tanggapan sampeyan2 sah2 saja mengenai Mas Ulil, Jika memang beliau salah, semoga Allah memberikan peringatan dan hidayah padanya agar kembali kejalan yg diridhoiNYA. Alangkah baiknya, sebelum kita mengoreksi orang lain, kita koreksi diri kita sendiri apa sejalan dgn Islam yg kita gambarkan. Islam mengajarkan adab, dan Al Qur'an memperingatkan ( yg pengertiannya Insya Allah kurang lebih ) .... " Janganlah kamu mengolok-ngolok suatu kaum, belum tentu kamu lebih baik dari mereka, begitu juga sebaliknya. Karena kebenaran hakiki hanya milik Allah " .... Apa yg kita lihat baik, belum tentu baik menurutNYA. Begitu juga sebaliknya, apa yg kita lihat/pikir buruk, belum tentu buruk menurutNYA. Semoga Allah memberikan hidayah bagi kita semua .... Amin.
Wassalam, " Maha Suci Allah ... sungguh hambamu ini termasuk orang yg dholim " International SOS Adaro <[EMAIL PROTECTED]> Sent by: [EMAIL PROTECTED] 11/04/2006 12:21 AM To "hisjam" <[EMAIL PROTECTED]> cc [EMAIL PROTECTED], "'syamsi kusyanti'" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Subject © Re: ) Komentar tentang Indonesia, Nabi Muhammad dan kapak Tanggapan: Saya sangat setuju dengan pendapat saudara di bawah saudara Hisjam... si ulil ini emang biang kerok, duri dalam daging dan insyaallah orrang akan mendapat pahala kalo buang duri di jalan dan kalo di ibaratkan si ulil adalah duri yang tajam dan bau... maaf "lil" bila elu tersinggung... elu ingin memajukan islam dengan pemikiran elu sah-sah saja tapi harus dalam koridor Alquran dan sunah..keluar dari situ status elu seperti MUSAILAMAH AL KADZAB layak mati!!!!!..pengen majuin Islam jangan pake baju non Islam...elu mah keblinger! sampe pernah gue denger elu kagak sholat Jum'at cuman gara2 elu lagi jadi sumber di seminar orang kristen...Pemikiran boleh ijtihad namanya harus sesuai koridor karena elu bukan Rosul yang dengan wahyu bisa menterjemahkan Al quran so, jangan seenak udel elu!!!!.. dan kalo anda tahu dan baca elu takkan menyamakan Rosullullah SAW dengan Yesus.... Nabi Isa hanya diutus untuk kaum Yahudi...Rasullullah di utus untuk seluruh umat... jadi kalo kamu Lil mau jdi Kristen kamu harus" transfusi darah yahudi dulu"...... Otak kamu itu harus di Cuci lagi! yah minimal sama mertua kamu.... Elu kuliah di Boston di sekolahkan hanya untuk memecah belah Umat Islam makan tuh elu punya universitas!!! belajar agama si seberang agama ya gak bakal nyampe nyang ada hanyut.........Bisa di bilang elu prilaku elu mirip """"SNOOKHORGRONYE """" itu juga terlalu tinggi karena si snook apal Alquran...nah Elu!!!... Agama gak semua hal pake nalar.. karena belum ke kejar ama otak kita.. Alquran sudah menjelaskan proses terjadinya galaksi sudah 17 abad yang lalu....nah bangsa barat yang elu jadiin orientasi baru bisa menemukan pada abad 19 baru kemarin sore.... salam Jitax buat si ulil, RAIS "hisjam" <[EMAIL PROTECTED]> Sent by: [EMAIL PROTECTED] 11/03/2006 05:09 PM To "'syamsi kusyanti'" <[EMAIL PROTECTED]> cc <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]> Subject © RE: ) Komentar tentang Indonesia, Nabi Muhammad dan kapak Tanggapan (1) Nabi memang mencontohkan tentang kelembutan, tapi tidak melarang jika ada pelecehan kepada diri menggunakan hukuman yang berat (2) Menuduh tanpa dasar sama saja fitnah. Berani menuduh dengan dasar apa bisa disebut fitnah? (3) Islam tidak ideal lagi untuk jaman ini? Mungkin saudara Ulil bangga dengan kebobrokan moral yang sudah ditunjukkan manusia masa sekarang. Inikah kemajuan disaat orang tua sudah tidak dihargai, zina dimana2, kemungkaran merajalela. Saudara Ulil sangat senang dengan hal berbau Amerika. Coba lihat kondisi sosial budaya dan ekonomi Amerika. Ekonomi yang menindas kaum lemah. Kehidupan sosial yang carut marut. Budaya cowboy yang gagah. Mungkin ini yang sangat dibanggakan oleh saudara Ulil (4) Kedok saudara Ulil semakin terbuka kan? Mengarahkan kondisi agama Islam seperti agama Kristen. Kondisi agama Kristen yang carut marut di Masa Kegelapan dimana dominasi gereja sangat kuat. Sehingga banyak memunculkan pertanyaan atas dogma2 yang diterapkan. Karena secara materi, al-Kitab yang sekarang beredar banyak sekali controversial antara masing2 kitab tersebut (4 Kitab). Beda dengan Islam. Ayat per ayat dapat diperbandingkan dan tidak menimbulkan controversial. Ini bukan masalah dewasa atau tidak. Tetapi tentang kemantapan dan kekokohan akidah. Kristen jelas tidak sama dengan Islam. Kalau kesucian kitabnya saja tidak dapat dipertanggung jawabkan apa yang mau dicontoh? Mudah2an saudara Ulil membaca email. Dan jika memang saudara Ulil mau menjadi Kristen sekalipun. Atau bahkan menjadi seorang pendeta. Itu lebih baik. Anda konsisten dengan perbuatan Anda. Dari pada seperti saat ini. Islam bukan, Nasrani tidak jelas From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of syamsi kusyanti Sent: 03 Nopember 2006 11:08 Subject: ) Komentar tentang Indonesia, Nabi Muhammad dan kapak Email bagus..... di bagian atas adalah tanggapan ttg penghalalan pembunuhan terhadap orang2 yg menghina nabi Muhammad, sedangkan di bagian bawah ada email ttg penghalalan pembunuhan terhadap orang2 yg menghina nabi Muhamamd ..... semoga bermanfaat....... Oleh : Ulil Abshar-Abdalla Salam, Soal citra Nabi Muhammad yang didiskusikan oleh teman-teman di milis ini gara-gara "provokasi" INDONEBIA, bagi saya, harus ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Sebagai Muslim, tentu saya sudah selayaknya memberikan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Sudah tentu saya bisa memahami jika seorang Muslim merasa marah karena tokoh yang dicintainya dilecehkan oleh masyarakat lain. Tetapi cara menghormati Nabi Muhammad sebagaimana dilaksanakan oleh umat Islam saat ini perlu dipikirkan kembali: (1) Apakah kita, umat Islam yang hidup pada abad 21 saat ini, masih perlu memegang fatwa yang dikemukakan oleh Al-Qadli 'Iyadl (1083-1149 M) dalam kitabnya yang terkenal "Al-Syifa bi Ta'rif Huquq al-Mustafa" masih perlu kita pertahankan hingga saat ini? Fatwa itu mengatakan bahwa siapapun yang menghina Nabi harus dibunuh. Sebagian ulama bahwa berpendapat, bahwa hukum bunuh itu tetap harus dilaksanakan walau yang bersangkutan telah meminta maaf dan bertobat. Kalau pun fawa ini pernah berlaku dan dianggap relevan pada saatnya dulu, tetapi jelas fatwa itu sama sekali bermasalah pada zaman ini. Saya kira, banyak di kalangan umat Islam saat ini yang masih percaya pada fatwa semacam ini, sebab al-Qadli 'Iyadl dianggap sebagai rujukan dan otoritas penting di kalangan umat Islam, terutama dalam hal yang berkaitan dengan bagaimana cara umat Islam menghormati Nabi. Jika fatwa ini tetap dipertahankan oleh umat Islam, atau dianut oleh sebagian umat Islam, apakah salah jika umat agama lain beranggapan bahwa Islam adalah agama yang "brutal"? Jangan sampai kita, umat Islam, bersikap, "buruk muka, cermin ditampar". (2) Umat Islam gampang sekali menuduh seseorang sebagai melecehkan Nabi hanya karena mengemukakan satu atau lain pendapat. Kebiasaan seperti ini sangat buruk dan berdampak negatif terhadap suasana diskusi dalam tubuh umat Islam. Selama kebiasaan ini masih bertahan, dan selama umat Islam tidak mengembangkan sikap yang lebih positif dalam menghapadi pendapat-pendapat yang berkembang berkaitan dengan figur Nabi, maka jangan salahkan jika umat agama lain mempunyai kesan buruk tentang umat Islam. Pesan ini bukan saja berlaku untuk umat Islam, tetapi umat agama manapun. (3) Apakah mengemukakan pendapat yang kritis tentang Nabi adalah sama dengan menghina Nabi? Kecenderungan umat Islam memang mengarah ke sana. Setiap pendapat yang agak kritis berkaitan dengan Nabi langsung dituduh menghina Nabi. Ini adalah sikap beragama yang kekanak-kanakan yang jelas tidak dikehendaki oleh Islam sendiri. Sejak dulu saya berpendapat bahwa Islam sebagaimana dicontohkan oleh Nabi adalah hasil dari kompromi antara cita-cita ideal Islam dengan realitas historis pada zaman itu. Hasilnya adalah Islam yang ideal pada zaman itu, tetapi tidak berarti ideal untuk segala zaman. Sebagai manusia, Nabi jelas dibentuk oleh situasi dan konteks, meskipun ada wahyu di sana. Sebab wahyu juga dibentuk oleh konteks. Menerapkan secara mentah-mentah apa yang dicontohkan oleh Nabi dalam keadaan sekarang, tanpa reinterpretasi yang cerdas, jelas sama sekali tak mungkin, dan hanya akan membawa citra buruk bagi Islam sebagai agama. Saya juga yakin bukan sikap "mencontoh mentah-mentah" seperti itu yang dikehendaki oleh Kanjeng Nabi. Dengan seluruh keterbatasan yang timbul karena konteks historis yang spesifik, Nabi adalah tokoh yang telah memberikan teladan dan inspirasi bagi umat Islam. Tugas umat Islam saat ini adalah bagaimana menerjemahkan semangat meneladani Nabi dalam konteks modern yang sudah berubah. Melarang perempuan menjadi kepala negara atau anggota parlemen, atau bahkan sekedar menyetir mobil, dengan alasan bahwa itu semua adalah meneladani Nabi, sebagaimana kita lihat pada sebagian umat Islam saat ini, adalah contoh meneladani Nabi yang menurut saya sama sekali kurang tepat. Menghardik sesama Muslim hanya karena tidak memanjangkan jenggot, atau tak memakai jilbab, atau karena memanjangkan ujung celana hingga menyentuh mata kaki, atau karena membiarkan perempuan dan laki-laki campur baur dalam pengajian, dengan alasan bahwa semua itu adalah meneladani Nabi, adalah contoh lain bagaimana umat Islam saat ini meneladani Nabi dengan cara-cara yang, sekali lagi, kurang tepat. Menuduh umat Islam lain sebagai "kafir" atau "murtad" karena menganggap bahwa demokrasi adalah sesuai dengan Islam, dan mendasarkan serta menjustifikasi tuduhan seperti itu pada dan dengan ajaran Nabi, juga contoh lain yang menyedihkan. (4) Apakah umat Islam tidak bisa mencontoh kedewasaan umat Kristen, di mana kajian-kajian yang kritis (kadang-kadang bahkan terlalu "nyinyir") yang berkembang di kalangan akademik di Barat terhadap tokoh Yesus diterima dengan sikap yang biasa-biasa saja, tanpa kemarahan yang berlebihan. Kehormatan Nabi tidak akan berkurang hanya karena kritik-kritik yang ditujukan oleh sebagian kalangan atas beliau. Kehormatan Nabi juga tidak akan bertambah hanya karena kita marah-marah saat orang lain mengkritik Nabi. Bisakah kecintaan kita pada Nabi membunuh seluruh kebencian kita pada orang lain yang kita anggap meremehkan Nabi? Ulil Ulil Abshar-Abdalla Department of Religion Boston University ================================================== dr milis tentang : Penghinaan thd Nabi Muhammad ........ Berani menghina Nabi? Kapak bicara! *Alhamdulillahhirabbil'alamin, wa sholatu wa salamu'alal asyrofil anbiya-i wal mursalin, sayyidina, wa habibina, wa qudwatina, wa maulana Muhammad shalallahu'alaihi wassalam* Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Wahai akhwan wa ikhwat yang senantiasa tabayyun, Di tengah maraknya perbincangan kasus kartun Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu, Ukthi Ade Suerani, sohibah ana di Kendari mengirimkan hadits via email. Isi hadits tersebut berkisah tentang kewajiban umat Islam untuk membunuh para penghina Rasulullah dengan cara apapun. Menurut hadits tersebut, Nabi Muhammad pun menghalalkannya. Berikut isi emailnya tentang Ayat dan Hadits terkait: Allah SWT mengazab mereka yang menyakiti Nabi SAW dengan FirmanNya: WALDzYN YWaDzWN RSWL ALLH LHM 'ADzAB ALYM (S. ALTWBt, 9:61) Dibaca: walladzi-na yu'dzu-na rasu-laLla-hi lahum 'adza-bun ali-m, artinya: Mereka yang menyakiti RasuluLlah, akan diberi azab yang pedih. Imam Asy-Syaukani (Nayl al-Awthar, VII/213-215) mengemukakan dua hadis tentang hukuman bagi penghina Rasulullah SAW Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib ra: "Sesungguhnya pernah ada seorang wanita Yahudi yang sering mencela dan menjelek-jelekkan Nabi SAW. Oleh karena perbuatannya, perempuan itu lalu dicekik sampai mati oleh seorang laki-laki. Ternyata Rasulullah SAW menghalalkan darahnya". (HR. Abu Dawud). Ibnu Abbas juga telah meriwayatkan sebuah hadis sebagai berikut: "Pernah ada seorang laki-laki buta yang istrinya senantiasa mencela dan menjelek-jelekkan Nabi SAW . Lelaki itu berusaha melarang dan memperingatkan agar istrinya itu tidak melakukannya." Sampai pada suatu malam (seperti biasanya) istrinya itu mulai lagi mencela dan menjelek-jelekkan Nabi SAW. Merasa tidak tahan lagi, lelaki itu lalu mengambil kapak kemudian menebaskannya ke perut istrinya. Ia menghunjamkannya dalam-dalam sampai istrinya itu mati. Keesokan harinya, turun pemberitahuan dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW yang menjelaskan kejadian tersebut. Hari itu juga beliau kemudian mengumpulkan kaum muslim dan bersabda, "Dengan menyebut nama Allah, aku meminta kepada orang yang melakukannya, yang sesungguhnya tindakan itu adalah hakku, untuk berdiri." Kemudian (kulihat) lelaki buta itu berdiri dan berjalan dengan meraba-raba sampai ia turun di hadapan Rasulullah SAW, kemudian ia duduk seraya berkata, "Akulah suami yang melakukan hal tersebut, ya Rasulullah SAW. Kulakukan hal tersebut karena ia senantiasa mencela dan menjelek-jelekkan dirimu. Aku telah berusaha melarang dan selalu mengingatkannya, tetapi ia tetap melakukannya. Dari wanita itu, aku mendapatkan dua orang anak (yang cantik) seperti mutiara. Istriku itu sayang kepadaku. Akan tetapi, kemarin ketika ia (kembali) mencela dan menjelek-jelekkan dirimu, aku lalu mengambil kapak, kemudian menebaskannya ke perut istriku, menghujamkan kuat-kuat ke perut istriku, dan menghujamkan kuat-kuat sampai ia mati." Rasululah SAW kemudian bersabda, "Saksikanlah bahwa darah wanita itu halal. (H.R Abu Dawud dan An-Nasa'i). Ada beberapa sohib dan sohibah ana yang, maaf, "kurang islami", amat kaget dan terheran-heran kala menyimak hadits-hadits yang berdarah-darah itu. Namanya juga "kurang islami", ya lalu banyak bertanya-tanya sambil 'nggerundel' tak karuan. Islam kok kejam dan mengerikan? Islam kok 'sangar' begitu? Nabi yang menurut kisah-kisah itu berbudi luhur kok menyetujui pembunuhan manusia? Apalagi pengirimnya adalah seorang ferempuan muslimah yang mustinya lemah lembut, syukur-syukur cantik plus lemah gemulai bak Siti Nurhaliza. Mereka lalu mempertanyakan kesahihan hadits tersebut, mengingat mereka tak pernah dengar sebelumnya, dan juga susah dinalar oleh akal sehat. Sohib-sohib ana yang kurang ajar karena doyan 'dugem' berkomentar, Islam itu kok jadi seperti agama yang sadis. Menurutnya, pada Al-Quran di satu sisi terdapat ajaran baik tentang moral kehidupan, tapi di sisi lain bertebaran juga ayat-ayat yang bisa ditafsirkan oleh umatnya untuk berbuat kejahatan dan melanggar HAM. Mereka bertanya: "Agama apa itu?" Ukthi Ade lalu menjelaskan bahwa hadits tersebut diambil dari Kitab Kuning yang juga diajarkan di berbagai pondok pesantren dan menjadi referensi di Universitas Paramadina juga. Menurutnya, nama kitab itu adalah Kitab Nayl al-Awthar. Menurut Ukthi Ade, Ibnu Abbas adalah sahabat dan bocah pilihan Rasulullah SAW. "Siapa yang meragukan kecerdasannya? Di usianya yang ketigabelas tahun, Ibnu Abbas sudah mampu menghafal 1.660 hadits. Karena itu ana amat percaya sama beliau," jelas Ukthi Ade yang anggota KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) Daerah di Kendari. Ya Allah Ya Robb, ana sungguh bangga punya sohibah yang selalu berjuang keras menegakkan Syariat Islam hingga titik darah penghabisan. Untuk membela Nabi, apa pun juga bisa kita lakukan: dengan jalan racun, dengan jalan cekik, dengan jalan pedang, dengan jalan kapak, dengan jalan celurit, dengan jalan arit, atau dengan jalan pacul. Itu mah udah biasa. Justru aneh kalau cuma teriak-teriak: "Boikot produk-produk kafir! Putuskan hubungan diplomatik! Sweeping orang-orang kafir! Usir dubes ini, pulangkan segera dubes itu! Buat ana dan sohib-sohib ana yang tersebar dan berkiprah dimana-mana, itu mah terlalu lembek. Ana sendiri, waktu baca hadits tersebut beratus-ratus kali-kali, tidaklah heran bin kaget. Seperti kerap diomongkan para wartawan: "tak ada kesalahan redaksional". Pasalnya, jelek-jelek gini ana itu dari sononya sudah Islami dan sudah tercerahkan seperti halnya Ukhti Ade yang tak pernah lepas dari jilbab itu, juga Abu Munarman dari HTI yang mantan aktivis LSM itu. Jadi sekali lagi, ini peringatan keras buat ente-ente semua: Siapa pun juga dilarang menghina Rasulullah dan sanak kerabatnya, kalau tidak mau dikapak seperti dialami istri dari seorang lelaki buta itu, atau dicekik sampai mati seperti dialami perempuan Yahudi itu. Demi membela Nabi sekeluarga serta sohib-sohibnya, membunuh itu dihalalkan. Lalu orang-orang kafir, sekuler, liberalis, ateis, abangan dan agnostik bertanya: "Should holiness mean horrifying?" Ana jawabnya gini: "Oh, No....Oh, Yes...ups sorry, Oh No, No, No!" *Jazakumullahu khairan katsira* Wassalammu'alaikum wr wb INDONEBIA (Indonesia-Arabia) Pendukung tegaknya Syariat Islam di Indonesia! --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Joint Photographic Experts Group: [EMAIL PROTECTED] -~----------~----~----~----~------~----~------~--~--- -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Important Notice: This e-mail transmission is intended only for the use of the named addressee, and may contain material/information that is private, confidential or legally privileged. Any retransmission, dissemination or other use of, or the taking of any action in reliance upon this material/information by anyone other than the named addressee is prohibited. If it is received in error by anyone other than the named addressee, please immediately notify the sender at the address and telephone/telefax number or e-mail address set forth herein, delete the material/information from any computer and destroy any copies or print-outs that may have been made of this material/information. Thank you. DISCLAIMER: Internet communications are not secure. While every reasonable effort has been made to ensure that this communication has not been tampered with, PT United Tractors Tbk cannot be responsible for alterations made to the contents of this message without its express consent. If you wish to receive a hard copy of this message, please contact the sender. Opinions, conclusions and other information in this message that do not relate to the official business of the company shall be understood as neither given nor endorsed by PT United Tractors Tbk. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Important Notice: This e-mail transmission is intended only for the use of the named addressee, and may contain material/information that is private, confidential or legally privileged. Any retransmission, dissemination or other use of, or the taking of any action in reliance upon this material/information by anyone other than the named addressee is prohibited. If it is received in error by anyone other than the named addressee, please immediately notify the sender at the address and telephone/telefax number or e-mail address set forth herein, delete the material/information from any computer and destroy any copies or print-outs that may have been made of this material/information. Thank you. DISCLAIMER: Internet communications are not secure. While every reasonable effort has been made to ensure that this communication has not been tampered with, PT United Tractors Tbk cannot be responsible for alterations made to the contents of this message without its express consent. If you wish to receive a hard copy of this message, please contact the sender. Opinions, conclusions and other information in this message that do not relate to the official business of the company shall be understood as neither given nor endorsed by PT United Tractors Tbk. [Non-text portions of this message have been removed] ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
