Kritik atas "Hikmah Lebaran Kembar"
Saya pengen penjeasan dari mas arif dani "arief dani" [EMAIL PROTECTED] ,
yang menulis " Hikmah Lebaran Kembar" beberapa pertanyaan yang masih buram
dalam pemahaman saya.
idza taarodlo baina rukyah wal hisab qudima rukyah, ketika terjadi
pertentangan antara rukyah dan hisab, maka dimenangkan yang rukyah, apalagi
ketika jelas pandangan terganggu maka sesuai hadith yang anda kutip, kita harus
menyempurnakan ramadlan 30 hari, kemudian anda memberi penjelasan bahwa
( saya kutip tulisan anda ) ========>>>>
" Dari redaksional hadist diatas, jelas maksudnya adalah pada umumnya Puasa di
Bulan Ramadhan adalah selama 29 hari, dengan pengecualian jika tidak terlihat
Hilal pada tanggal 28 Bulan Ramadhan, maka Puasa Bulan Ramadhan digenapkan
menjadi 30 hari."
<<<=====
Pertanyaan saya, apakah waktu kemarin hilal terlihat? Jika tidak bukankah
harus 30
Bukankah alam berputar, dan ilmu astronomi bisa dipelajari, lalu kenapa
kemudian anda menginginkan Ramadan seperti jaman nabi yang sering 29 ketimbang
30 hari, nabi berpuasa 29 hari karena pada malam 30 melihat hilal, maka seperti
kaidah diatas, jika dalam hitungan hisab puasa 30 hari namun bulan udah muncul
duluan maka menjadi 29 hari,
Mas bulan hijriyah itu harinya 29 dan 30, kalau masehi 30 dan 31 hanya
februari yang kadang 29 kadang 28, begitu pula dalam hijriyah, porsinya itu
berimbang, jika anda pernah belajar falak bahwa juli dan agustus harinya 31,
seperti itu sya'ban dan Ramadan adalah 30, dan selain itu bergantian antara 29
dan 30
Anda mengatakan 10 tahun, tapi anda Cuma berkata 3 tahun terakhir, terlihat
logika anda nggak jelas dan nggak punya pengetahuan tentang astronomi, tolong
dijelaskan?
coba anda baca kembali tulisan anda
( saya kutip tulisan anda lagi ) ===============>>>
" Hal ini sejalan dengan pengalaman Nabi Muhammad SAAW sendiri, dimana selama
+/- 8 kali menjalani Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan dimasa hidup Beliau SAAW,
ternyata hanya satu kali Beliau SAAW melaksanakan Ibadah Puasa Ramdhan selama
30 hari, sedangkan sisanya Beliau SAAW melaksanakan Ibadah Puasa Ramdhan selama
29 hari.
Sebaliknya, jika diperhatikan selama 10 tahun terakhir ini, sebagian terbesar
pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadhan di Indonesia, yang ditetapkan oleh Pemerintah
RI, adalah selama 30 hari. Bahkan sejak 3 tahun terakhir jika didasari
penetapan Pemerintah RI , maka lamanya Bulan Ramadhan semuanya adalah 30 hari.
Padahal di dalam sistem Kalender Qomariyah (Kalender Bulan) pada umumnya jumlah
hari setiap bulannya adalah 29 hari, dan jarang sekali terjadi satu bulan
berjumlah 30 hari.
<<<<======
Konsekwensi Perbedaan 1 Syawal.
( tulisan anda )====>>>
Seluruh mazhab fiqih Islam bersepakat bahwasanya dilarang atau haram hukumnya
berpuasa di dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) dan beberapa hari tasrik.
Apabila ketentuan tentang keharaman berpuasa diatas diterapkan kedalam kasus
perbedaan penetapan 1 Syawal yang seringkali terjadi di Indonesia, maka bagi
umat Islam yang mengikuti penetapan 1 Syawal yang ditetapkan Pemerintah RI
(tanggal 24 Oktober 2006), berarti pada tanggal 23 Oktober 2006 masih menjalani
Ibadah Puasa yang ke 30 hari. Halmana jika ditinjau dari penetapan 1 Syawal
yang ditetapkan oleh PP.Muhammadiyah (23 Oktober 2006), maka bagi umat Islam
yang berpuasa pada tanggal 23 Oktober 2006 tersebut, hukumnya adalah haram
alias berbuat dosa.
Bayangkan saja, sudah lapar dan haus karena berpuasa, eeh balasannya malahan
dosa. Sebaliknya bagi umat Islam yang mengikuti penetapan 1 Syawal yang
ditetapkan oleh PP.Muhammadiyah (23 Oktober 2006), berarti pada tanggal 22
Oktober 2006 menjalani Ibadah Puasa yang ke 29 hari, dan tanggal 23 Oktober
2006 sudah tidak berpuasa lagi (Idul Fitri). Halmana jika ditinjau dari
penetapan 1 Syawal yang ditetapkan oleh Pemerintah RI (tanggal 24 Oktober
2006), maka bagi umat Islam yang sudah tidak berpuasa pada tanggal 23 Oktober
2006 tersebut, berarti Puasa Bulan Ramadhannya tidak sempurna karena kurang 1
hari puasa.
<<<<=======
Mas kalau hari raya 24 berarti 23 bukan hari raya, nah kalau hari raya 23
berarti 23 bukan puasa, asal punya dasar itu boleh, pemahaman anda mencerminkan
kebodohan anda memahami suatu masalah.
(tulisan anda)======>>>
Didalam Ilmu Ushul Fiqih terdapat sebuah kaedah yang memberikan pedoman
bagaimana seharusnya melakukan pilihan atas dua kemungkinan yang mempunyai
konsekwensi hukum yang berbeda, yaitu pilihan harus dijatuhkan pada yang
mendatangkan manfaat daripada yang mendatangkan kemudharatan, atau yang
mendatangkan kemudharatan yang lebih kecil daripada yang mendatangkan
kemudharatan yang lebih besar.
Apabila kaedah Ilmu Ushul Fiqih tersebut diterapkan pada kasus perbedaan
penetapan 1 Syawal diatas, maka pilihannya adalah lebih baik kurang puasa satu
hari daripada berpuasa tetapi haram. Sehingga bilamana ternyata yang benar
adalah 1 Syawal=24 Oktober 2006 (berpuasa selama 30 hari), maka bagi mereka
yang mengikuti 1 Syawal=23 Oktober 2006 (berpuasa 29 hari) dapat menambahkan
kekurangan puasanya selama 1 hari lagi (meng-qadha) . Artinya disini bahwa
untuk memperbaiki kekurangan puasa 1 hari itu berada didalam kemampuan
manusianya sendiri.
======>>>>
Pesan anda mulai tulisan diatas sampai akhir seharusnya anda sampaikan pada
departemen agama, bukan pada masyarakat umum, dan keliatanya anda mendukung
satu pihak dalam nuansa tulisan anda, serta memaksa logika anda untuk
membenarkan satu pihak dan menyalahkan pihak lain, dan sangat jelas sekali dari
uraian anda, bahwa anda tidak mengerti falak atau astronomi, bahwa adanya hisab
dan rukyah adalah satu bagian bukan terpisah, orang yang mau rukyah pun memakai
hisab untuk melihat bulan berada di derajat mana? Pukul berapa? Arah mana?
Berapa lama bulan nampak? Nah kalau masih gagal maka ngikut kaidah yang saya
sebut diatas.
Cukup itu dulu kritik saya, semoga bermanfaat
makasih
----====o0o===----
Kunjungi
http://www.muallim.tk
Kritikmu harapanku
Ngobrol bareng aku, silahkan gabung di
http://tech.groups.yahoo.com/group/kang_guru/
Bersama menuju bahagia
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited Try it today.
[Non-text portions of this message have been removed]
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/