/06).
Sementara itu, kawasan yang dihuhi pemukiman anak jalanan, PKL, dan
tunawisma terancam akan digusur satpol PP Surabaya. Operasi
penggusuran tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. Demkian
ujar Pelaksana Tugas Satpol PP Surabaya, Utomo (jawa Pos 13/01/06).
Di sisi lain, dinas Perhubungan Kota Surabaya bakal merazia becak di
Surabaya. Menurut Kepala Bagian Operasi Dinas Perhubungan Surabya, Ari
Winarno, ada lima titik jalan yang menjadi pusat operasi, yakni Jalan
A Yani, Jalan Darmo, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Embong Malang

TARIF LISTRIK BAKAL NAIK LAGI
Pemerintah akan segera menaikkan tarif dasar listrik. Namun, Menteri
Keuangan Sri Mulyani Indrawati menolak menjelaskan waktu dan besarnya
kenaikan.Pemerintah, kata dia, sedang membentuk tim yang membahas
kenaikan tarif listrik itu (TempoINteraktif 11/01/06).
 Rencananya besar kenaikan tarif dasar listrik sebesar 18,4 hingga
48,3 persen. Kenaikan tersebut akan diputuskan pada 1 februari atau
selambat-lambatnya 1 April 2006 (Kompas 18/01/06).
Sementara ituy, Markas besar Keplisian Republik Indonesia menyelidiki
kasus dugaan penggelembungan (mark-up) pengadaan mesin pembangkit
turbin yang melibatkan pejabat Perusahaan Listrik Negara. Negara
diperkirakan mengalami kerugugian ratusan miliar rupiah (Kompas
17/01/06).

TUKANG BAKSO PROTES TRANS TV
Merasa dirugikan oleh tayangan media, ribuan tukang bakso dan pembuat
bakso yang tergabung dalam paguyuban pedagang baso se Tanggerang akan
unjuk rasa di stasiun Trans TV. Mereka menyatakan keberatan dengan
penayangan berita pembuatan bakso yang di campur dengan daging tikus
oleh stasiun TV swasta itu beberapa waktu lalu. Memurut Karjo,
pedagang bakso perwakilan dari Pabuaran, penayangan berita tersebut
telah mengancam kelangsungan para pedagang bakso di Tangerang.        
   Mereka menuntut agar Trans TV menghentikan atau tidak terus
mengulang-ulang tayangan berita tersebut (TempoInteraktif 12/01/06).



Review media ini terselanggara berkat kerjasama Lafadl-Jogjakarta
dengan Urban Poor Consortium (UPC)-Jakarta dan Urban Poor Lingkage
(UPLINK)-Indonesia
Lebih jauh mengenai Lafadl-Jogjakarta, kunjungi: lafadl.atspace.org
(Arsip Review Media  bisa diakses di www.urbanpoor.or.id dan www.uplink.or.id)




--
Lafadl
lafadl.atspace.org
Jl. Palagan Tentara Pelajar Gg Menur 112b
Jogjakarta





______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke