saya seneng sekali membaca tulisan ini. tulisan ini tidak hanya memperkaya 
informasi bagi kita, tetapi juga agar kita lebih berhati-hati dengan segala hal 
yang akan menimpa bangsa ini.
  tapi satu hal yang kemudian saya berpikir, bukankah di balik semuanya, salah 
seorang yang ingin mengganti ideologi negara adalah KH. Hasyim Muzadi itu 
sendiri.? bukankah demo besar menolak RUU APP beberapa waktu lalu adalah desain 
besar yang sedang dibangunnya.? jadi omongannya yang dikutip dalam tulisan ini 
menurut saya adalah caranya untuk menutupi keinginannya yang lebih besar, 
mengganti ideologi negara.

Muammar Syaubari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          PKI GAYA BARU
MULAI MENGGELIAT DI ERA REFORMASI

Sinyalemen yang dikemukakan oleh Kepala BIN Mmayjen
(Purn) Syamsir Siregar belum lama ini bahwa dalam era
reformasi sekarang ini gerakan Partai Komunis
Indonesia (PKI) gaya baru makin marak. Dan mereka
memegang posisi penting baik di kalangan eksekutif
maupun di legislatif serta berbagai gerakan LSM
rupanya bukan hanya isapan jempol belaka.
Bahkan menurut sumber SPIONASE sekitar 150 orang
anggota legislatif saat ini termasuk Ketua MPR adalah
putera dari orang-orang yang dahulu pernah dicap
sebagai kelompok yang terlibat dalam gerakan G30S PKI.
Kalau merunut kembali sinyalemen yang dikemukakan
tersebut diatas, bahwa bahaya gerakan komunis yang
saat ini sudah berganti baju dalam berbagai partai
politik bukan suatu hal yang mengada-ada.
Hal ini terlihat dalam berbagai modus yang mereka
lakukan secara terbuka mereka menilai bahwa NKRI yang
berdasarkan pada Pancasila sudah gagal sehingga mereka
mulai melakukan berbagai gerakan untuk mengganti
Pancasila dan UUD 45 dengan ideologi lain atau
jelasnya mereka mengusung negara berdasarkan pada
syariat Islam. 
Keinginan ini jelas-jelas tidak sesuai dengan tujuan
para bapak pendiri bangsa ini yang menginginkan NKRI
berdasarkan pada Pancasila dan UUD 45. Manufer lain 
yang dapat disimak adalah mereka selalu berusaha untuk
menciptakan negeri ini dalam keadaan chaos dengan
menungga berbagai elemen LSM yang berafiliasi pada
negara tertentu.
Misalnya dalam demonstrasi buruh beberapa waktu lalu,
seorang anggota Parlemen yang dengan bangga mengatakan
bahwa akan memperjuangkan persamaan hak dengan
melakukan pertentangan kelas seperti buruh dan
pengusaha dan rakyat dan pemerintah. Suara mereka
dapat dilihat dari berbagai buku yang diterbitkan.
Misalnya buku berjudul Aku bangga Menjadi Anak PKI,
Kisah Pulau Buruh yang ditulis oleh seorang tokoh PKI
yang melakukan pembelaan bahwa scenario gerakan 30
September 1965 adalah persaingan interen TNI Angkatan
Darat. Sedangkan PKI hanya dijadikan tumbal. Berbagai
buku dan diskusi yang dilakukan oleh tokoh saat ini
yang mana orang tuanya dahulu terlibat dalam gerakan
PKI.
Yang sangat mudah dilihat adalah sepak terjang dari
Ketua MPR kita sekarang ini yang mantan Presiden
Partai Keadilan Sejahtera. Pada berbagai kesempatan ia
selalu mengatakan bahwa NKRI adalah final bagi
partainya. Tetapi dalam cara berpolitiknya, PKS selalu
menggunakan dua cara yang saling bertentangan dengan
mengusung kebebasan berserikat dan berpendapat. Cara
pertama adalah PKS sebagai partai politik akan bermain
ditataran politik yakni akan mempengaruhi di Senayan
melalui DPR untuk menggolkan suatu RUU yang akan
memberi peluang kepada pihak-pihak lain terutama ormas
Islam radikal seperti Fron Pembela Islam, Majelis
Mujahidin Indonesia, Hisbu Tahrir Indonesia dan
Barisan Jundula di Sulsel untuk mengganti Pancasila
dan UUD 45.
Cara lain yang digunakan secara sistematis oleh PKS
adalah dengan gerakan massa. Kelompok gerakan massa
ini umumnya didukung oleh organisasi Islam radikal
termasuk kelompok etnis dari Forum Betawi Rembug.
Gerakan PKI gaya baru sekarang ini bukan saja di
tataran lembaga politik seperti DPR, lembaga social
seperti LSM, tetapi juga melalui jaringan
internasionalnya yang gerakan Hisbu tahrir
Internasional yang berpusat di Pakistan.
Kegiatan PKS selama ini dibiayai oleh gerakan Islam
radikal dari Mesir yakni Ichwanul Muslimin yang
menginginkan agar khalifahtullah dunia artinya dunia
ini harus dikuasai oleh kelompok mereka. Selain itu
Fron Pembela Islam, Majelis Mujahidin Indonesia,
pimpinan Abu Bakar Baasyir juga secara terang-terangan
akan menggantikan dasar negara UUD 45 dan Pancasila
dengan syariat Islam.
Gerakan ini dibiayai oleh organisasi wahabi yang
berbasis di Yaman melalui pimpinan FPI Habib Rizig
Shihab. Modusnya mereka menmgirim jutaan dolar AS
kepada PKS dan kelompok Islam radikal caranya adalah
melalui orang perorangan. Apabila kelompok ini ingin
mengganti Pancasila dan UUD 45, pertama adalah akan
berjadapan dengan TNI, Polri dan kelompok nasionalis
yang tetap mempertahankan Pancasila dan UUD 45 dan
NKRI sebagai harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar.
Gerakan PKI gaya baru tidak hanya menyusup ke lembaga
politik tetapi juga dilembaga keagamaan serta berbagai
BUMN juga telah disusupioleh orang-orang yang indikasi
orang tuanya pernah terlibat dalam gerakan PKI.
Sejumlah lemabga BUMN sekarang ini diisi oleh
orang-orang yang tingkah lakunya seperti orang PKI
yakni melakukan penjualan asset negara untuk
kepentingan pribadi.
Disamping itu, ada juga pimpinan lembaga keagamaan
yang juga terindikasi terpengaruhi oleh gerakan
komunis. Hal ini bisa terbaca dari cara kerja mereka
yang selalu membuat pertentangan di masyarakat. Kasus
yang dapat dijadikan contoh nyata adalah pro kontra
RUU APP, baik kelompok yang menentang dan yang kontra
sama-sama melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan
roh Pancasila.
Seorang ketua MUI KH Makhrus Amin yang dalam setiap
pernyataannya selalu mengatakan bahwa kini Pancasila
sudah gagal sehingga harus mencari alternatif lain
untuk mengganti falsafah negara dengan syariat Islam.
Bagi kita, setiap warga negara yang menjalankan
syariat agamanya itu sah-sah saja dan kita dukung.
Tetapi, dalam melakukan syariat agamanya itu diatur
oleh negara hal ini yang menjadi tidak benar.
Karena domain agama adalah urusan tentang keyakinan
seseorang yang merupakan hak azasi yang paling tinggi.
Tetapi,kalau dalam beragama seseorang itu diatur oleh
orang lain dalam hal ini seperti di Aceh, tentu
banyakorang akan menentangnya, termasuk TNI, dan
Polri. Apalagi kalau sampai ada sekelompok masyarakat
yang ingin mengganti UUD 45 dan Pancasila akan
berhadapan dengan aparat negara. Soalnya doktrin TNI
dan Polri adalah untuk mempertahankan NKRI tumpa darah
Indonesia dan UUD45 serta Pancasila sebagai
falsafahnya.
Sekarang ini kita terlalu eforia dalam reformasi
sehingga semua tatanan kenegaraan seakan tidak berlaku
lagi termasuk ingin mengganti Pancasila dan UUD 45.
Mengutip pernyataan Ketua Umum Nahdlatul Ulama KH
Masyim Muzadi bahwa ada sekelompok orang sekarang ini
tengah giat akan mengganti Pancasila dan UUD 45.
Kelompok yang belum punya nama ini sekarang tengah
giat melakukan berbagai manufer berbahaya, ingin
menerapkan Syariat Islam di Indonesia dan mengingkari
pluralisme.
Sinyalemen seorang Ketua NU organisasi keagamaan
terbesar di negeri ini memang patut kita renungkan.
Karena seorang tokoh agama sekaliber KH Hasyim Muzadi
tentu dia tidak hanya sekedar guyon atau omong
main-main. Tentu sudah ada indikasi kuat kearah
perpecahan bangsa. Sekarang ini bagaimana pihak BIN
dan BAIS yang merupakan mata dan hidung serta telinga
pemerintah untuk menganalisa setiap informasi sekecil
apapun yang didapat.
Dan sinyalemen Ketua NU itu bukan hanya sekedar omong
ringan diwarung kopi tetapi merupakan suatu peringatan
yangs erius kepada seluruh anak bangsa bahwa
kebersamaan kita sekarang ini tengah digerogoti oleh
sekelompok orang yang ingin memecahbelahkan bangsa.
Kita semua patut waspada karena gerakan model komunis
di Indonesia sekarang ini tidak lagi dilakukan secara
sembunyi-sembunyi tetapi terang-terangan dengan
mengusung berbagai slogan yang menantang. Bahkan saat
ini amir majelis Mujahidin Indonesia Abubakar Baasyir
tengah melakukan kampanye sistematisuntuk mengganti
Pancasila.

Bukan menangkap hantu
Kembali kepada sinyalemen Kepala BIN tadi bahwa ada
gerakan komunis gaya baru yang mulai merajalela di
berbagai segi kehidupan bangsa, hal ini memang benar
adanya. Bukan ingin menangkap hantu disiang bolong
seperti yang dikemukakan oleh mantan Ketua MPR Amien
rais beberapa waktu lalu menanggapi sinyalemen Kepala
BIN. Bahkan dewasa ini ideologi komunis di negara
asalnya sudah mulai ditinggalkan, tetapi cara kerja
dan system yang dianutnya dengan tujuan untuk
memecahbelahkan bangsa ini merupakan cara yang
digunakan komunis di mana saja.
Yang paling dikuatirkan adalah apabila orang-orang
yang menggunakan cara komunis memegang jabatan penting
di pemeirntahan. Tentu semua tindakannya adalah
semata-mata untuk kepentingan rpibadi dan kelompoknya
semata. Otomatis negara akan sangat dirugikan dengan
kegiatan mereka ini.
Menurut sumber SPIONASE, bahwa orang yang dahulu
pernah menganggas dan membiayai kongres masyarakat
Sulawesi Selatan untuk memeprsiapkan penerapan syariat
Islam saat ini tengah berkuasa dan menjadi RI 2. Hal
ini merupakan kecolongan ebsar bagi bangsa ini. Karena
memiliki seorang pemimpin yang pemikirannya untuk
memecahbelahkan bangsa. Jadi tidak herans etiap
keterangannya selalu bernada miring dan membela
kepentingan gerakan Islam radikal bahkans ecara jelas
ia mengatakan bahwa Perda yang bernuansa Syariat
merupakan hal yang wajar.
Pertanyaanya adalah, bagaimana sebuah Perda yang
seharusnya untuk seluruh masyarakat yang tinggal di
suatu daerah tetapi dibuat hanya untuk kelompok
tertentu. Apalagi Perda tersebut bertentangan dengan
undang-undang yang lebih tinggi. Jadi sangat tidak
masuk akal model Perda seperti itu. Hal lain yang
perlum diwaspadai adalah, bahwa sekarang ini sudah 50
kabupaten menerapkan Perda yang bernuansa Syariat.
Meskipun hanya diberlakukan untuk umat beragama Islam,
tetapi rasanya Perda seperti ini sangat tidak bagus
dimata hukum. Apalagi kita menganut satu sistem hukum
nasional.
Mengutup pernyataan Ketua Nahdlatul Ulama KH Hasyim
Muzadi bahwa sekarang ini Pemda terutama Bupati ingin
mengambil hukum yang tercantum dalam Alquran menjadi
suatu hokum pusitif di masyarakat dengan mengabaikan
KUHP. Ia juga menghimbau agar para Bupati jangan
mencomot hukum agama menjadi hukum negara. Hukum agama
itu untuk mengatur hubungan vertikal dan horizontal
sedangkan hukum negara mengatur tentang pelanggaran
yang dilakukan oleh manusia itu sendiri.
Menyimak berbagai gerakan yang ingin mengganti
Pancasiloa dan UUD 45 sekarang ini yang dilakukan oleh
kelompok Islam radikal, sebetulnya bagi pemerintah
harus mengambil tindakan tegas karena bagaimanapun
sudah mengganggu sistem pemeritahan yang ada. Kalau
memang dibutuhkan untuk mengikuti perkembangan gerakan
mereka yang ingin mengganti Pancasila dan UUD 45 serta
bergaya komunuis, kita bisa membantu pihak keamanan
untuk mendapat informasi yang akurat dan tepat.
Walaupun komunis dunia sudah memudar bahkan hanya
tinggal beberapa negara seperti Kuba, RRC, Vietnam,
Laos, Korea Uatara tetapi kita memang harus waspada
karena gerakan komunis dewasa ini tidak lagi untuk
menggulingkan pemerintah yang sah, tetapi untuk
membenturkan antar kelompok masyarakat yang akhirnya
menimbulkan kekacauan di sebuah negara. Modus yang
lain adalah mereka mencari celah untuk memperkaya diri
sendiri dengan melakukan korupsi di berbagai sector
yang secara otomatis akan menyengsarakan masyarakat
banyak.
Modus lain yang dilakukan secara internasional dan
lintas negara adalah dengan cara melakukan
penyelundupan berbagai produk serta melakukan
transaksi obat-obatan terlarang. Inilah cara terbaru
yang dilakukan oleh orang komunis dunia untuk melawan
kaum kapitalis, yang menurut pandangan mereka harus
dilawan karena hanya menguntungkan Amerika dan
sekutunya. Sehingga penyelundupan obat-obatan
terlarang dewasa ini selain untuk memperkaya diri juga
untuk mengacaukan sistem ekonomi dunia yang oleh
mereka dinilai tidak adil itu.
Dewasa ini RRC dengan kemajuan ekonominya serta
teknologi kini menawarkan berbagai kemudahan bagi
siapa saja yang ingin bekerja sama dengan mereka.
Secara ekonomi mungkin saja kita bisa bekerja sama
tetapi suatu hal yang perlu diantisipasi adalah kalau
dalam hubungan ekonomi itu ternyata mereka juga
mengekspor ideologinya yang sangat berbahaya bagi
pemikiran generasi muda kita dewasa ini. Walaupun
secara politik RRC menganut sistem sosialis, tetapi
dalam sistem ekonomi negeri beruang itu menganut
sistem kapitalis.
Upaya komunis di Indonesia sekarang jelas jelas dengan
menguasai parlemen. Sekarang ini sebanyak 150 anggota
parlemen kita yang orang tuawnay dahulu pernah
terlibat dalam gerakan 30S PKI. Jadi, kita harus
ekstra hati-hati dengan pola pikir serta pemahaman
ideologi mereka. Karena mereka benar-benar menerapkan
sistem gerilya “musang berbulu domba” Kita
kadang-kadang melihat suatu masalah dari satu sisi
atau secara hitam putih. 
Ternyata kita berhadapan dengan orang-orang yang
cerdik berbalik arah dan cepat mengganti kulit seperti
ular. Dan inilah permainan licik komunis, dan kitapun
harus hati-hati membaca sepak terjang mereka. Kalau
kitapun tidak lebih cerdas dari mereka maka suatu
ketika semua sistem politik kita sadar atau tidak
sadar akan sepenuhnya berada di bawah kendali kaum
komunis.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 



         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke