KH. Hasyim Muzadi, seputar Konferensi Internasional ke-2 Cendekiawan Muslim
(ICIS II)
Selasa, 20 Juni 2006 18:21 WIB

ICIS berada di bawah PBNU. Tujuannya untuk mengembangkan visi dan missi NU
yang *rahmatan lil alamin*. Pertama yang kita lakukan tahun 2004 hanya
meratakan platformnya sebagai Islam yang *rahmatan lil alamain* dalam
"Deklarasi Jakarta." Kemudian ada juga beberapa keputusan untuk *plan action
*. *Nah*, yang kedua ini untuk melangkah yang bersikap solutif terhadap
program yang ada atau melangkah kepada program-program yang lebih menyentuh
kebutuhan umat.

Saya ingin menyampaikan dasar pikiran ICIS ini. *Pertama*, untuk menyajikan
Islam yang moderat, *ya rahmatan lil alamin *itu tanpa melihat aliran dan
sekte, tapi yang kita lihat adalah visinya, sehingga kita tidak
mengira-ngira apakah ini Syiah atau Wahabi atau mungkin Sunni, tetapi kita
lihat bahwa bagaimana Islam ditujukan itu moderat. Nah, lalu moderat ini
ukurannya harus jelas, sebab kalau tidak jelas tidak akan berbuat apa-apa.

Jadi, moderat adalah keseimbangan antara keyakinan dan toleransi. Kalau
punya keyakinan saja berarti dia masih konservatif, tapi kalau dia punya
toleransi saja dia akan mengajak orang untuk menghadapi agamanya sendiri.
Sehingga keseimbangan antara keyakinan dan toleransi itu adalah yang
moderat. Sebagai catatan, toleransi ini harus dalam konteks yang diinginkan
oleh agama. Jadi tetap ada ambang batasnya.

*Kedua*, untuk menjembatani hubungan Timur-Barat. Karena sesungguhnya
dikotomi Barat-Timur itu merugikan Islam. Yang *bener itu ya *kembali pada
hadits Rasul di mana hidmah berada di situ buminya dia. Dikotomi areal itu
dalam banyak hal merugikan apalagi dalam posisi mereka sudah kuat. Nah, juga
faktor yang kita lihat bahwa dari Barat ini ada dua arus pertama yang
bersifat ekspansi, ini menyangkut masalah politik dan ekonomi, kemudian
yang kedua menyangkut budaya. Tetapi agama Barat pun tidak sama dan sepadan
dengan gerakan politiknya. Ini harus kita pilah. Oleh karenanya di dalam
ICIS ini kita pilah kapan kita oke terhadap Barat itu dan kapan kita tidak
oke. Jadi kita tidak menghadapinya secara apriori.

Waktu Amerika Serikat dibom11 september itu, organisasi yang pertama datang
kesana ya NU. Karena mereka sedang kacau, sedang berduka. Tapi ketika mereka
*nyerang *Irak maka yang paling dulu ngecam juga NU. Nah, posisi seperti ini
harus dijaga di dalam hubungan Timur-Barat yang adil dan saling
menguntungkan. Di sini gerakan-gerakan Islam yang apriori terhadap Barat itu
sama saja meletakkan diri pada posisinya sendiri. Belakangan ini memang agak
laku di Timur Tengah, namun ternyata sistem ekstrimitas itu juga tidak
menyelesaikan masalah.

*Ketiga*, *nawaitu *kita itu mencoba untuk mengurangi tingkat kesulitan umat
Islam dimulai dari konflik di antara orang Islama sendiri, karena kesalahan
pemahaman dan wawasan keagamaan yang kurang. Bahwa konflik ada di Irak,
Pakistan, Saudi Arabia dan Afganistan. Ini kita mencoba untuk mencari solusi
sistemik. Selama ini sebelum ICIS kita memang sengaja masuk daerah-daerah
konflik itu. Kita masuk di Thailand. Ternyata konflik di situ disebabkan
tiga faktor. Pertama wacana, kedua faktor politik, dan ketiga faktor
intervensi. Faktor wacana adalah orang Islam di tengah orang Budha kog
ngotot negara Islam. Itu kan tidak logis. Ini disebabkan karena guru-guru
mereka kalau ngajarin *ya gitu*. Kedua, karena faktor alienali politik.
Ketiga, karena intervensi profokatif baik dari Barat atau dari situ sendiri
untuk menghancurkan sana.

Ketika tahu begitu kita kan harus cari solusi pada tiga hal itu. Kita ketemu
ulama, pemerintah, bahkan rajanya. Nah itu hanya bertahan 3 bulan lebih.
Setelah itu tidak ada ulama yang aktivismya yang berbuat. Di sini memang ada
faktor-faktor penyelundupan penjahat dan sebagainya sehinga tak lagi murni
agama. Ini satu contoh saja, lain di Thailand, lain di Syuriah, lain di
Iran. Misalnya, satu-satunya yang berani mengatakan nuklir teknologi damai
itu Iran. Sementara negara-negara yang ada di Timur Tengah juga engan untuk
bicara.

Kemudian dasar pikiran ICIS II yang keempat adalah menyangkut perbaikan
ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Jadi nanti ada tiga komisi. Pertama
yang mambahas solusi konflik. kedua bicara bagaimana Islam *rahmatan lil
alamin *bisa jalan. Yang ketiga bicara perbaikan ekonomi maupun di bidang
yang lain.

Di dunia ini ada beberapa model organisasi Islam internasional. Ada OKI yang
dipimpin oleh Perdana Menteri Malaysia Ahmad Badawi. Membershipnya adalah
negara-negara Islam. Kebaikannya, organisasi ini punya uang karena
masing-masing negara urunan. Kejelekannya, karena negara Islam hampir tidak
ada yang netral. Semua terlibat dalam arus hegemoni Amerika. Maka pada saat
berkumpul belum-belum sudah apriori. Jadi hampir tidak ada keputusannya yang
tajam. Belum lagi, keputusan di OKI tidak selalu sama dengan pikiran ulama
di negara yang bersangkutan yang secara signifikan bisa gerakkan umat. Maka
sangat baik ICIS ini disandingnkan dengan OKI meskipun gerakannya nanti
sendiri-sendiri. Maka saya *ngotot *pak Badawi hadir.
ICIS ini satu-satunya di dunia karena yang kita undang adalah ulama dan dari
beberapa aliran. Di negara-negara Arab memang hampir semua mempunyai
konferensi tapi hanya merujuk pada madhab yang didukung saja. Jadi kalau
misalnya Saudi bikin Rabithah Alam Islami nggak mungkin Khadafi masuk,
demikian sebaliknya. Jadi internasionalnya sendiri-sendiri, tapi mereka
punya uang karena negaranya kaya. (nam)

dari www.nu.or.id Situs Resmi PBNU


[Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke