Terima kasih atas tanggapan yang menarik dan mencerahkan tentang diskursus kaum gay, lesbi dan sejenisnya (apa masih ada?). At least kita bisa melihat bahwa dalam konteks humanitas kita, ada sikap yang mesti didahulukan dari sekedar menistakan dan merendahkan kaum tersebut. Ada sisi dimana keberadaan mereka tidak dikehendaki, tapi membiarkan mereka dalam kesusahan, saya kira adalah juga sebuah ke-zhalim-an. Tulisan Adian sempat membuat saya meragukan IAIN sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang selama ini diharapkan melahirkan pemikir-pemikir Muslim yang mumpuni. Tapi tentunya gambaran yang diberikan oleh Oman untuk menghindari generalisasi akibat tulisan satu atau dua orang mahasiswa IAIN. Yang lepas dari tulisan Adian adalah tidak disebutkannya tentang tulisan yang juga mengharamkan pernikahan sejenis seperti yang dikemukakan Inoeng. Ataukah memang dalam buku yang telah terbit, tulisan dengan tema terakhir tidak dimuat?
[Non-text portions of this message have been removed] ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
