Metode Shalat Khusyu'
Syekh Ahmad Musthafa Maraghi mengemukakan dalam kitab tafsirnya tiga cara
melaksanakan shalat khusyu':
Pertama, memahami dan merenungkan (*tadabbur*) setiap bacaan shalat, tidak
hanya makna luarnya saja, tetapi juga setiap rahasia dan kandungan
hikmahnya, sebagaimana firman Allah SWT: "Apakah mereka tidak men-*tadabburi
* kandungan Al-Qur'an ataukah hati mereka terkunci?" 21
Kedua, mengingat Allah (dzikir) dan merasa takut akan balasan-Nya sehingga
bersungguh-sungguh ketika menghadap-Nya. Firman Allah: "Dirikanlah olehmu
shalat untuk mengingat-Ku." 22
Ketiga, menghindari pikiran yang macam-macam selain shalat. Karena shalat
merupakan hubungan batin dengan Allah SWT. Bahkan para ulama berkata,
"Shalat tanpa khusyu' seperti jasad tanpa ruh." 23
Untuk meraih shalat khusyu', kita harus memperhatikan beberapa hal, antara
lain:
1. Memahami urgensi dan fungsi shalat.
Banyak orang Islam yang melaksanakan shalat bukan sebagai kebutuhan tapi
sebagai kewajiban yang membebani dirinya. Oleh sebab itu, langkah pertama
agar khusyu' dalam shalat ialah memahami fungsi dan keutamaan kita
melaksanakannya. Beberapa ayat menjelaskan keutamaan memelihara shalat.
Firman Allah SWT:
"Dan orang-orang yang memelihara shalatnya, mereka itulah orang-orang yang
akan me-warisi. Yaitu akan memperoleh surga Firdaus dan mereka akan kekal di
dalamnya." 24
Rasulullah SAW menjelaskan tentang shalat, sabdanya: "Barangsiapa yang
memelihara shalat, maka ia akan mendapat cahaya, petunjuk, dan kebahagiaan
pada Hari Kiamat. Dan barangsiapa yang tidak memeliharanya, maka tidak ada
baginya cahaya, petunjuk, dan kebahagiaan pada Hari Kiamat. Mereka bersama
Qarun, Fir'aun, Haman, dan Ubay Ibn Khalaf (para pemimpin kafir)." 25
Agar kita dapat merasakan shalat sebagai kebutuhan, bukan sebagai beban, ada
baiknya kita mempelajari hikmah di balik pelaksanaan dan gerakan shalat
terhadap kesehatan jasmani dan rohani. Sebagaimana yang dibahas Profesor
Saboe dalam bukunya, "Shalat dan Kesehatan" dengan pendekatan medis.
Misalnya, ketika duduk *tumaninah* dengan jari kaki dilipatkan, akan menekan
seluruh saraf yang berhubungan dengan otak, mata dan bagian vital lainnya,
sehingga berpengaruh mengatasi beberapa penyakit.26
2. Mempelajari dan Menguasai Fiqh Shalat secara Keseluruhan.
Salah satu sebab kekhusyu'an terganggu ialah kurangnya menguasai teori dan
praktek shalat. Padahal pelaksanaan shalat harus baik dan benar, sebagaimana
peringatan Rasulullah SAW, "Yang pertama dihisab dari seorang hamba pada
Hari Kiamat ialah shalat. Apabila shalatnya baik, maka baiklah seluruh
amalnya. Dan barangsiapa yang shalatnya buruk, maka buruk pula seluruh
amalnya." 27
Materi praktek shalat dan do'a shalat telah banyak dibahas dalam buku dan
kitab fiqh seperti "Tertib Shalat dan Do'a-do'a dalam Al-Qur'an" karya
Hussein Badjerei, "Pengajaran Shalat" karya A. Hassan, "Sifat Shalat Nabi"
karya Imam Al-Albany, "Risalah Shalat" karya Syekh Abdullah Bin Baz,
"Mengapa Do'a Tidak Terkabul?" karya Subhan Nurdin, dan lain-lain yang
berdasarkan dalil shahih dan kuat. Di samping penguasaan do'a dan bacaannya,
juga perlu dipahami setiap makna bacaan shalat karena shalat adalah do'a
(permohonan). Bila kita memohon tanpa mengerti isi permohonan itu, tentu
kurang sempurna.
3. Membersihkan Hati dan Pikiran dari Perkara yang Mengganggu Kekhusyu'an.
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa pengertian khusyu' lebih ditekankan pada
perbuatan hati. Hal ini dapat terwujud dengan beberapa cara, di antaranya:
* Menyadari bahwa kita sedang menghadap Allah SWT Yang Maha Mengetahui
segala sesuatu termasuk bisikan hati yang tersembunyi sekalipun. Firman
Allah SWT: "Dan pada Allah-lah kunci-kunci ghaib. Tak ada yang mengetahui
apa yang di daratan dan di lautan. Tiada sehelai daun pun yang gugur
melainkan Dia mengawasinya. Dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan
bumi atau basah dan kering melainkan tertulis dalam kitab yang nyata." 28
* Merenungi kata demi kata setiap bacaan shalat sehingga menyentuh
perasaan batin yang paling dalam, sebagaimana firman Allah SWT:
"Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik yaitu Al-Qur'an yang
serupa lagi berulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada
Tuhan-nya, kemudian menjadi tenang, kulit dan hati mereka di waktu mengingat
Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa saja yang
dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada
baginya penolong." 29
* Bertekad dalam hati bahwa shalat yang sedang kita laksanakan harus
sempurna sehingga akan dijalankan dengan sungguh-sungguh karena merasa takut
tidak bisa melaksanakannya kembali. Firman Allah:
"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya sendiri yang ia menghadapkan diri
kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu
berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian pada Hari Kiamat.
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." 30
* Memusatkan perhatian hanya pada bacaan shalat. Jika konsentrasi mulai
kabur maka ingatlah bahwa kita sedang menghadap Allah. Inilah di antaranya
fungsi takbir dalam setiap gerakan shalat, yaitu mengingatkan kita bahwa
tidak ada satu pun masalah yang besar selain kekhusyuan kita menghadap Allah
dalam shalat.
* Bersikap tenang, *tumaninah*, dan tidak terburu-buru. Karenanya, bila
terlintas dalam hati kita bisikan setan, misalnya, "Percepatlah shalatmu
karena si fulan tengah menantimu, dia lebih penting, cepatlah!" Maka diamlah
dan katakanlah dalam hati "*Allahu Akbar*!"
SESEORANG AKAN MERAIH KEKUATAN DAN HIKMAH DARI ALLAH JIKA KHUSYUK DALAM
SHALAT. LEBIH LENGKAPNYA BACA "KEISTIMEWAAN SHALAT KHUSYUK, PENULIS: SUBHAN
NURDIN (ALUMNI TIMUR TENGAH), PENERBIT: QULTUMMEDIA. DAPATKAN SEGERA DI TOKO
BUKU GUNUNG AGUNG, GRAMEDIA ATAU TOKO BUKU LAINNYA.
On 9/12/06, agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sholat Khusyu'
>
> Setiap kali saya sholat selalu tidak bisa khusyu' banyak sekali yang
> tidak saya pikirkan muncul malah dipikiran sewaktu sholat. Bahkan ada
> teman bercerita saking tidak khusyu' waktu sholat, jika kehilangan
> kunci dia sholat setelah itu dia akan tahu dimana dia menaruh
> kuncinya.
>
> Pada satu kesempatan saya betanya pada bapak, bagaimana sih sholat
> biar khusyu' itu. Kata bapak, "sewaktu sholat taruh aja kepala."
> Maksudnya bagaimana pak, tanya saya. Jawab bapak, "Maksudnya pada
> waktu sholat jangan banyak berpikir."
>
> Wassalam,
> Agussyafii
> http://agussyafii.blogspot.com
>
>
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/