---------------------------------
    
  From:  [EMAIL PROTECTED]
To:  [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED],[EMAIL PROTECTED]
CC:  "Machfudz Noor" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:  Fw: [muhibbun_naqsybandi] Fwd: Subject: MISTERI TERBELAHNYA BULAN.
Date:  15-Sep-2006 11:13:33 ZE7
>
Semoga menambah ketebalan iman kita, amin ya robbal alamin
>
 Forwarded by TEGUH CAHYONO/PARTS/UNITED_TRACTORS on 15/09/2006 11:10-
>
>              suparmono dasirun <[EMAIL PROTECTED]>
>              Sent by: [EMAIL PROTECTED]
>              13/09/2006 06:53
>                                  Please respond to
>                         [EMAIL PROTECTED]
>                                                                          To
>          NAQSHABANDI HAQQANI <[EMAIL PROTECTED]>
>                                                                          cc
   Subject  [muhibbun_naqsybandi] Fwd: Subject: MISTERI TERBELAHNYA BULAN.

 DARI MILIS KELUARGA. BARANGKALI DPT JADI RUJUKAN DENGAN SOHBET MAWLANA  HISHAM 
 DI JAKARTA & CIKRETEK.
>
Allah SWT berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat,dan bulan 
puntelahterbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)"
>
Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul 
Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah 
ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ? 
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut :

  Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah.Sejak beberapa waktu 
lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para 
peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan 
muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputarmukjizat ilmiah dari 
Al-Qur'an.
>
Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiridan bertanya, "Wahai Tuan, 
apakah menurut anda ayat yang berbunyi "Telah dekat hariqiamat dan bulan pun 
telah terbelah" mengandung mukjizat secara ilmiah? Maka saya menjawabnya: 
"Tidak, sebab kehebatan ilmiah dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, 
sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak 
bisa menjangkaunya. Dan tentangterbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang 
terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam sebagai 
pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. 
Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap 
orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan 
hadits-hadits Rasulullah SAW, maka tentulah kamipara muslimin di zaman ini 
tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di 
dalam Al-Qur'an dansunnah-sunnah Rasulullah  shallallahu alaihi
 wassalam. Dan memang Allah ta'alaa benar-benar Mahaberkuasa atas segala 
sesuatu".

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah SAW 
membelah bulan. Kisah itu adalah di masa sebelum hijrah dari Mekah 
Al-Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad,kalau 
engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang 
bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok) ?" 
Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan ?" Mereka menjawab: "Coba 
belahlah bulan ...." Maka Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa 
kepada Allah SWT agar menolongnya. Maka Allah SWT memberitahu Muhammad SAW agar 
mengarahkan telunjuknya ke bulan.Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke 
bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta 
orang-orang musyrik pun berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir 
kami!".Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja 
"menyihir" orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang 
yang
 tidak ada ditempat itu. Mereka lantas menunggu-nunggu orang-orang yang akan 
pulang dari perjalanan. Orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas 
kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang 
rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang 
musyrik pun bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?". 
Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan 
terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu 
kembali...!! !".
Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir 
(ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: "Sungguh, telah dekat 
hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran 
Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, "Ini adalah sihir yang 
terus-menerus" , danmereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. 
Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ....." sampai akhir surat Al-Qamar.

"Ini adalah kisah nyata", demikian kata Prof. Dr.Zaghlul Al-Najar. Dan setelah 
selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdirilah 
seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, "Aku Daud 
Musa Pitkhok, ketua Al-HizbAl-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku 
menambahkan? " Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: "Dipersilahkan dengan 
senang hati."
Daud Musa Pitkhok berkata, "Aku pernah menelitiagama-agama (sebelum menjadi 
muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah 
makna-makna Al-Qur'an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan 
aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka 
terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata 
Al-Qamar. Dan aku pun membacanya:"Telah dekat hariqiamat dan bulan pun telah 
terbelah.... ..." Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah 
mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan 
macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari 
membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri denganurusan kehidupan 
sehari-hari. Akan tetapi Allah-lah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasan 
hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.
Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah 
diskusi hangat antara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa 
AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu 
besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa. Dan diantara diskusi 
tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana 
perjalanan antariksa kebulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 
100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, 
"Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk 
bisa mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak 
semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari 
kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat 
hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta 
dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan
 memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, "Hakikat 
apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya?" Mereka 
menjawab, "Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu 
kala, kemudian menyatu kembali.!!!" Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian 
bisa yakin akan hal itu?" Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari 
batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam 
(perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan 
mereka mengatakan, "Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang 
bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali". Mendengar paparan itu, ketua 
Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, "Maka aku pun turun dari kursi dan 
berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad 
sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah 
mengolok-olok AS untukmengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar
 lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!!"".

Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah ... (aku pun bergumam), "Maka, aku 
pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca surat Al-Qamar, dan... saat 
itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.


Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq

ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL'AALAMIIN

Sebarkan kepada kaum muslimin dan muslimat yg anda
kenal... Sungguh
suatu
pencarahan yg bermanfaat bagi kita semua...alhamdulillah.





                
---------------------------------
To help you stay safe and secure online, we've developed the all new Yahoo! 
Security Centre.

[Non-text portions of this message have been removed]



______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke