http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=282439&kat_id=23 Pondok Pesantren tidak Mengajarkan Terorisme
Lebak-RoL--Pondok pesantren di Provinsi Banten, hingga saat ini tidak ada yang mengajarkan terorisme, radikalisme, serta kekerasan dengan mengatasnamakan Islam. "Adanya anggapan berita miring terhadap pondok pesantren sebagai basis terorisme maupun radikalisme sama sekali tidak benar," kata KH Badrudin Sekertaris Umum Forum Silatuhrahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten. Hal itu dikemukakan KH Badrudin kepada ANTARA saat pembukaan musyawarah daerah (Musda) MUI Cabang Kabupaten Lebak, Senin. Menurut dia, sampai saat ini pimpinan pondok pesantren yang ada di tanah Banten, hanya memberikan pengajaran ilmu-ilmu keislamaan. Mereka para santri mempelajari bidang pendidikan Islam, diantaranya tafsir AlQur?an, hadist, fiqh, dan ilmu dasar-dasar nahu untuk dapat membaca kitab gundul. "Sistem pengajaran seperti itu diterapkan melalui pondok pesantren salafi dengan pola tradisional. Hal-hal yang berbau kebencian dan permusuhan sama sekali tak diajarkan, jadi tidak benar kalau pesantren merupakan basis terorisme," ujarnya. Lebih-lebih Islam adalah agama `rahmatan lil alamin` menolak segala bentuk teror dan kekerasan dan mengajarkan damai serta kasih sayang kepada semua ciptaan Allah swt, termasuk melindungi orang-orang non muslim. "Karena itulah kami menolak ajaran terorisme serta radikalisme karena tidak dibenarkan menurut agama islam, apalagi sampai membunuh orang-orang yang tak berdosa. Apapun alasannya terorisme itu perbuatan dosa besar," ujarnya. antara/pur [Non-text portions of this message have been removed]
