Fanatis Brutal
Anda tahu kenapa supporter persebaya dengan sebutan yang begitu popular
dengan istilah bonek membakar dan merusak beberapa tempat di stadion beberapa
hari yang lalu? Tentunya kita hanya bisa mengira-ngira sebab-sebab yang melatar
belakangi semua itu, dalam tulisan ini tidak akan mengupas hal itu, namun hanya
ingin mengajak pembaca pada pembahasan tentang fanatisme dalam diri kita.
Kepercayaan yang terlalu kuat terhadap sesuatu, baik dalam agama, politik,
kelompok, bahkan pada klub sepakbola, sering menimbulkan kerugian terhadap
pihak yang lain, dalam agama tentu kita sering fanatis terhadap agama kita dan
selalu mengatakan yang terbaik di banding yang lain, dan ketika agama kita
berhadapan dengan agama lain, kita tak jauh bedanya dengan bonek yang menonton
persebaya tanding dengan lawan mainnya, bahkan terkadang diantara kita ada yang
memakai peledak atas nama agama, atau bahkan dengan ungkapan yang biasa dipakai
oleh para bonek mania terhadap supporter yang lain.
Hal demikian tentunya tidak kita sadari bahkan kita akan kebakaran jenggot
ketika mendapatkan kritik dari orang lain, mungkin rasa terlalu bangga menempel
pada diri kita sehingga beranggapan orang lain lebih rendah dari kita, padahal
kalau kita lihat ajaran agama Islam kita diharapkan agar memandang orang lain
sama dengan kita, bahwa mereka juga makhluq Allah, dan kita hanya boleh
mengatakan mereka lebih rendah atau lebih tinggi dari kita, dengan ukuran yang
telah ditentukan oleh Sang Esa. Namun terkadang kita tidak obyektif untuk
memahami aturan yang ada, sedemikian sehingga kita menjustifikasi orang lain,
kelompok lain, atau bahkan agama lain, dengan ke egoisan dan rasa fanatisme
yang terlalu berlebihan.
Orang-orang yang fanatis buta atau bahkan sampai fanatis brutal, biasanya
dari mereka yang tak mau berfikir dengan akalnya, mereka hanya menjadi pemuas
dari hawa nafsu mereka, atau hanya taklid buta terhadap orang yang menjadi
pimpinan mereka, dan cenderung merasa benar atas segala apa yang dikatakan
pemimpinya, meski terkadang hal itu jelas bertentangan dengan hukum sosial
bahkan hukum agama, itu dalam kancah sesama manusia.
Sekarang kita masuk pada kelompok dalam satu agama, sudah kita tahu bahwa
semua agama yang ada, telah terkotak-kotak menjadi puluhan bagian yang berbeda,
yahudi, kristen, dan juga Islam, sering kita jumpai dalam kelompok-kelompok itu
akan menganggap salah terhadap apapun yang dilakukan oleh kelompok lain, dan
bahkan mengambil hak tuhan untuk mengatakan kelompoknya yang paling benar dan
selain kelompoknya adalah, kafir, murtad, sesat, dan sebagainya. Tentunya jika
kita menjadi warga kecil dari kelompok itu akan setuju dengan apa yang
dikatakan pemimpinya, meskipun harus membunuh sesama saudara seagama, dan
memposisikan kelompok lain pada target untuk dihancurkan,
Coba kita lihat perang saudara antara syiah dan sunni di Irak, kenapa juga
saudi tidak membantu hizbullah, yang sama-sama islam dan arab, mungkin juga
karena saudi yang mayoritas wahabi menganggap hisbullah yang beraliran syiah
bukan orang Islam, begitu pula Iran yang beraliran Mayoritas syiah, Kenapa
pemerntah lebanon juga lambat, bukankah warga hisbullah juga orang lebanon
sendiri, yahudi zionis yang menjelma menjadi negara israel begitu fanatis
brutal akan Agama dan harga diri mereka, dan menganggap selain yahudi adalah
rendah, mereka merasa orang-orang pilihan tuhan, syiah pun tak kalah dengan
yahudi dalam fanatisnya, namun sayangnya syiah tak bisa menjelma lebanon, sebab
orang islam dilebanon hanya 50 %, belum lagi yang bukan syiah, mungkin syiah
akan bisa menjelma pada negara Iran. Wahabi akan menjelma saudi arabia, Sunni
akan menjelma Mesir. kalau Indonesia adalah jelmaan dari semuanya.
Sebagian orang syiah berpendapat orang sunni adalah kafir dan halal darahnya,
sebagian orang sunni berpendapat syiah adalah sesat karena tidak mengakui
kekhalifahan abu bakar, umar, dan ustman, bahkan syiah berpendapat bahwa jibril
salah alamat ketika memberikan wahyu yang seharusnya untuk Ali RA. Wahabi pun
berpendapat kelompoknya yang paling otentik dan kelompok lain adalah penuh
bid,ah dan sesat, bahkan syiah berpendapat bahwa wahabi adalah najis.dan masih
banyak kata-kata seperti itu pada buku-buku karangan para fanatis buta terhadap
kelompoknya.
Anda jangan terburu-buru menjadi fanatis brutal, sebelum anda berfikir,
apakah anda termasuk orang yang lebih baik, atau bahkan paling baik dari muslim
yang lain, adakah jaminan bahwa surga hanya untuk anda, atau kelompok anda?
ataukah surga untuk siapa saja yang beriman kepada Allah. Mari kita teliti diri
kita apakah sudah masuk pada kategori dibawah ini:
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi
Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang
sabar. QS : Ali Imron (3):142
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian
mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka
dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan
gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu".QS :
Fushilat (41): 30
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga;
mereka kekal di dalamnya QS : Al Baqarah (2): 82
Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita
sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka
tidak dianiaya walau sedikitpun.QS : An Nisa (4):124
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami
tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar
kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di
dalamnya.QS : Al Araf (7);42
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan
merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni
syurga; mereka kekal di dalamnya. QS : Huud (11):23
Maka datanglah sesudah mereka, pengganti yang menyia-nyiakan shalat dan
memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali
orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk
syurga dan tidak dianiaya sedikitpun, QS : Maryam (19): 59-60
Itulah beberapa ayat yang perlu kita pahami, dan masih banyak ayat-ayat yang
lain yang belum saya sebutkan, akan tetapi memang kita masih kurang biasa dan
bahkan malas memahami Al quran dengan kemampuan kita sendiri, kita lebih suka
jadi pengikut yang buta, kalaupun pimpinan kita melakukan kesalahan kita pun
tetap menganggapnya itu benar, dan akan kebakaran jenggot jika ada orang yang
membenarkannya, hal semacam itu marak di Indonesia dan di dunia muslim pada
umumnya.
Semoga kita menjadi muslim yang berfikir bukan saja menjadi pengikut yang
buta akan kebenaran yang semestinya apalagi menjadi pengikut yang fanatik
brutal, hingga anarkis terhadap orang yang berbeda dengan kita.
Alliem,
Sabtu, 09 September 2006
Berusaha tidak fanatis brutal
Kunjungi
http://www.muallim.tk
kritik anda harapan kami
---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.
[Non-text portions of this message have been removed]
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/