Kaum Pemuja Resep
   
  Tentunya setiap orang memiliki sebuah getaran rasa terhadap benda-benda 
disekitarnya, tak lepas terhadap lawan jenis manusia. Memang semua tak seindah 
cerita roman picisan yang kita baca, atau tak seindah film india yang kita 
pernah menontonnya, semua itu hanyalah pandangan subyektif yang jauh dari 
kebenaran. Dalam tulisan ini penulis tidak mengupas tentang cinta dan 
problematikanya, akan tetapi hanya sebatas meneropong keadaan hati kita yang 
mungkin membutuhkan ketenangan, keyakinan, keberanian, dan sebagainya.
   
  Hati yang selalu bergetar dan dalam getarannya menimbulkan perasaan yang 
selalu berbeda dalam setiap getarannya, saat ini gembira mungkin besok sedih 
dan lusa sudah lupa, semuanya seolah indah ditonton orang lain namun bagi para 
pelaku merasakan sesuatu yang sangat membingungkan, menjengkelkan, terkadang 
sampai sakit hati dan sebagainya, toh akhirnya hal itu akan menjadi bagian 
sejarah yang terkenang indah untuk anak cucu kita. Ingatlah firman Allah : “Dan 
bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis” QS: An Najm : 43
   
  Kebahagiaan adalah impian semua orang, meski kebahagiaan tak cukup terbeli 
dengan jumlah uang, namun bahagia dan tidaknya seseorang tergantung getaran 
hati yang ada dalam jiwanya, bukan hati dalam jasadnya, hati yang menjadi 
pemegang kebijakan dalam mengontrol gerak tubuh kita terkadang tergoda, 
tergiur, terfitnah, terasud, dan terobsesi hal-hal yang tak seharusnya dan 
mengakibatkan sikap yang berbeda. Memang manusia adalah makhluk yang lemah yang 
tak akan mampu menciptakan kebahagiaan, bahkan manusia tak mampu merebut 
kembali sesuatu yang telah dirampas oleh seekor lalat, bukankah itu menunjukkan 
kita lemah, apalagi membuat diri bahagia tentunya terlalu lemah.
   
  Sering mungkin kita mencoba untuk tetap tertawa dan memposisikan hati dalam 
keadaan stabil dalam bersikap terhadap segala keadaan, namun terkadang secara 
tiba-tiba kita harus menangis, harus jengkel, dan sebagainya, dan memang benar 
kita tak bisa menjadikan diri ini selalu tertawa. Hati yang bingung akan 
berpengaruh besar pada aktifitas kita sehari-hari dan terkadang sampai terlewat 
batas, alangkah bahagianya jika kita tahu obat untuk hati yang bingung, namun 
obat itu tak akan pernah bisa bereaksi jika kita tak bisa mengetahui penyakit 
yang ada.
   
  Sering kita mendengar orang berkata "tombo ati iku limo sak wernane .dls." 
(Obat untuk hati lima macamnya), namun terkadang kita seperti seorang pasien 
yang telah diberi resep oleh sang dokter untuk membeli obat dan meminumnya, 
akan tetapi kita terlalu asyik menyanyikan resep itu tanpa bergerak untuk 
membelinya sedikitpun. Coba lihat berapa banyak orang yang hafal lagu "tombo 
ati" namun kenapa hati mereka juga hati kita masih sering dihinggapi penyakit 
hasud, iri, dengki, benci, buruk sangka, sok suci, sombong, pamer, bangga diri, 
dan masih banyak penyakit-penyakit semacam itu.
   
  Berapapun jumlah kita menyebut resep dokter itu, tak akan mampu menyembuhkan 
penyakit yang kita derita, bahkan akan memperparah penyakit kita yang tertunda 
sembuhnya, begitu pula dengan lagu tombo ati, sebanyak apapun bahkan sampai 
bibir kita pecah-pecah kalau kita tidak melakukan resep itu pun akan percuma, 
untuk itu mari kita telitti diri kita adakah kita sudah mengobati hati kita 
yang kacau ini, ataukah kita masih menjadi pemuja resep kesehatan hati. 
   
  Moco Qur’an angen-angen sak maknane. Membaca Al Qur’an dengan bertadabbur 
atas makna-maknanya, penulis yakin kita sebagai umat islam selalu membaca al 
Qur’an tiap hari, kalaupun anda merasa tidak seperti itu, itu hanyalah ketidak 
tahuan anda, coba ingat-ingat apakah kita tiap hari membaca qur’an? Oke lah 
sambil anda berfikir akan saya sebutkan bacaan qur’an yang selalu anda baca 
setiap hari namun mungkin anda merasa tak membacanya, tiap hari anda akan 
membaca surat al Fatihah minimal sebanyak 17 kali, dan anda akan membaca 
Syahadat minimal 9 kali, membaca Allahu Akbar minimal 17 kali. Begitu pula 
mengucap salam minimal 17 kali. Apakah sudah ketemu jawabannya? Jika belum coba 
anda pikir-pikir apakah anda tidak membaca fatihah ketika sholat lima waktu. 
   
  Sering kita membaca Qur’an hanya saja kita tak pernah berusaha mengerti 
maksudnya, akhirnya apa yang kita baca hanya bagai suara burung yang tak 
bermakna, hanya keindahan saja yang kita dapati tanpa pengetahuan, namun itu 
juga sudah benar dan terhitung sebuah kebaikan dan layak mendapat point pahala 
per hurufnya,  namun efek untuk kita tidak ada, lalu bagaimana kita bisa 
memahami maknanya jika itu bahasa arab sedang kita orang Indonesia, apalagi 
tidak semua orang Indonesia bisa berbahasa arab? Menurut penulis hal itu bisa 
kita siasati terlebih zaman kita bukan zaman batu namun zaman technologi, dan 
tidak sedikit orang islam yang mampu membuat program al qur’an dengan 
terjemahannya dalam berbagai bahasa, untuk yang suka technologi, untuk yang 
masih nggak ngeh dengan technologi bisa dengan membeli Al Qur’an terjemah 
bahasa Indonesia, atau mengikuti pengajian tafsir baik langsung, lewat tivi, 
radio, dan media yang ada.
   
  Sholat wengi lakonono, lakukan sholat malam, maksudnya sholat tahajjud, 
sholat taubat, sholat hajat dan sebagainya, bukan sholat isya yang dilakukan 
diwaktu tengah malam, itu bukan menyembuhkan hati, hanya karena sifat malas 
yang berlebihan, hati kita adalah cermin yang perlu kita bersihkan debu-debu 
yang menutupinya agar bisa memantulkan cahaya yang terpancar dari Dzat yang 
Esa. Sifat manusia yang sering salah dan lupa adalah debu-debu dosa, semakin 
lama semakin tebal, terlebih kita tidak peka dan kurang merasa terhadap 
kebutaan hati kita. 
   
  Wongkang sholeh kumpulono, Berkumpullah dengan orang-orang sholeh, kenapa 
demikian, karena mileu atau lingkungan berpengaruh terhadap kejiwaan kita, hal 
demikian pernah dibuktikan banyak kalangan dengan uji coba, memasukkan orang 
baik kedalam penjara beberapa bulan, hasilnya orang baik itu pun menjadi 
berperilaku seperti para tahanan. Hal demikian searah dengan pemikiran imam 
azzarnuji pengarang ta'limul mutaalim, dalam memilih teman. 
    
  kudhu weteng ingkang luwe, Kurangi beban makanan di perut, atau puasa agar 
jiwa kita terlatih untuk sabar dan tidak terlalu berburu makanan. 
   
  Dzikir dalu ingkang suwe, banyak berdzikir diwaktu malam. 
   
  Begitulah sebagian resep yang selama ini kita puja, entah sampai kapan kita 
menjadi kaum pemuja resep.
   
  Alliem,
  Rabu, 27 September 2006
  Aku tak butuh resep, tapi butuh kesehatan hati
   


            Kunjungi
  http://www.muallim.tk
  kritik anda harapan kami








                        
---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small 
Business.

[Non-text portions of this message have been removed]



______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke