Menjadi Rendah Hati

Berkumpul dengan tukang ojek, teman-teman pengajar, siswa maupun
dengan tukang bubur selalu mendorong saya untuk mendapatkan
pencerahan dari mereka termasuk silaturahmi saya dengan seorang
profesor. Yang juga seorang dai dan konselor.

Hubungan kami seperti guru dan murid, ayah dan anak juga seperti
seorang sahabat. Setiap kali ketemu kami selalu diskusi tentang
Psikologi, Islam dan kehidupan, yang membuat saya terheran bagaimana
mungkin dia masih bersedia untuk mendengar pendapat dari orang yang
lebih muda. Katanya, "seorang muslim ketika bertambah usia semakin
matang jiwanya, dirinya didik untuk menjadi rendah hati dan
kesediaan untuk belajar dengan siapapun termasuk dengan orang yang
lebih muda."

Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com






Kirim email ke