Pada masa Orde Lama pesantren disebut-sebut sebagai pendobrak revolusi Pada masa Orde Baru pesantren disebut-sebut sebagai agen pembangunan Pada masa Orde Reformasi pesantren disebut-sebut sebagai penebar toleransi
Apa yang terjadi denganmu pesantren? Kau tidak pernah menyebut dirimu sendiri Kau besar, gemuk, tapi dungu On 10/4/06, Alamsyah M. Dja'far <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kepada > Para Kolega > > Dengan hormat kami, Majalah Syir'ah, mengundang Anda > untuk menyaksikan talkshow "Islam Indonesia" di Public > Corner Metro TV, Kamis, 5 Oktober 2006, pukul > 14.30-15.00 WIB. > > Tema episode ke-2 "Belajar Toleransi dari Pesantren" > bersama narasumber Lily Zakiyah Munir dan Habib > Saggaf. > > Lily Zakiyah Munir adalah direktur Center for > Pesantren and Democracy Studies. Lily sudah cukup lama > bergelut dengan isu kepesantrenan di Tanah Air. > Gagasan yang pernah dia lontarkan adalah tentang > kembalinya jati diri pesantren. Pesantren, menurut > Lily, adalah institusi yang mesti terbebas dari > berbagai kepentingan luar. Di Indonesia, kata dia, > yang namanya santri itu besar di pesantren tanpa > agenda politik apa-apa. Hidup di pesantren adalah > untuk belajar agama 24 jam, dan terlibat dalam > kegiatan belajar-mengajar yang ada di dalamnya. > > Habib Saggaf, pengampu pesantren Al-'Ashriyah Nurul > Iman, Parung, Bogor. Nama lengkapnya Habib Saggaf bin > Mahdi bin Syeikh Abu Bakar. Dia pernah nyantri di > Pesantren Darul Hadits, Malang, Jawa Timur. Kini, dia > memimpin Pesantren Al-'Ashriyah Nurul Iman yang > santrinya tak kurang dari 9000 santri putra-putri. > Selain belajar ilmu agama dan umum, santrinya dididik > mandiri melalui praktik bercocok tanam dan memproduksi > roti. Habib Saggaf juga tipe orang yang mudah bergaul, > termasuk dengan kalangan non-Islam. Tak ayal kalau > beberapa bangunan yang berdiri di kompleks > pesantrennya adalah hasil donasi masyarakat yang bukan > cuma beragama Islam. > > Bagaimana pandangan mereka tentang pesantren dan > toleransi? Kenapa pesantren sempat dihinggapi isu > redikalisme bahkan terorisme? Bagaimana mengembalikan > citra pesantren yang sempat tercoreng itu? Inilah yang > coba dibahas dalam talk show. Kami sangat berterima > kasih jika Anda bersedia memberi saran dan kritik > untuk program ini. Kritik dan saran bisa dilayangkan > langsung ke Metro TV atau redaksi Syir'ah di: > [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] SMS. 0813 1400 > 1513. > > Salam > Majalah Syir'ah > > ----- > Talk Show Islam Indonesia akan berlangsung setiap > Kamis pukul 14.30 15.00 (selama Ramadhan) dan pukul > 15.30-16.00 WIB (reguler) selama 12 episode sejak > September-Desember 2006. > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > > > > > http://www.assyaukanie.com > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
