Masjid NU dan Muhammadiyah Direbut Organisasi Lain
12-2-2007

Oleh : FATHURI/SYIRAH

Mengenai sikut-sikutan di antara umat Islam yang
disinggung Hasyim Muzadi dalam Workshop Pengkaderan
Nasional yang diadakan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama
(LDNU) memang bukan hal yang asing. Di antara yang
cukup meresahkan adalah perebutan masjid oleh beberapa
organisasi berbeda. 

Hasyim sendiri punya cerita. “Kemarin saya ketemu Pak
Din Syamsudin (Ketua Umum Muhammadiyah). Dia bilang,
‘Bagaimana nih masjid saya kok banyak diambil
organisasi lain’. Saya bilang, ‘NU lebih dulu’,” ujar
Hasyim. 

Berdasarkan informasi dari salah seorang pengurus LDNU
perebutan masjid ini terjadi di banyak wilayah,
terutama di Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. “Di
Jatinegara (Jakarta Timur) itu ada masjid namanya
al-Bahri. Masjid ini didirikan guru Marzuki, pendiri
pesantren pertama di Betawi. Masjid itu sekarang sudah
dikuasai oleh kelompok lain,” tandasnya.

Imbasnya, kalau ada orang main qasidahan di masjid
langsung direspon dengan memasang pamflet yang isinya,
“Maaf Masjid Bukan Tempat Main Ondel-Ondel.” 
Lain lagi kasus yang terjadi di luar Jawa, di
antaranya di daerah Sumatra Barat. Menurut salah
seorang peserta workshop perebutan itu bukan dilakukan
oleh organisasi, tapi perseorangan yang memegang
kekuasaan politik. “Ada oknum yang tidak pernah ke
masjid tapi dengan seenaknya mengganti pengurus
masjid, ” tandasnya. 

LASTUPDATE: SENIN, 12 FEBRUARI 2007 



 
____________________________________________________________________________________
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
http://autos.yahoo.com/new_cars.html 

Kirim email ke