"Ma'lisy mas, jualan nasi uduk"
Nasi uduk tak terlalu istimewa buat kita. Tiap orang Indonesia pastilah tahu
nasi uduk. Nasi yang dibuat bersama bumbu dan diolah sedemikian rupa, dan
ditemani lauk telur, sedikit lalapan timun segar, dan taburan bawang goreng
yang renyah. Hmmm.....sedap (jadi pengeeennnn)
Minggu pagi di Kairo diisi suara ketukan yang keras, ternyata ada yang
datang. "Ma'lisy mas, jualan nasi uduk."
"Ooh, ma'lisy mas, tadi sini semua sudah sarapan."
"Trus yang ada orang Indonesianya mana lagi, Tadz?"
"Itu di sebelah ada satu rumah lagi."
Kujelaskan cuma ada satu rumah lagi yang dihuni mahasiswa Indonesia.
Sebenarnya satu lantai ada 3 flat yang dihuni mahasiswa Indonesia, tapi karena
tetangga depanku -yang rumahnya jadi sekretariat salah satu pondok di Jombang-
sudah terlebih dahulu dihampiri, akhirnya aku menunjukkan rumah Jajang,
tetangga sebelah.
Aku tidak tertarik dengan nasi uduknya. Tapi pada penjajanya itulah. Diiringi
dengan senyum, mengenakan hem pendek, dan memakai handphone berheadset, yang
harganya agak lumayan. Di negri sendiri, yang aku tahu penjaja makanan keliling
malah lebih rendah derajat ekonominya dibanding konsumen. Tapi di Kairo
mahasiswa yang kreatif bekerja, seperti membuat makanan bisa langsung mendadak
kaya setelah sebulan mendapatkan hasil. Ada juga beberapa kenalan yang menekuni
usaha home industry, yaitu membuat tempe, tahu, kue, sampai kerupuk. Jangan
dikira mereka adalah mahasiswa yang melarat, hanya sebulan dua kali buat tempe,
bisa buat hidup sebulan plus biaya rokok dan pulsa. tak ada yang menganggap
mereka itu mahasiswa kere. Teman-teman malah memanggil dengan sebutan juragan
tempe, tahu, atau juragan kerupuk, dsb.
Menilik dengan gawean mahasiswa yang bermacam-macam, ada-ada saja yang dapat
menghasilkan uang. Mulai dari usaha travel, restoran (rumah makan), warnet,
jualan makanan, sampai-sampai usaha penyewaan sound sysytem, rental mobil,
motor, handycam, kamera digital, dsb. Merebaknya bisnispribadi ini tentu saja
akan mendatangkan pound-pound bagi juragan. Orientasi meraup pound ini memang
bisa dikatakan normal, tetapi bukannya tidak bermasalah. Usaha rental handycam
dan kamera digital misalnya, akhir-akhir ini hampir semua pemilik handycam
menyewakan barangnya, dengan penawaran per hari/ cd, dan akan dirampungkan
editingnya sampai rampung menjadi cd. Padahal, untuk acara pribadi, seperti
ulang tahun, rihlah, boleh meminjam, tetapi saat yang mengajukan permohonan
adalah lembaga, sang pemilik langsung pasang sinyal for rent. Apa ini sebuah
klise mahasiswa yang memandang organisasi adalah lumbung harta? Entahlah. Aku
terlalu awam memikirkan cara berpikir hubungan manusia yang
terlalu kompleks.
Kembali ke penjual nasi uduk tadi. Kenapa ia rela melewatkan senyum mentari
pagi untuk menjajakan nasi uduk door to door? Kenapa ia tak membuka restoran
saja? Nampaknya ia terlalu yakin, nasi uduk akan banyak diminati mahasiswa.
Mengingat tak dicantumkannya hidangan nasi uduk dalam daftar menu
restoran-restoran Indonesia di Kairo. Padahal jumlah restoran Indonesia di
Kairo tak bisa dibilang sedikit. Dan tampaknya sang penjual nasi uduk tak
bercita-cita mendirikan restoran sendiri, mengingat modal yang dibutuhkan Masya
Allah jumlahnya. Walhasil, usaha pribadi, modal pribadi, keuntungan pribadi,
dan kebanggan pribadi.
Begitulah cara berpikir mahasiswa, potret realita kehidupan mahasiswa.
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/WktRrD/lOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/