Saya sepakat harus ada kaderisasi NU dari bawah. Selama ini masyarakat NU di daerah-daerah masih miskin pengetahuan tentang ke-NU-an. Kesadaran berorganisasi mereka masih lemah. Sebagaimana yang pernah dikatakan Gus Mus, NU secara "jamaah" banyak, tetapi "jamiyyah" masih kurang.
Selama ini masyarakat NU hanya dijadikan "wayang" yang dimainkan "dalang". Mereka ibarat tubuh tanpa jiwa. Mereka tidak bisa menentukan masa depan sendiri sebab mereka tidak diberi kesempatan untuk itu. Masyatakat NU hanya dijadikan bulan-bulanan "orang luar" yang memiliki kepentingan terhadap NU. Orang luar itu terkadang mewujud menjadi "orang sendiri". Hal ini terjadi karena minimnya kesadaran berorganisasi. Sehingga mereka tidak bisa membaca segala sesuatu yang menghampiri mata mereka.
Saya melihat akhir2 ini pencalonan ketua NU di daerah2 sudah di warnai "politik uang". Ada calon2 tertentu yang dipesan "pemerintah" dan didanai mereka. Fenomena ini terjadi di Tegal (sekitar 2 bulan yang lalu) dan di Indramayu (minggu2 ini). Sehingga yang terjadi adalah "pemiskinan" peran keulamaan. Ulama bukan menjadi wasit persengketaan, melainkan menjadi bagian integral dari persengketaan itu. Makna "ulama" sudah tercerabut dari akar sebenarnya. Ulama bukan lagi "waratsatul anbiya" (pewaris para nabi), tetapi "waratsatul umara'" (pewaris pemerintah).
Akibatnya, tradisi "tawadu" yang dikenalkan ulama2 terdahulu saat ini sudah tidak populer lagi. Jabatan ketua bukan lagi sebagai "amanat", melainkan "khiyanat"; menghianati NU dan masyarakatnya. Meminjam Istilah Al-Ghazali, ulama seperti ini tergolong sebagai ulama su' (ulama yang buruk/ulama penjilat). Ulama su' adalah ulama yang hanya mementingkan kekayaan (materi) dan jabatan (naudzubillah min dzalik).
Sehingga, menurut saya, peran NU untuk saat ini harus dipertegas kembali. Mulai saat ini NU harus melakukan "penyadaran" di tingkat akar rumput. Masyarakat bawah harus sadar bahwa apa, kenapa, dan untuk apa berorganisasi. Ini penting, karena NU bukan hanya sekedar "sekumpulan daging tanpa nyawa", melinkan memiliki target dan tujuan yang jelas, yang dilakukan secara bersama-sama, simultan, dan membawa kepentingan "jama'ah".
Terus terang, sebagai warga NU, saya perihatin dengan kondisi NU akhir-akhir ini. Tetapi saya tetap yakin pada saatnya nanti NU akan bangkit dan tampil sebagai pemimpin organisasi Islam se-dunia. Keyakinan seperti itu masih menyala dalam hati saya selama ada kesadaran berorganisasi yang dimiliki semua masyarakat NU. Amien. Selamat Berjuang Ulama!
Bani Hannan (Jamaluddin Mohammad), Warga NU tulen.
Lamongan, NU Online
Nahdlatul Ulama (NU) pada awal berdirinya adalah organisasi sosial,
pendidikan, dan keagamaan yang mandiri. Motto Lembaga Pendidikan (LP) Ma'
arif NU, salah satu lembaga di bawah naungan organisasi NU, yang berbunyi
"ihlas beramal" bisa dikatakan mewakili NU secara keseluruhan. Namun,
bagaimana jika kemandirian itu akhir-akhir ini mulai mengendor?
Demikian, antara lain materi yang diangkat dalam program Kaderisasi Muda
Inti NU di Kabupaten Lamongan. Program kaderisasi ini dibuka oleh Ketua
Tanfidziyah NU Kabupaten Lamongan, KH Farhan SAA pada Selasa (18/4) lalu,
bertempat di Pesantren Keranji yang diasuh oleh Rais Syuriah NU Kabupaten
Lamongan KH Baqir Adelan. Karerisasi akan diadakan selama tiga bulan ke
depan, dan bergilir ke seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU.
Selain mengoreksi kemandirian NU dan organisasi-organisasi di bawah naungan
NU atau secara kultural mempunyai hubungan dengan NU, program kaderisasi
juga menyoroti kegiatan-kegiatan NU yang akhir-akhir ini terpancing oleh
isu-isu nasional dan internasional yang digulirkan oleh media. Kaderisasi
bermaksud akan memompa semangat anak-anak muda NU untuk kembali
berkonsentrasi pada kegiatan-kegiatan lokal, terutama di desa-desa.
Program kaderisasi ini dibantu oleh beberapa kader NU yang ada di Lembaga
Studi Agama dan Demokrasi (eLSAD) Surabaya yang kini berpindah "padepokan"
ke Kediri. Anak-anak Muda NU diperkenankan menjadi peserta harus berusia 18
sampai 25 tahun dan belum menikah.
"Kalau sudah tua apalagi sudah kawin pikirannya sudah macem-macem," kata
Direktur eLSAD, Mauludin Al-Maula yang ditunjuk sebagai instruktur utama.
Para kader muda ini, kata Mauluddin, pertama akan diberi materi materi dasar
tentang ke-NU-an. Dua hal pokok yang terkait dengan itu adalah tentang
Idealitas dan realitas NU.
" Idealitas NU terkait dengan pembacaan ulang sejarah NU mulai dari Komite
Hejaz, NU di tahun 1955 sampai pada masa Gus Dur, dan Pak hasyim. Juga
terkait dengan dengan cita-cita NU untuk mempertahankan Islam tradisional
dan keutuhan Negara. Juga menegaskan keberpihakan NU kepada kaum buruh,
petani, nelayan dan kelompok-kelompok yang terpinggirkan," kata Maulidin.
Materi ke-NU-an yang terkait dengan realitas NU, lanjut Mauludin, mengajak
para peserta kederisasi untuk menyoal apakah NU dalam perjalanannya telah
mengikuti jalur idealitas yang telah dirumuskan di awal pendiriaannnya.
Tahap selanjutnya, sebagaimana dalam TOR yang ada, para peserta kaderisasi
akan digembleng dengan materi penelitian dan analisis masalah. Puncaknya,
para peserta diterjunkan untuk meneliti dan menganalisis problem yang ada di
seputaran Kabupaten Lamongan dan bagaimana posisi NU sendiri.
Ketua PBNU KH. Hasyim Muzadi dan Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Jawa Timur
KH. Ali Maschan Moesa dijadwalkan hadir dalam acara inti kaderisasi nanti,
yakni launching penelitian yang dilakukan secara mandiri oleh para kader.
Beberapa kiai sepuh NU berharap program kaderisasi semacam ini diikuti oleh
cabang-cabang NU seluruh Indonesia. (nam
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "kmnu2000" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.
[Non-text portions of this message have been removed]
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "kmnu2000" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
