Bulan Suci Rajab Kendalikan Egomu 
Maulana Syaikh Muhammad Hisyam Kabbani
dalam Mercy Oceans Secrets of the Heart
dari www.mevlanasufi.blogspot.com archieve Juni 2004
   
  
Bismillah hirRohman nirRohim
   
  Jika seseorang selalu mendapat dukungan, dia akan selalu berhasil. Semua yang 
hadir di sini memperoleh dukungan itu. Jika tidak, kalian tidak mungkin berada 
dalam asosiasi ini. Mengapa kalian datang? Kalian mungkin akan pergi seperti 
yang lain karena merasa senang dengan kehidupan materialistik dan berbagai 
kesenangan lainnya. Tetapi cahaya dalam hati membimbing kalian untuk datang ke 
sini. Jika tidak ada yang mendukung, tidak ada gunanya kita berpakaian merah 
dan hitam dan mengenakan turban siang dan malam. Hal yang paling penting adalah 
‘inayatullah’, dukungan Allah. Jika kita tidak memilikinya, kita tidak akan 
bisa meraih sesuatu.

  Sebentar lagi akan datang satu bulan yang sangat penting dalam kalender 
Islam, yaitu bulan Rajab al-Haram yang keramat.  Rajab terpisah dengan ketiga 
bulan lainnya yang dikategorikan haram oleh Allah, yaitu: Dzul Qaidah, Dzul 
Hijjah dan Muharram. Dia juga membuka rentetan tiga bulan suci yang klimaksnya 
terjadi di bulan Ramadhan, yaitu: Rajab, Sya’ban dan Ramadhan. Selama tiga 
bulan ini setiap orang harus mempersiapkan diri dan menjaga dirinya 
sebaik-baiknya, menjauhkan diri dari perilaku buruk dan segala dosa. Rasulullah 
saw bersabda, “Rajab syahrullah wa sya’banu syahri wa ramadhaanu syahru 
ummati.” “Rajab adalah bulan Allah , Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah 
bulan ummatku.”
   
  Allah memberi kalian 12 bulan dalam setahun, 11 bulan milikmu dan 1 bulan 
lagi milik Allah . Pahala apa yang akan diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya 
di bulan ini? Tidak ada yang mengetahuinya, bahkan seluruh Rasul pun tidak. 
Pekerjaan Rasul dan seluruh malaikat berhenti di bulan Rajab. Mereka tidak 
diperkenankan untuk mengetahui apa yang akan diberikan Allah kepada ummat 
mereka. Semuanya berada di bawah Kekuasaan Allah . Di bulan kedua, Sya’ban, 
tidak ada yang diperkenankan untuk mengetahui ganjaran yang akan diberikan oleh 
Rasulullah kepada ummatnya kecuali Allah dan Rasulullah saw sendiri. 
   
  Apa yang terakumulasi di bulan Rajab dan Sya’ban akan dituliskan untuk kalian 
dan setiap orang akan mengetahuinya di bulan Ramadhan, itulah sebabnya mengapa 
Ramadhan disebut bulan ummat. Oleh karenanya dalam thariqat, ketiga bulan ini 
merupakan bulan yang sangat penting. Di bulan Rajab, Rasulullah saw mengalami 
peristiwa Isra’ Mi’raj. Setiap orang harus menjaga dirinya di bulan ini. 
Hindari segala perilaku dan sikap yang buruk. Hari yang paling penting dalam 
setahun adalah hari pertama di bulan Allah I. Semua khalwat dimulai di awal 
bulan ini. Khalwat terpenting yang dilakukan oleh seorang Guru Sufi dalam 
hidupnya selalu dilaksanakan di bulan ini. Ini adalah bulan yang suci. 
   
  Jika kalian melakukan sesuatu yang lebih (untuk Allah I) di bulan ini, kalian 
akan dibalas dengan pahala yang tidak diketahui seorang pun. Di bulan itu, 
Samudra Rahmat Ilahi, Samudra Cinta, dan Pahala-Nya akan dibukakan untuk 
seluruh ummat dan hamba-Nya. Seluruh Awliya menanti apa pahala yang akan 
diberikan Allah kepada ummat manusia di tahun ini. Seluruh Awliya di planet 
ini, dari Timur ke Barat, dan Utara ke Selatan berharap dapat menyaksikan apa 
yang terjadi di dunia selama ketiga bulan ini. Oleh sebab itu setiap orang 
harus mengisi bulan ini dengan sebaik-baiknya. 
   
  Perhatikanlah rahmat Allah yang turun di bulan ini. Jika kalian melakukan 
kesalahan, jangan melarikan diri, tetapi datanglah kepada Tuhanmu karena Dia 
akan mengampunimu. Ini sangat penting karena tidak seorang pun yang tahu apa 
yang akan diberikan Allah kepada hamba-Nya—bahkan kedua malaikat yang 
ditugaskan untuk mencatat seluruh amal perbuatan di pundak manusia juga tidak 
mengetahuinya. Di bulan ini segalanya berasal dari Allah dan tidak ada yang 
tahu balasan Allah atas setiap perbuatan terkecil dalam rangka ibadah 
kepada-Nya.Di masa Rasulullah, hidup seseorang perampok jalanan yang bernama 
Qowd [?] al-‘Abbas [?]. Di malam hari dia pergi ke jalan dan bila menemukan 
seseorang yang berjalan sendirian, dia akan menangkap dan merampoknya, 
kadang-kadang dia melukai dan membunuhnya, setelah itu dia kembali lagi ke 
rumahnya. Tidak seorang pun sanggup menangkapnya. 
   
  Rasulullah saw pernah mengutuk orang ini dengan mengatakan bahwa dia adalah 
orang yang sangat jahat, sehingga bila dia meninggal, beliau tidak akan 
menshalatkan dan menguburkannya di pemakaman Muslim.  Beberapa tahun kemudian 
orang itu meninggal dunia. Dia mempunyai seorang anak perempuan tetapi tidak 
ada orang lain yang bisa mengurus jasadnya. Karena Rasulullah telah 
mengutuknya, maka anak itu membawa tubuh ayahnya di sepanjang jalan di Madinah 
dan melemparkannya ke dalam sumur yang kering. Beberapa saat kemudian Allah 
berfirman kepada Rasulullah, “Ya Habibi ya Muhammad! Wahai Rasulku yang 
tercinta, hari ini salah satu waliku meninggal dunia. Engkau harus pergi 
memandikan dan membersihkan nya, lalu mengkafani, menshalatkan dan 
menguburkannya. Rasulullah menjadi heran karena selama hidupnya orang itu telah 
dikutuknya, tetapi sekarang ketika dia meninggal, Allah mengatakan bahwa dia 
adalah seorang Wali. Bagaimana mungkin? Tetapi tak seorang pun yang bisa 
menggugat
 Pengetahuan Allah , bahkan Rasulullah pun tidak. 
   
  Jika Allah ingin menjadikan seorang perampok sebagai Wali, tak ada yang bisa 
mengatakan ‘mengapa?’ Semua harus menerimanya. Itulah sebabnya, menurut ajaran 
Sufi dan ajaran thariqat Naqsybandi, kalian harus memandang orang lain lebih 
baik dari dirimu. Kalian tidak akan tahu bila Allah akan menaikkan derajat 
seseorang lebih tinggi daripada derajat kalian—siapa yang tahu? Tak seorang pun 
yang tahu, oleh sebab itu tidak seorang pun yang bisa ikut campur. Jangan 
memandang rendah kepada seseorang seolah-olah kalian lebih superior 
dibandingkan mereka. Kalian tidak tahu apakah orang itu dalam pandangan Allah 
adalah seorang Wali atau bukan. Siapa tahu? Tempatkanlah selalu orang lain di 
tingkat yang lebih tinggi, tunjukkan rasa hormat kepada mereka dan bersikaplah 
rendah hati kepada mereka. Jangan tunjukkan ego dan membanggakan diri. 
   
  Rahmat Ilahi begitu besar sehingga kalian dilarang untuk melihat apa pun yang 
dilakukan oleh orang di luar sana dan menyebut mereka gila, atau mengkritik 
perilaku buruk mereka. Biarkanlah mereka, Allah yang akan menilai tindakan 
mereka. Lihatlah dirimu sendiri, berlakulah dengan baik, jangat turut campur 
dalam urusan orang lain. Itu bukan urusanmu. Tugas kalian adalah mengurus diri 
kalian sendiri. Perbaiki diri kalian, tinggalkan orang lain kepada Tuhannya. 
Biarkan mereka melakukan apa yang mereka suka. Ini adalah suatu pemahaman dan 
ajaran yang benar dalam Sufisme, yaitu meninggalkan setiap orang kepada 
Tuhannya, dan hanya berurusan dengan dirimu sendiri. 
   
  Jika kalian mengajari ego kalian agar tidak mencampuri urusan orang lain, 
maka kalian akan merasakan hidup dalam kebahagiaan, karena ketika kalian 
melihat orang lain, kalian hanya melihatnya sebagai hamba dari Tuhan yang sama 
dengan kalian, oleh sebab itu kadang-kadang Tuhan akan mengampuni apa yang 
mereka lakukan. Jangan berkata, “Hei, kalian melakukan perbuatan yang buruk, 
minum-minum, bermain wanita, mengerjakan ini itu…. Biarkan orang itu berurusan 
dengan Tuhannya. Ajarilah orang-orang secara umum. Jangan memojokkan seseorang 
dan jadilah lebih spesifik. 
   
  Allah berfirman kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, pergilah, dan bersihkan 
dirinya.” Dengan segera Rasulullah memanggil Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq 
dan berkata, “Wahai Abu Bakar , kita harus segera pergi dan menjemput orang 
itu.” Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah , engkau pernah berkata bahwa engkau 
tidak akan menguburkannya di pemakaman Muslim karena dia bukan seorang Muslim!” 
   
  Rasulullah bersabda, “Tidak! Dia bukan Muslim yang biasa. Allah berfirman 
kepadaku bahwa dia adalah seorang Wali!” Apa yang dilakukan perampok itu selama 
hidupnya sehingga dia menjadi seorang Wali? Padahal selama hidupnya 
pekerjaannya adalah membunuh, merampok, dan mencuri. Rasulullah pergi menuju 
sumur itu dan dengan tangannya sendiri, beliau mengeluarkan tubuh orang itu, 
kemudian membawanya ke rumahnya bersama para sahabat. Beliau membersihkan 
tubuhnya, memandikan dan mengkafaninya, kemudian menshalatkan dan membawanya 
dari Masjid Rasulullah ke Jannat ul-Baqi’ yang berjarak sekitar 15 menit bila 
berjalan kaki. Namun pada saat itu dibutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk 
memindahkan tubuhnya ke sana. 
   
  Seluruh sahabat merasa heran melihat cara Rasulullah berjalan. Dengan 
tangannya sendiri Rasulullah telah membersihkan, memandikan dan 
menshalatkannya, dan sekarang beliau membawa orang itu ke kuburnya dengan kaki 
yang berjingkat. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah! Mengapa engkau berjalan 
dengan kaki berjingkat?” Beliau menjawab, “Allah telah memerintahkan seluruh 
Wali dari Timur ke Barat, dan seluruh malaikat dari ketujuh surga, serta semua 
makhluk spiritual untuk hadir di sini dan mengikuti Wali itu sehingga jalan 
dipenuhi mereka dan sulit bagiku untuk mencari tempat untuk menginjakkan 
kakiku. Dalam hidupku, tidak pernah Aku sekaget ini.” 
   
  Setelah mereka menguburkannya, Rasulullah tidak berbicara lagi kepada 
orang-orang melainkan langsung pulang ke rumahnya dengan tubuh yang gemetar dan 
menggigil. Di rumahnya beliau duduk bersama Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq y, 
bertanya kepada dirinya sendiri apa yang telah dilakukan Wali itu, selama 
hidupnya dia adalah seorang perampok, namun ketika meninggal dia mendapat 
kemuliaan sangat tinggi dari Allah . 
   
  Sayyidina Abu Bakar berkata, “Ya Rasulullah , Aku merasa malu untuk bertanya 
tentang apa yang Aku saksikan pada hari ini, sungguh membingungkan.” Rasulullah 
menjawab, “Ya Abu Bakar, Aku bahkan lebih kaget daripada engkau, dan sekarang 
Aku menunggu kedatangan Jibril untuk memberi keterangan tentang kejadian ini.” 
Ketika Jibril datang, Rasulullah berkata, “Ya Jibril, ada apa?” Jibril 
menjawab, “Wahai Rasulullah jangan bertanya kepadaku. Aku sendiri bingung! 
Namun demikian tidak perlu bingung, Allah dapat melakukan apa saja yang 
dikehendaki-Nya dan Dia memerintahkan engkau untuk bertanya kepada anak 
perempuannya.”
   
  Bersama Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq y, Rasulullah segera mendatangi rumah 
perampok itu. Dewasa ini para menteri dan sekretarisnya—tidak, bahkan seorang 
manager di sebuah perusahaan pun memperlakukan seseorang seolah-olah mereka 
pengemis di depan pintu rumahnya. Mereka tidak menunjukkan rasa hormat atau 
kerendahan hati. Rasulullah tanpa mempedulikan kekuatan dan statusnya sebagai 
orang yang sempurna, kekasih Allah, dengan rendah hati pergi ke rumah Wali itu 
dan bertanya kepada anak perempuannya apa yang dilakukan ayahnya selama 
hidupnya, “Wahai anakku, tolong ceritakan bagaimana ayahmu menjalani hidupnya.” 
Dia menjawab, “Ya Rasulullah , Aku sangat malu kepadamu, apa yang akan 
kuceritakan kepadamu? Dia adalah seorang pembunuh dan perampok. 
   
  Aku tidak pernah melihatnya melakukan suatu kebajikan. Dia merampok dan 
mencuri siang dan malam, kecuali dalam satu bulan. Ketika bulan itu datang dia 
akan berkata, ‘Ini adalah bulannya Allah ,’ karena dia pernah mendengar engkau 
bersabda, ‘Rajab adalah bulan Allah , Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan 
adalah bulan ummat.’ Dia berkata, ‘Aku tidak peduli dengan bulan Rasulullah 
atau pun bulan ummat, Aku hanya peduli pada bulan Tuhanku. Oleh sebab itu Aku 
akan duduk di kamarku, menutupnya, dan melakukan khalwat di bulan ini.’”
   
  Rasulullah bertanya kepadanya, “Khalwat macam apa yang dia lakukan?” Dia 
berkata kepadanya, “Wahai Rasulullah, suatu hari dia sedang berada di jalan 
untuk mencari orang yang akan dirampok dan dia menemukan seorang yang berusia 
70 atau 80 tahun. Dia memukulnya sehingga orang itu tidak sadarkan diri, dan 
merampoknya, dia menemukan segulungan kertas kecil dari orang itu. Dia 
membukanya dan menemukan sebuah do’a di dalamnya, dia sangat senang dengan do’a 
itu. Setiap tahun ketika bulan Rajab tiba, bulannya Allah, ayahku duduk dan 
membaca do’a itu sepanjang siang dan malam, sambil menangis dia membaca do’a 
itu, kecuali ketika dia mau makan atau berwudhu. Setelah bulan itu berlalu, dia 
bangkit lagi dan berkata, ‘Bulan Allah telah berakhir sekarang giliran 
kesenanganku.’ Dia kembali merampok dan membunuh selama 11 bulan kemudian.”
   
  Do’a yang biasa dibaca oleh orang itu adalah do’a yang sangat penting dan 
setiap orang dianjurkan untuk membacanya sebanyak 3 kali sehari selama bulan 
Rajab. Maulana Syaikh Nazhim berkata bahwa do’a ini akan membersihkan dirimu 
dari seluruh dosa dan menjadikan kalian sebagai orang yang suci bagaikan bayi 
yang baru dilahirkan. Do’a itu adalah do’a yang sangat populer di kalangan 
Sufi. Ketika Rasulullah e meminta anak itu membawakan kertas yang berisi do’a 
itu, beliau menciumnya dan menggosokkannya ke tubuhnya. Jangan tinggalkan do’a 
itu tetapi bacalah selalu di bulan yang akan datang ini, insya Allah, Allah 
akan memberimu, tergantung pada niatmu.
   
  Allah berfirman kepada Rasulullah e, “Wahai Rasul-Ku yang tercinta, orang itu 
datang dan bertaubat kepada-Ku di bulan yang paling penting dalam setahun. 
Untuk itu, karena dia telah mengorbankan satu bulan untuk-Ku, maka Aku 
mengampuni semua kesalahannya dan Aku ubah semua dosanya menjadi amal baik. 
Karena dia mempunyai dosa yang begitu banyak, maka sekarang dia mempunyai amal 
yang banyak sekali, bahkan terlalu banyak sehingga menjadikannya seorang Wali 
besar.” Karena satu do’a, Allah I membuat seseorang yang tidak pernah beribadah 
selama hidupnya menjadi seorang Wali. 
   
  Bagaimana dengan kalian, orang-orang yang berperilaku baik, yang beribadah 
kepada Tuhan sebagaimana layaknya, datang ke dalam suatu majelis untuk 
mendengar (ceramah)? Kalian mempunyai Tuhan Yang Maha Pemurah, Tuhan Yang penuh 
Cinta, bagaimana menurut kalian, Apa yang akan Dia berikan sebagai ganjaran 
kepadamu? Apakah kalian pikir Dia akan meninggalkanmu?
   
  Untuk setiap langkah yang kalian gunakan menuju suatu majelis, Allah I akan 
menghapus satu dosa dan memberi 10 pahala. Siapa pun yang datang dari jarak 2 
jam perjalanan, hitunglah berapa banyak langkahnya menuju ke sini. Jangan 
tinggalkan asosiasi semacam ini, sebab kalian tidak akan mendapat ganjaran 
semacam itu ketika kalian beribadah, shalat 5 waktu adalah kewajibanmu, tetapi 
asosiasi semacam ini bukanlah kewajiban, tetapi sukarela. Oleh sebab itu jika 
kalian datang, kalian akan diberi ganjaran yang melimpah. Itulah sebabnya 
asosiasi ini sangat penting. Asosiasi ini bisa menunjukkan kalian jalan singkat 
menuju Kehadirat Ilahi, dan jalan terpendek meraih realitas kalian. 
   
  Dengan sedikit latihan membaca apa yang biasa dibaca oleh para Wali, kalian 
akan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Jangan datang ke Sisi-Nya dengan 
mengendarai keledai. Datanglah dengan roket, kalian akan mencapainya dengan 
cepat. Ego kalian adalah keledai. Jangan ikuti ego kalian. Tinggalkan dia, 
karena dia tidak akan membawamu ke mana-mana melainkan dalam gerakan lambat. 
Roh akan bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Mengapa? Karena roh 
adalah sesuatu yang berhubungan dengan Allah I. Cahaya itu berasal dari Allah. 
Perhatikan kecepatan cahaya yang mencapai 300.000 kilometer per detik. Menurut 
kalian apakah kecepatan roh lebih lambat atau lebih cepat daripada cahaya? 
Jelas dia lebih cepat.
   
  Kalian menggunakan akal kalian dengan kecepatan yang sangat tinggi, bagaimana 
dengan hati kalian? Sekarang orang berusaha agar sampai lebih cepat di segala 
tempat di muka bumi dengan menggunakan pesawat. Bagaimana dengan pesawat dalam 
hati kalian? Apa pun tempat yang kalian pikirkan, kalian akan tiba di sana 
dalam sekejap bila kalian mengetahui cara menggunakan kekuatan spiritual. Para 
Wali dapat berada di mana saja dalam waktu yang mereka inginkan. Mereka dapat 
berada di sini, dan dalam beberapa detik mereka sudah berada di China, Rusia, 
atau di bulan atau di matahari atau di surga yang pertama, dengan menggunakan 
kekuatan roh. Jangan meremehkan apa yang telah diciptakan oleh Tuhan dalam 
dirimu dan dalam diri setiap manusia. Tidak ada yang dapat mengerti bagaimana 
mekanisme roh bekerja.
   
  Mengapa orang meninggal dunia seketika pada saat seseorang menembakkan peluru 
kepadanya? Siapa yang membawa pergi rahasia itu? Mengapa orang meninggal dunia 
bila sakitnya sangat parah? Roh selalu berusaha untuk melarikan diri dan 
membebaskan diri dari sangkar tubuhnya. Bila dia menemukan jalan, dia akan 
melarikan diri dan kembali ke asalnya. Bila kalian dengan kekuatan kalian dapat 
mengendalikan ego dan membebaskan rohmu, pada saat itu kalian akan bisa 
mengontrol kekuatan roh sehingga dia tidak dapat melarikan diri. Pada saat itu 
kalian dapat melakukan suatu keajaiban dengan roh kalian.
   
  Beberapa waktu yang lalu, di mana-mana kalian dapat menemukan para Wali yang 
menggunakan kekuatan spiritualnya yang tidak bisa ditiru di masa sekarang. Ada 
Wali yang dapat menggunakan sabuknya untuk memanggil orang yang tinggal sangat 
jauh darinya, dan dia dapat melakukannya di depan ratusan orang yang duduk di 
sekitarnya. Bagaimana dia mengirim pesan kepada seseorang yang berjarak 3 atau 
4 jam perjalanan dengan mobil? Wali itu cukup mengangkat sabuknya, 
meletakkannya di dekat telinganya dan berkata, “Hallo? Bapak Anu dan Anu dan 
seterusnya, datanglah, kami menanti kedatanganmu!” Setelah tiga atau empat jam 
kemudian, mereka mengetuk pintu lalu masuk dan berkata kepada orang-orang bahwa 
dia telah menerima panggilan dari Syaikh agar datang ke tempat itu.
   
  Banyak sekali hal yang dapat dilakukan para Wali, sebab ego mereka berada 
dalam kendali mereka. Bila roh bisa mengontrol ego, kalian dapat melakukan apa 
saja, tetapi sebaliknya bila ego yang menguasai roh, kalian tidak bisa 
melakukan apa-apa. Kalian harus selalu menjadi tempat sampah bagi ummat 
manusia. Jangan takut untuk menanggung beban mereka. Ambil dan lakukanlah. Jika 
kalian mengambilnya, Allah I akan memberimu kekuatan yang lebih banyak. Jika 
kalian tidak mau menanggung beban mereka, kalian tidak akan mempunyai cahaya 
dalam hati. Kalian harus menjadi orang yang mau menanggung beban. Ada seorang 
Wali yang berdo’a kepada Tuhannya, “Wahai Tuhanku! Jadikanlah tubuhku seluas 
neraka-Mu, dan masukkan diriku sendiri ke dalamnya, dan biarkan semua orang 
berada di luar. 
   
  Aku mengorbankan diriku untuk keuntungan hamba-hamba-Mu yang tidak bersalah. 
Mereka tidak bersalah sebab mereka mempunyai ego yang membebani mereka. Jika 
mereka tidak mempunyai ego, mereka semua akan seperti malaikat. Setiap orang 
mempunyai ego. Egolah yang mengendalikan dirimu dan membuatmu berkelakuan 
buruk.  Kalian semua harus menjadi contoh bagi masyarakat luar agar orang-orang 
berdatangan ke dalam asosiasi kita setelah mereka melihatmu dan menghargai 
sikap dan tingkah lakumu yang baik. Bila mereka melihat kalian bersikap buruk, 
bagaimana mereka akan datang ke dalam asosiasi ini? Mereka tidak akan datang. 
Bagaimana mendapatkan perilaku yang baik? Yaitu dengan meninggalkan perangai 
buruk dan amarah. Jangan tunjukkan kemarahanmu, baik di rumah maupun di luar 
rumahmu. 
   
  Jangan hiraukan bila istrimu berteriak kepadamu. Biarkan dia teriak, apa yang 
akan terjadi? Pada akhirnya, dia akan kelelahan dan berhenti sendiri. Begitu 
dengan pria—untuk mereka kita harus menggunakan ekspresi yang lain daripada 
‘teriak’, karena mereka kan laki-laki! Kalian akan menggonggong dan istrimu 
tidak menghiraukanmu, sehingga kalian akan merasa muak dan berhenti sendiri. 
Tetapi setan tidak pernah membiarkan orang marah kecuali yang lain juga marah, 
sehingga mereka saling berkelahi. Oleh karena itu bila salah seorang berteriak, 
maka yang lain tidak perlu mendengarkan. Ini juga harus diterapkan di 
masyarakat luas. Berusahalah untuk meredam kemarahanmu.
   
  Suatu hari Saya bersama Maulana Syaikh Nazhim k di Madinah. Di masa itu, 
Maulana Syaikh Nazhim k biasa membawa rombongan haji dari Siprus. Beliau 
mengajak mereka ke pasar untuk membeli tasbih. Setelah mereka membeli tasbih, 
Maulana juga meminta sebuah tasbih untuk dirinya sendiri. Pedagang itu 
menunjukkan beberapa tasbih kepadanya, lalu Maulana berkata, “Lupakan saja, 
kamu bisa memberi potongan harga untuk Saya.” Pedagang itu tidak mengeluarkan 
satu umpatan pun kepada Maulana, Maulana bahkan tidak membuka mulutnya. Beliau 
menjaga agar amarahnya tidak keluar. Kemudian setelah beliau pergi ke jalan, 
kami melihat seseorang mendatangi Syaikh dengan tasbih yang identik di 
tangannya. Dia memberikannya kepada Syaikh dengan mengatakan, “Ini hadiah dari 
Saya,” tak seorang pun yang tahu siapa dia dan dari mana asalnya, dia lalu 
menghilang secepat dia muncul. 
   
  Bila kalian menjaga amarahmu, Allah I akan memberi pahala kepadamu. Jangan 
mencoba mendapatkan hakmu dengan cara memaksa. Allah I berfirman dalam 
al-Qur’an, “Fa man ‘afa wa aslaha, fa ajruhu ‘alallaah” (as-Syura 40), “Barang 
siapa yang memaafkan dan berbuat baik maka dia akan mendapat pahala dari Allah 
I.” Ini lebih baik daripada kalian mengambil hakmu dengan tanganmu 
sendiri—lewat pengadilan, misalnya.
   
  Persiapkan dirimu, ini adalah bulan Rajab, jangan meninggalkan satu shalat 
pun. Jika kalian melewati shalat di siang hari usahakan untuk mengerjakannya di 
malam hari ketika kalian sudah tiba di rumah sebelum tidur. Cobalah untuk 
mengucapkan “Allah” dalam hatimu 1.500 kali sehari. Jika kalian lebih suka 
mengucapkannya dengan lidah, lakukanlah dengan cara itu. Ucapkan juga 
“Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadiw wa ‘alaa aali Muhammadiw wa sallim” 100 
kali sehari. Insya Allah ini akan memberimu kekuatan di bulan Rajab dan 
mempersiapkan dirimu di bulan Sya’ban, di mana ada tugas lain yang akan kita 
bahas di kemudian hari, insya Allah. 
   
  Seluruh Wali menunggu kedatangan Imam Mahdi u dan Nabi ‘Isa u di bulan ini. 
Seluruh Wali menanti untuk mengetahuinya, dan sebagian besar pengikut mereka 
akan diberitahu mengenai hal ini pada tanggal 15 Sya’ban. Setiap orang harus 
mempersiapkan diri mereka untuk peristiwa besar di dunia ini. Komunisme sudah 
berakhir, setiap orang berpihak kepada Amerika. Mereka berpikir bahwa tidak 
akan ada lagi perang di dunia ini, perdamaian akan terjadi di mana-mana. 
Tiba-tiba seseorang yang gila datang dan menekan tombol, lalu dimulailah Perang 
Dunia Ketiga. Segera setelah peristiwa ini terjadi, Imam Mahdi as akan datang, 
kemudian Nabi ‘Isa as turun dari surga.
   
  Ibadah Haji pada tahun terakhir ini adalah salah satu ibadah haji terbesar 
yang dilaksanakan di abad ini. Imam Mahdi u berada di sana, begitu pula dengan 
124.000 Wali dan 124.000 Rasul di berkumpul di Padang ‘Arafah. Oleh sebab itu 
persiapkan dirimu untuk suatu peristiwa besar yang akan segera muncul di 
permukaan bumi. Jangan berpikir bahwa dunia ini akan berlangsung lama dan kita 
masih memiliki tahun-tahun yang panjang di depan kita. Kita sudah sangat dekat 
dengan akhir dunia ini dan segera menuju ke Akhirat.
   
  Kita tidak akan memandang ibadah orang lain dengan sikap tidak setuju, kita 
hanyalah sebuah kelompok yang mengharapkan kedatangan Imam Mahdi u dan Nabi 
‘Isa u dengan segera. Kita berada di jalur yang benar. Kita telah bertemu 
mereka. Kita telah mengambil bay’at dari mereka dan menerima mereka baik secara 
fisik maupun spiritual melalui kekuatan Grandsyaikh. Apa yang Saya katakan 
kepada kalian adalah menurut pandangan spiritual yang nyata, tidak samar atau 
berbayangan. Imam Mahdi u dan Nabi ‘Isa u berada di antara kalian. Setiap 
asosiasi, baik di sini maupun di Chicago atau Montreal, New York dan New 
Meksiko, diselenggarakan atas nama Guru kita yang berhubungan langsung dengan 
Imam Mahdi u dan Nabi ‘Isa u. Imam Mahdi as dan Nabi ‘Isa as pasti hadir dalam 
semua pertemuan itu, paling tidak untuk melihat kalian, kemudian pergi. 
Kadang-kadang mereka ikut duduk, kadang-kadang mereka hanya melihat lalu pergi, 
dan kadang mereka melihat dari tempat di mana mereka berada. 
   
  Asosiasi ini adalah satu-satunya asosiasi di dunia yang didukung oleh Imam 
Mahdi as dan Nabi ‘Isa as, tidak hanya di Amerika tetapi di semua tempat di 
mana asosiasi ini diselenggarakan atas nama mereka. Tempat-tempat lain di mana 
orang berkumpul bersama—baik di sinagoga, gereja, atau kelompok Sufi yang 
lain—tidak dapat memperoleh cahaya seperti yang kalian dapatkan dalam asosiasi 
ini. Kalian akan melihat diri kalian dalam jumlah yang kecil karena bintang 
yang bersinar tidak banyak jumlahnya, dan kalian akan menjadi bintang dalam 
kegelapan malam bagi ummat manusia. Itulah sebabnya Maulana Syaikh Nazhim 
mempersiapkan dirimu dan itulah sebabnya beliau mengirim kita ke abad ini, 
yaitu untuk membangunkan orang-orang di abad ini dan memperingatkan mereka 
untuk melihat ke depan kepada Imam Mahdi as dan Nabi ‘Isa as. 
   
  Insya Allah, beberapa di antara kalian akan menerima bay’at dari mereka 
berdua di dalam mimpimu. Hal ini memerlukan beberapa kemajuan dalam dirimu, 
yaitu dalam membaca wirid yang diberikan oleh Maulana Syaikh Nazhim tanpa 
meninggalkannya satu malam pun. Setelah itu insya Allah, kalian akan bertemu 
dengan mereka secara fisik, dan kita memohon kepada Allah I agar hal itu akan 
segera terjadi. 
   
  Wa min Allah at Tawfiq
   
  wassalam, arief hamdani
www.mevlanasufi.blogspot.com
HP. 0816 830 748

                
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke