Yacch menurutku memang harus ada gerakan semacam itu?
kan biar seimbang jangan semuanya lentur kagak ada
yang keras... cuma masalahnya disini hanya cara
pembelajaran  agama mereka saja kok, mereka kayaknya
kagak ada tuh yang memahami agama Islam melalui ilmu
orang-orang salaf dalam khazanah kitab kuning, jadi ya
begini ini, semangat juang islamnya tinggi tapi
pemahaman islamnya Non sense alias Nol....

Kalau garis keras langsung diberangus dengan kekerasan
maka akan berakibat fatal, coba untuk jangka 5 tahun
ke depan orang2 yang berkopentem merangkul mereka
dengan pembelajaran agama yang lebih santun sesuai
dengan khazanah kitab-kitab salaf, mungkin akan ada
hasilnya.

Muammar Syaubari


--- ---=GuN=-- <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Salam,
Kami undang organisasi-organisasi lain untuk
bergabung di seluruh  pelosok indonesia untuk
bersatu-padu membersihkan negeri tercinta ini  dari
"preman-preman berjubab".
Silakah hubungi saya:
Mohamad Guntur Romli
Hp: 0813-1917-4019
email: [EMAIL PROTECTED]
========================

Petisi Pembubaran FPI

Republik Indonesia berdiri di atas landasan
keberagaman dan  kemajemukan. Terdiri atas berbagai
suku, agama, etnik, aliran  kepercayaan, juga
pandangan politik. Walaupun berbeda tiap warganegara
bersatu-padu berjuang dan mempertahankan
kemerdekaan dan kebebasan.  Inilah modal awal bangsa
yang tak bisa dipungkiri keberadaannya bahkan  jauh
sebelum Indonesia menyatakan kemerdekaannya.
 
Keberagaman dan kemajemukan itu justru menjadi
kekayaan negeri yang  sama-sama kita cintai ini.
Sebuah semboyan cerdas lantas dirumuskan  para
pendiri bangsa dalam satu kalimat yan sudah sangat
akrab dengan  kita: Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda,
tapi pada hakekatnya kita satu.  Berbagai perbedaan
itu diakui keberadaannya, bahkan dilindungi
konsitusi UUD 1945 dan Pancasila sebagai landasan
negara.

Namun kita merasakan keutuhan bangsa belakangan
ini terganggu akibat  munculnya berbagai tindakan
yang tidak lagi menghargai perbedaan dan
keberagaman. Ancaman dan tindakan kekerasan yang
dilakukan beberapa  kelompok sipil terhadap warga
sipil lainnya, sungguh telah melukai  bangsa yang
dibangun dengan susah payah oleh para pendiri bangsa
ini.  Pancasila dan UUD 1945 telah dilanggar
berkali-kali. Supremasi hukum  yang mestinya
dijunjung tinggi dalam negara hukum dicampakkan.

Seharusnya aksi-aksi kekerasan tersebut menjadi
perhatian aparat  keamanan. Namun kami melihat tidak
adanya tindakan tegas terhadap  mereka, bahkan
aksi-aksi kriminal dan kekerasan itu terus berantai
dan  berlanjut di berbagai tempat di Indonesia.

Mulai dari penutupan paksa terhadap gereja,
rumah-rumah ibadah,  penyerangan terhadap warga
negara Indonesia: Ahmadiyyah dan Komunitas  Eden,
ancaman dan penyerangan terhadap lembaga-lembaga
swadaya  masyarakat (LSM) yang mengusung tema
kebebasan dan pluralisme agama.  Dan kasus paling
terakhir adalah penyerangan terhadap FAHMINA
Institute  di Cirebon (21/5/06) dan penistaan
terhadap mantan Presiden Republik  Indonesia, tokoh
NU, tokoh lintas agama, serta tokoh bangsa: K.H.
Abdurrahman Wahid, di Purwakarta Jawa Barat
(23/5/06)

Oleh karena itu, kami menyampaikan sikap sebagai
berikut:

1. Tindakan-tindakan kriminal dan kekerasan yang
dilakukan oleh Front  Pembela Islam (FPI), Majelis
Mujahidin Indonesia (MMI), dan Hizb Tahrir
Indonesia (HTI) yang kami sebut sebagai “preman
berjubah” telah  menciptakan keresahan masyarakat,
melanggar hukum-hukum yang berlaku di  republik ini,
serta melecehkan aparat negara.
 
2. Menyaksikan berbagai fakta dan aksi yang telah
mereka lakukan selama  ini, kami menuntut aparat
pemerintah untuk membubarkan  organisasi-organisasi
tersebut, atau mereka membubarkan dirinya, karena
mereka telah mengancam keutuhan NKRI (Negara
Kesatuan Republik  Indonesia).
 
3. Apabila poin-poin di atas tidak ditanggapi oleh
aparat negara, maka  jangan salahkan kami, apabila
kami melakukan tindakan perlawanan  sebagai bentuk
pembelaan diri.
 
  Jakarta, 26 Mei 2006
=======================================================
  
Aksi-aksi Kekerasan FPI Sepanjang Tahun

Tahun 2001
- 27 Agustus Ratusan massa yang tergabung dalam
Front Pembela Islam  (FPI) berunjuk rasa di depan
Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR  untuk
mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta
  - 09 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi
demonstrasi di depan  Kedutaan Amerika Serikat
dengan merobohkan barikade kawat berduri dan  aparat
keamanan menembakkan gas air mata serta meriam air
- 15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar
seribu petugas dari  empat batalyon di kepolisian
mengepung kantor Front Pembela Islam (FPI)  di Jalan
Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi bentrokan
- 07 November Bentrokan terjadi antara laskar Jihad
Ahlusunnah dan  Laskar FPI dengan mahasiswa
pendukung terdakwa Mixilmina Munir di  Pengadilan
Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa
terluka  akibat dikeroyok puluhan laskar dan FPI 
  
   Tahun 2002
   - 15 Maret Panglima Laskar Front Pembela Islam
(FPI), Tubagus Muhammad  Sidik menegaskan, aksi
sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang
terbukti melakukan kemaksiatan, merupakan hak dari
masyarakat
   - 15 Maret Satu truk massa FPI (Front Pembela
Islam) mendatangi diskotik di Plaza Hayam Wuruk.
   - 15 Maret sekitar 300 masa FPI merusak sebuah
tempat hiburan, Mekar  Jaya Billiard, di Jl. Prof
Dr. Satrio No.241, Karet, Jakarta
  - 24 Maret Sekitar 50 anggota Front Pembela Islam
(FPI) mendatangi  diskotek New Star di Jl. Raya
Ciputat. FPI menuntut agar diskotek  menutup
aktivitasnya.
   - 24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam
(FPI) di bawah pimpinan  Tubagus Sidiq menggrebek
sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI,  Tanah
Abang, Jakarta Pusat
   - 26 Juni Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di
Gedung DPRD DKI, massa  Front Pembela Islam (FPI)
merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak  jauh
letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat
bambu, sebagian  dari mereka merusak diantaranya
Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan  Margot
Kafe.
   - 4 Oktober 2002 Sweeping ke tempat-tempat hiburan
   - 14 Oktober 2002 Sekitar 300 orang pekerja
beberapa tempat hiburan di  Jakarta melakukan aksi
unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Mereka
menuntut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang
mereka anggap telah  melakukan aksi main hakim
sendiri terhadap tempat hiburan
   - 16 Oktober Habib Rizieq diperiksa pihak
kepolisian di Mapolda Metro Jaya
   - 06 November Lewat rapat singkat yang dihadiri
oleh sesepuh Front  Pembela Islam (FPI), maka Dewan
Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan  maklumat pembekuan
kelaskaran FPI di seluruh Indonesia untuk jangka
waktu yang tidak ditentukan
   - Desember FPI diaktifkan kembali

  Tahun 2003
  - 20 April Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI)
Habib ditahan di Markas  Polda Metro Jaya Jakarta
setelah dijemput paksa dari bandara.
   - 08 Mei Habib Rizieq mulai diadili di PN Jakarta
   - 22 Mei 2003 Koordinator lapangan laskar Front
Pembela Islam (FPI)  Tubagus Sidik bersama sepuluh
anggota laskar FPI menganiaya seorang  pria di jalan
tol, dan mereka ditangkap 23 Mei
   - 1 Juli 2003 Rizieq menyesal dan berjanji akan
menindak anggota FPI yang melanggar hukum negara di
PN Jakarta Pusat
   - 11 Agustus Majelis hakim memvonis Habib Rizieq
dengan hukuman tujuh bulan penjara
  - 19 November Ketua FPI Habib Rizieq bebas
   - 18 Desember menurut Ahmad Sobri Lubis,
Sekretaris Jenderal FPI, usai  bertemu Wakil
Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden,
Jakarta,  Front Pembela Islam (FPI) akan mengubah
paradigma perjuangannya, tidak  lagi menekankan pada
metode perjuangan melalui gerakan massa dan
kelaskaran. Perjuangan lebih ditekankan lewat
pembangunan ekonomi,  pengembangan pendidikan dan
pemberantasan maksiat melalui jalur hukum.
 
  Tahun 2004
  - 03 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang
Timur sambil  mengacung-acungkan senjata dan
memerintahkan para suster agar menutup  gereja dan
sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam( FPI)
menuduh  orang-orang Katolik menyebarkan agama
Katolik karena mereka  mempergunakan ruang olahraga
sekolah sebagai gereja sementara sudah  selama
sepuluh tahun.
   - 11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan
  -22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan
keributan dengan warga di Kemang
   - 24 Oktober 2004 Front Pembela Islam melalui
Ketua



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com





______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Corporate culture Corporate culture change Business culture of china


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke