Ramadlân karîm... Maaf ya, komentar dikit. Setelah meng-klik alamat http://numesir.org/page.php?sahhe=news_view&id=47, saya justru tertarik untuk mengutip kalimat berikut:
Hamid, kader muda NU yang lebih dikenal sebagai tokoh seniman rasanya harus sedikit dipusingkan ketika selesai mempresentasikan makalahnya, kritik yang paling pedas yang disampaikan oleh para panelis ketika menyinggung tentang gaya bahasa dan EYD yang masih sangat rancau untuk ukuran makalah. dari keterangan editor bahasa mengatakan bahwa makalah yang di presentasikan ini belum di edit, makalah yang telah di edit tidak bisa dihadirkan karena ada gangguan teknis pada komputer sehingga tepat pada pada saat ini (menjelang diskusi-red) makalah yang telah di edit tidak bisa di hadirkan. Namun atas hal itu bukan menjadikan lesunya diskusi, justru dari situ pro-aktif semua peserta sangat dirasakan sehingga mampu membawa makalah Hamid ini mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh peserta diskusi yang memenuhi Ruang Tamu Sekretariat PCI-NU. ***** Saya setuju jika ada kritik pedas terhadap gaya bahasa dan EYD yang kacau (istilah lainnya: kalimat yatim piatu atau kalimat tak berkaki), sebab bagaimana bisa kita menikmati kalimat yang berseni atau bersastra jika demikian? Terlepas dari soal komputer yang error, hang, kemasukan virus, dll (alasan klasik yang saya juga sering mengalami), banyak keluhan bahwa kemampuan berbahasa Indonesia "sastrawan-seniman NU" rendah. Apa benar? Barangkali ini pula yang menyebabkan langkanya "sastrawan-seniman NU" masuk dalam jajaran "sastrawan-seniman Indonesia" :-). Salam, 'Ntis --- In [email protected], PCI-NU MESIR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Hamid menekankan bahwa ketergantungan sastra Islam terhadap ideologi agama merupakan sebab paling signifikan dalam keterbelakangan sastra Islam itu. Hamid juga menyinggung tentang dakwah Islam via sastra yang muncul di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Hamid mengungkapkan dakwah sastra ini dengan bahasa, "sastra sebagai kendaraan pembawa kebenaran". > > http://numesir.org/page.php?sahhe=news_view&id=47 > ================================================= > > acara dilanjutkan dengan wejangan dan kultum oleh Katib Syuriah PCINU Mesir, Ust. Fakhrudin Aziz, Lc. Beberapa poin penting yang disampaikan beliau diantaranya yaitu, bahwa bulan puasa sejatinya merupakan kesatuan antara dua dimensi kehidupan manusia; ibadah/spiritual dan sosial. Maka, pada bulan ini hendaknya kaum muslim bisa benar-benar menghayati sekaligus mengejawantahkan dua dimensi ini dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa merealisasikan kesalehan sosial yang menjadi karakteristik seorang muslim kamil. > > http://numesir.org/page.php?sahhe=news_view&id=46 > ============================================== > > Mungkin salah satu faktor yang disinyalir begitu dominan bagi kemunduran Islamic Studies di Timur adalah kentaranya pendekatan ideologis. Mengkaji Islam dalam kaca mata Islamic Studies ala Timur merupakan satu kajian yang jauh dari sentuhan-sentuhan kritis dan cenderung menutup rapat nuansa ilmiah. > > http://numesir.org/page.php?sahhe=artikel_view&id=32 ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
