Oleh: Mohamad Guntur Romli*
Syahdan, Khalifah Harun al-Rasyid marah besar pada
sahibnya yang karib dan setia, yaitu Abu Nawas. Ia
ingin menghukum mati Abu Nawas setelah menerima
laporan bahwa Abu Nawas mengluarkan fatwa: tidak mau
ruku' dan sujud dalam salat. Lebih lagi, Harun
al-Rasyid mendengar Abu Nawas berkata bahwa ia
khalifah yang suka fitnah! Menurut
pembantu-pembantunya, Abu Nawas telah layak dipancung
karena melanggar syariat Islam dan menyebar fitnah.
Khalifah mulai terpancing. Tapi untung, ada seorang
pembatunya yang memberi saran, hendaknya Khalifah
melakukan tabayun (konfirmasi) dulu pada Abu Nawas.  
Abu Nawas pun digeret menghadap Khalifah. Kini, ia
menjadi pesakitan. "Hai Abu Nawas, benar kamu
berpendapat tidak ruku' dan sujud dalam salat?" tanya
Khalifah dengan keras. 
  Abu Nawas menjawab dengan tenang, "Benar Saudaraku."

  Khalifah kembali bertanya dengan nada suara yang
lebih tinggi, "Benar kamu berkata kepada masyarakat
bahwa aku, Harun al-Rasyid adalah seorang khalifah
yang suka fitnah?" 
  Abu Nawas menjawab, "Benar Saudaraku." 
  Khalifah berteriak dengan suara yang menggelegar,
"Kamu memang pantas dihukum mati, karena melanggar
syariat Islam dan menerbarkan fitnah tentang
khalifah!" 
  Abu Nawas tersenyum seraya berkata, "Saudaraku,
memang aku tidak menolak bahwa aku telah mengeluarkan
dua pendapat tadi, tapi sepertinya, kabar yang sampai
padamu tidak lengkap, kata-kataku diplintir, dijagal,
seolah-olah aku berkata salah." 
  Khalifah berkata dengan ketus, "Apa maksudmu, jangan
membela diri, kau telah mengaku dan mengatakan kabar
itu benar adanya!" 
  Abu Nawas beranjak dari duduknya, dan menjelaskan
dengan tenang, "Saudaraku, aku memang berkata ruku'
dan sujud tidak perlu dalam salat, tapi dalam salat
apa? Waktu itu, aku menjelaskan tata-cara salat
jenazah yang memang tidak perlu ruku' dan sujud." 
  "Bagaimana soal aku yang suka fitnah?" tanya
Khalifah. 
  Abu Nawas menjawab dengan senyuman, "Kala itu, aku
sedang menjelaskan tafsir ayat 28 surat al-Anfal, yang
berbunyi ketahuilah bahwa kekayaan dan anak-anakmu
hanyalah fitnah (ujian) bagimu. Sebagai sebagai
khalifah dan seorang ayah, kamu sangat menyukai
kekayaan dan anak-anakmu, berarti kamu suka "fitnah"
(ujian) itu." Mendengar penjelasan Abu Nawas yang juga
kritikan, Khalifah Harun al-Rasyid tertunduk malu,
menyesal dan sadar. 
  Rupanya kedekatan Abu Nawas terhadap Harun al-Rasyid
menyulut iri dan dengki di antara pembatu-pembatunya.
Kedekatan ini dibuktikan Abu Nawas memanggil Khalifah
Harun al-Rasyid dengan kata "ya akhi" (saudaraku).
Hubungan di antara mereka bukan antara tuan dan hamba.
Pembantu-pembantu khalifah yang hasud ingin memisahkan
hubungan akrab tersebut dengan memutarbalikkan berita.

  *** 
  Saat ini, kisah yang menimpa Gus Dur mirip cerita
Abu Nawas. Tersiar desas-desus, Gus Dur mengatakan Al
Quran adalah kitab suci porno. Menurut kabar angin itu
pula, pernyataan Gus Dur tersebut diucapkan sewaktu
acara "Kongkow Bareng Gus Dur" di Kantor Berita Radio
(KBR) 68H Jakarta, yang mengudara saban Sabtu pukul
10.00 sampai 12.00 WIB. Kebetulan saya salah seorang
pembawa dari acara tersebut. Karena tuduhan itu, Gus
Dur diteror oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan
Islam di Purwakarta (23/5). 
  Seperti nasib Abu Nawas, pernyataan Gus Dur tersebut
sengaja diplintir, dan dilepaskan dari konteksnya
karena ada motif dan untuk tujuan tertentu. Padahal
dalam acara kongkow tersebut, berkali-kali Gus Dur
menegaskan bahwa konsepi porno ada dalam otak
seseorang. Kita sering bilang, orang yang otaknya lagi
ngeres, atau lagi "piktor" (pikiran kotor). Penyataan
Gus Dur yang lengkap begini, "Porno itu letaknya ada
dalam persepsi seseorang. Kalau orang kepalanya
ngeres, dia akan curiga bahwa Alquran itu kitab suci
porno, karena ada ayat tentang menyusui (al-Baqarah:
233) dan ada roman-romanan antara Zulaikha dengan
Yusuf (Yusuf: 24)." Liciknya, mereka yang pernah juga
menyebarkan fitnah bahwa Gus Dur telah dibaptis,
menyebarkan bahwa Gus Dur telah berkata bahwa Al-Quran
itu kitab suci porno. 
  Pemenggalan kata-kata tersebut sangatlah berbahaya.
Kita bisa mengatakan Alquran mengecam orang yang salat
ketika hanya mengutip ayat 4 dalam surat al-Ma'ûn,
"maka celakalah orang-orang yang salat!" (fawaylul lil
mushallîn). Padahal maksudnya orang yang melaksanakan
salat tapi masih celaka adalah orang yang salat tapi
lalai: ingin dilihat orang, dan enggan
bersedekah-dijelaskan dalam tiga ayat sesudahnya. 
  Gus Dur memang tidak pernah sepi dari tuduhan
tersebut. Dulu ia pernah dituduh ingin mengubah
assalamualaikum menjadi selamat pagi, siang, sore, dan
malam. Seperti Abu Nawas,Gus Dur dituduh ingin
mengubah rukun salat, ketika menoleh ke kanan dan ke
kiri untuk mengakhiri salat bukan lagi assalamualaikum
yang diucapkan, tapi, selamat pagi untuk salat subuh,
selamat siang untuk salat dzuhur, selamat sore untuk
ashar, selamat petang untuk salat magrib, dan selamat
malam untuk salat isya'. Padahal Gus Dur mengatakan
boleh mengganti assalamualaikum dalam konteks sapaan
(greeting) bukan dalam salat.
  Untuk itulah, bagi yang masih berakal sehat, akan
langsung bertabayun kepada Gus Dur, bukan langsung
menuduh, menyebarkan fitnah, apalagi melakukan tindak
kekerasan. Bukankah menurut Al-Quran hanya orang
fasiklah yang tidak mau bertabayun? 
  *Penulis adalah presenter "Kongkow Bareng Gus Dur"


--- syammsuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> ----- Original Message -----
> From: "marketing" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Thursday, June 15, 2006 3:11 PM
> Subject: RE: [kmnu2000] gusdur dan guntur dilaporkan
> ke mabes polri
> 
> 
> > Itulah yang diinginkan oleh sebagian kelompok
> IsFund wahabis,
> 
> 
> 
> 
> isfund wahabis iku yaopo cak?
> yaopo modele?
> yang ndak tahlilan?ndak qunut ndak mau ziaroh
> qubur?ndak mau khoul
> lek gelem khoul,gelem qunut gelem ziaroh qubur gelem
> moco diba' gelem
> manaqib
> syeh abdul qodir jaelani gelem tawassul.....wiritane
> uwakeh..
> masih wahabi kah? sanad ilmunya lewat hadrotussyeh
> hasyim asy'ari lewat kyai
> nawawi al bantani
> isfund iku yaopo?
> kalau ada santri pingin safinatunnajah,sullam
> taufik,taqrib,fathul
> muin,tahrir, kifayatul ahyar dll semua yang dia baca
> bisa wujud dalam
> kehidupan nyata .... inikah isfund?
> 
> 
> 
> dibiarkannya
> > rakyat ini bodoh dan terus mbecak sehingga mudah
> diprovokasi dan
> dikerahkan
> > sehingga setiap ada "kasus" yang berhubungan
> dengan "kelompok" yang
> > berseberangan akan langsung dipublish bahkan
> dengan tanpa malu-malu
> > diberikan berbagai bumbu dan dengan masif
> disebarkan melalui selebaran dan
> > vcd - vcd.
> > Padahal kasus itu sendiri seharusnya bisa
> diselesaikan tanpa harus
> > berramai-ramai menyebarkan fitnahan dengan
> berbagai selebaran dan vcd-vcd,
> > lagian dari mana dananya ya..???
> 
> 
> 
> dananya tentu dari pihak ketiga (sopo pihak ketiga
> iku?pihak ketiga iku
> yoiku gusti Allah ta'ala)
> sopo pingin rakyat iki pancet bodoh pancet mbecak
> iku sopo?
> kita pingin memcerdaskan rakyat!
> kita ajarkan mereka mana kiai yang bener mana yang
> salah
> jangankan cucunya kyai anaknya nabi biso keliru anak
> e nabi nuh iku kurang
> gede opo pangkate?
> sek akeh gus liyane seng patut diikuti...
> 
> 
> 
> > Apakah andad an kelompok anda termasuk ya mas,
> makanya begitu bergembira
> 
> 
> 
> bergembira?
> aku ndrodog mas bapakku wong nu ibukku wong nu
> mbahku jalur bapak jalur ibuk
> nu kabeh
> guruku murite kyai hasyim as'ari langsung, seng
> ngrabekno biyen yo kyai
> hasyim
> tambah ndrodug maneng wingi muridku bengok2 ndek
> alun2
> islam agamaku
> muhammad nabiku
> gus dur jimatku
> ado do do do
> dadi opo muridku iki
> aku tahu ini bukan nu secara struktural
> iki massae gus dur ...
> 
> 
> 
> > dengan adanya benturan dikalangan kaum muslim,
> apalagi kalau kalangan NU,
> > sehingga akhirnya kelompok anda dapat mengambil
> alih asset2 warga NU,
> > kemudian digiring massa NU untuk berubah menjadi
> wahabis sehingga target
> > politik anda untuk men"saud"kan Indonesia menjadi
> semakin nyata, sehingga
> > akhirnya keluarga anda dan kelompok anda yang akan
> memimpin negara ini
> > sehingga akan berlimpah kekayaan seperti keluarga
> saud....?
> 
> 
> 
> kekayaan?
> gak doyan aku mas...
> allahummajalni miskinan
> 
> 
> > Orang yang aneh........
> 
> 
> 
> bada'al islamu ghoriban fasayauudu ghoriban fatubaa
> lil ghurobaa'
> 
> 
> 
> > Regards
> >  -----Original Message-----
> > From: fadlolan musyaffa
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Thursday, June 15, 2006 1:18 PM
> > To: [email protected]
> > Subject: Re: [kmnu2000] gusdur dan guntur
> dilaporkan ke mabes polri
> >
> >
> >   He he he bagus...
> >   Orang mbecak di jawa timur pun akan ngamuk kalau
> >   atribut Islamnya di lecehkan, sekalipun dia
> tidak
> >   pernah ngaji ngak paham Islam dg baik.
> >   mbok kalau ngomong "demi kelompok tertentu"
> jangan
> >   sekali-kali sambil nginjak atau melecehkan
> atribut
> >   agama lain, apalagi agama sendiri.
> >   udah tahu kalau masyarakat kita itu sensitif,
> tapi
> >   masih aja di kasih umpan... Kalau orang pintar
> yg
> >   bijak, pasti tidak bersikap dan bitindak begitu.
> >   Biarkan alam menghukum mereka, kalau polisi
> tidak
> >   mampu, karena mereka melawan alam dan tabiat
> >   masyarakat.
> >
> >   --- "Fathonah K. Daud" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   > Memangnya "porno" selalu membawa sisi negatif?
> >   > Konyol
> >   > deh kalau para kyai kita mempunyai persepsi
> begitu.
> >   > Gimana cara ngajarnya para kyai ini tentang
> fiqh
> >   > yang
> >   > juga penuh dengan nilai-nilai porno itu?
> >   >
> >   > Kesian nasibmu Gus dan Gun...
> >   >
> >   > Salam,
> >   > Fath
> >   >
> >   > --- Abu dodo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >   >
> >   > >
> >   >
> >  
>
http://www.suaramerdeka.com/cybernews/harian/0606/13/dar21.htm
> >   > >
> >   > > Rembang, CyberNews. Mantan Presiden
> Abdurrahman
> >   > > 'Gus Dur' Wahid dilaporkan ke Mabes Polri
> oleh
> >   > Ahmad
> >   > > Chamid Baidlowi, pengasuh Pondok Pesantren
> Al
> >   > Wadah,
> >   > > Rembang, Jawa Tengah, Selasa.
> >   > > Dalam laporannya bernomor: LP/186/VI/2006
> Siaga
> >   > I
> >   > > tertanggal 13 Juni 2006, Gus Dur dituduh
> melanggar
> >   > > pasal 156A KUHP tentang penistaan agama.
> Selain
> >   > Gus
> >   > > Dur, Baidlowi juga melaporkan Guntur Romli
> dan
> >   > Arief
> >   > > Nurlambang, keduanya dari Jaringan Islam
> Liberal
> >   > > (JIL).
> >   > > Sebelumnya, Gus Dur juga dilaporkan pimpinan
> >   > > organisasi masyarakat (ormas) Islam seperti
> FPI,
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/B6DZeC/bOaOAA/E2hLAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke