Sdr. Sinar Putra Mohon maaf jika saya lambat merespon, karena baru baca emailnya.
Saya bukan seorang aktivis NGO, hanya ketepatan ketika ini saya belajar dan berada di Malaysia (selangor). Sebenarnya saya ingin membantunya.... Sayangnya alamat tersebut juauh dari saya dan ngga jelas (tolong reply email ini: mohon disebutkan alamatnya di Malaysia yang jelas). Atau japri lebih bagus, siapa tahu saya (bersama teman2 mungkin) bisa membantunya. Masalah seperti ini biasanya hanya bisa ditangani kalau dia sudah keluar/lari dari rumah majikannya. Melainkan jika masalahnya harus berususan dengan pengadilan, karena dianiaya dan twrjadi tindak kekerasan seperti ini. Baru kita serahkan KBRI. sayangnya saya sendiri suka gak percaya KBRI. Dah terlalu banyak kasus, sampai sesak di KBRI menampung para TKW yang bermasalah seperti ini dengan berbagai kasus. Tapi itulah malah bertele2. Ingat kasus Nirmala Bonat!! Pada 12 Februari 2006 lalu, saya (bersama 8 kawan2 Fatayat)mengunjungi shelter di KBRI ini, ternyata Nirmala masih ada di situ. Padahal kasus dia sudah 2 tahun lebih yang lalu. Perlu diketahui, urusan TKI (terlebih sebagai domestic worker)di sini bukannya gampang,segampang menjemput saudara kita di rumah tetangga sebelah. Tapi sangat ruwet dan bertele2. Bisa2 siapapun yang membawa TKI/W undocumented akan dituduh melindunginya. Dan, ini bahaya, ia akan dikenakan penjara (beserta semua seisi rumah yang tinggal bersama TKI/W tanpa dokumen ini). Sememangnya kebanyakan TKI kita yang banyak mendatangkan masalah adalah sebagai domestic worker ini, selain sedikit (bahkan mungkin tiada) kebebasan untuk santai, dikurubg, ia juga umumnya harus bekerja seharian untuk majikan. Jangan dibanyangin bahawa kehidupan di Malaysia adalah seperti di Indonesia, kalau ada kemiripan itu hanya sedikit. Kebanyakan para majikan di sini menghendaki pembantunya untuk tidak keluar rumah, kecuali majikannya yang ajak mereka jalan, shopping misalnya. Sebagian mereka mengunci pagar rapat2, karena rumah di sini umumnya berpagar. Jadi susah banget para TKw ini jika ingin melarikan diri. Itu dulu. Salam, Fath --- sinar putra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sahabat-sahabat sekalian, saya mendapat pengaduan > dari > seorang ayah yang anaknya menjadi TKI di Malaysia. > TKI tersebut melalui surat dan sempat telpon ayahnya > agar diupayakan kepulangannya ke Indonesia mengingat > penderitaannya selama menjadi TKI di Malaysia. > Mohon > kepada sahabat sekalian kiranya ada yang bisa > membantu > saya. Sebagai gambaran saya sampaikan dibawah ini > biodata dan kronologisnya. > > > BIODATA > > Nama : Hanidatul Hasanah > Jenis Kelamin : Wanita > Tempat Tanggal Lahir : Tegal, 12 Juni 1985 > Alamat : Jalan Wot Galih RT 07/02 Kreman > Warureja > Tegal > Nama Bapak : Alidin > Pekerjaan : Buruh Tani > Nama Ibu : Kastilah > Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga > > > KRONOLOGIS > > 1. Pada Bulan Februari 2004, Hanidatun Hasanah > berangkat ke PT NURAINI INDAH PERKASA, Sebuah > Perusahaan Penyalur TKI yang beralamatkan di > Pendurenan RT 004/01 Jatiluhur Bekasi Barat Kode Pos > 17425, melalui Jasa Calo TKI yang bernama RAYIT yang > beralamatkan di Dukuh Siwen Desa Kertasari Kecamatan > Suradadi Kabupaten Tegal. > 2. Pada tanggal 6 April 2004, Hanidatun Hasanah > melalui PT NURAINI INDAH PERKASA disalurkan ke > Malaysia dan bekerja pada seorang majikan yang > bernama > Kong See Ching, Chang Hui Meng. Selama bekerja > dimajikan tersebut Hanidatun Hasanah sering > mengalami > kekerasan fisik dan psikis, puncaknya pada saat dia > membunyikan radio, dia diusir dengan tetap menahan > pasport dan dokumen-dokumen miliknya. > 3. Setelah diusir dia diamankan oleh seorang oknum > polisi dan dipekerjakan dirumahnya. Selama bekerja > di > oknum polisi tersebut, dia selalu diancam untuk > tidak > keluar rumah. Bila itu dilakukan dia akan dihukum, > karena tidak memiliki dokumen-dokumen resmi. > 4. Selama bekerja dirumah oknum polisi tersebut > (tinggal disekitar kuantan pahang) Hanidatun Hasanah > selalu diperlakukan kasar (dipukul, ditampar, > ditusuk > pakai sendok pada punggung dan tangannya) oleh > majikan > perempuannya yang bernama rahmah. > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor > --------------------~--> > Get to your groups with one click. Know instantly > when new email arrives > http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/.DlolB/TM > --------------------------------------------------------------------~-> > > > ______________________________________________________________________ > http://www.numesir.org untuk informasi tentang > Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau > info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika > karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini > silakan kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
