http://gusmus.net/page.php?mod=dinamis&sub=9&id=489

Komik NU, Agar Anak Muda Kenal NU
21 September 2006 23:24:18

Komik NU (Nahdlatul Ulama) edisi perdana yang mengisahkan sejarah dan
perkembangan NU, Minggu (17/9) malam lalu, di-launching di halaman Museum
NU, Jalan Gayungsari Timur 35, Surabaya.

Komik yang berjudul 'NU You Know? Cikal Bakal dan Kelahiran' diharapkan bisa
dijadikan materi pendukung pelajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) di
lingkungan pendidikan Ma'arif dan pondok pesantren. Termasuk juga menjadi
bacaan bermanfaat bagi warga nahdliyin.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina 'Bedug Aswaja', Moch Arif Junaidy SH
menceritakan asal mula disusunnya Komik NU tersebut. Menurut Arif, pembuatan
Komik NU itu berawal dari perenungan sekelompok anak muda NU yang mencari
terobosan bagaimana memberi pemahaman tentang sosok NU secara ringan dan
mudah dipahami.

"Diluncurkannya Komik NU ini cukup penting, sebab banyak buku-buku tentang
NU di pasaran yang bahasanya sulit dicerna masyarakat umum. Untuk itu, kami
bekerja keras dan berfikir untuk membuat sebuah bacaan tentang NU yang
digambarkan melalui media komik. Ini supaya mudah dipahami, baik dari
kalangan muda maupun tua," ujar Arif.

Ia menambahkan, komik hasil karya Media Komunikasi Nahdliyin yang tergabung
dalam 'Bedug Aswaja' ini tidak seperti komik pada umumnya yang banyak
menonjolkan khayalan. Komik NU justru membutuhkan data, referensi yang valid
dan interview berbagai tokoh NU.

"Komik NU ini bukan sembarang komik. Sebab proses pembuatannya membutuhkan
waktu yang cukup panjang dan membutuhkan data, referensi yang valid. Bahkan
untuk literaturnya saja banyaknya *sa-gledekan*. Selain itu, data juga
diperkuat dengan interview dengan tokoh NU dan keturunan Hadratus Syekh KH
Hasyim Asyari, yakni Pak Ud," terangnya.

Selain itu, lanjut Arif, dalam proses pembuatan Komik NU itu, yang tersulit
yakni proses penggambaran suasana pondok pesantren dan visualisasi Mekah
sebelum tahun 1926.

"Tim pembuat komik rela duduk berjam-jam dan berhari-hari di beberapa Ponpes
di Jombang. Ponpes Tebuireng, Tambak Beras, Denanyar, sehingga bisa
menggambarkan suasana pada masa itu. Sedangkan untuk kondisi Makah
didapatkan dari Habaib di Surabaya yang punya gambar Makah tahun 1900-an,"
lanjut Arif yang juga anggota DPRD Jatim.

Dari proses tersebut, Arif menjelaskan bahwa Komik NU itu benar-benar bisa
menggambarkan cikal bakal dan perkembangan NU pada masa 1926. "Komik ini
merupakan bagian dari karya anak-anak muda NU yang ingin memperlihatkan pada
warga nahdliyin supaya lebih mengenal sejarah NU dan sejarah perjuangan para
ulama," ujarnya. ( www.nu.or.id)

On 1/7/07, Anas Garbantara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  Ass Wr. Wb.
>
> Sepanjang yang saya tahu buku2 tentang NU yang sedang ngetrend adalah  :
>
> " TRADISI ORANG-ORANG NU "  ( Lupa siapa pengarangnya )
> " TRADISI INTELEKTUAL NU "  ( karangan Ahmad Zahro )
> " AMALIAH SUNNAH YANG DI ANGGAP BID'AH  ( Lupa siapa pengarangnya )
>
> Maturnuwun
>
> Anas Junaedi
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke