--- Machfudz Noor <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: "Machfudz Noor" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: RE: Fwd: [salafiyyin] Konfirmasi Persiapan
> Ruhani untuk Ibu hamil dan menyusui
> Date: Tue, 20 Feb 2007 18:31:02 +0000
> 

---------------------------------





Ass.w.w.Mas Dony Aliredja
Kira2 setahun lalu saya baca harian Al Ahram yg
melaporkan bahwa di Yugoslvia, telinga bayi2 yg baru
lahir dirumah sakit telah disediakan micophone dgn
suara soft music classic, dgn harapan supaya besarnya
bayi mempunyai perasan yg cukup tajam utk menerima
musical notation dgn pitch beragam. Dari sejak itu
saya anjurkan supaya di tempat ayunan bayi teman2
disediakan vedio tape recoring bacan Qura'n yg tartil.
Bukan hanya supaya terlatih dgn suara sabda, tetapi
tumbuhnya anak terlandas atas istiadat ahlak tinggi
sesuai irama Quran dan ber-carachter Sorgawi di sisi
Allah. Amien.   




---------------------------------

From:  Machfudz Noor <[EMAIL PROTECTED]>
To:  [EMAIL PROTECTED]
Subject:  Fwd: [salafiyyin] Konfirmasi Persiapan
Ruhani untuk Ibu hamil dan menyusui
Date:  Tue, 20 Feb 2007 18:03:02 +0000 (GMT)
>
>--- Donny Aliredja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > To:Salafiyyin <[email protected]>
> > From: "Donny Aliredja" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: Thu, 15 Feb 2007 08:29:47 +0700
> > Subject: [salafiyyin] Konfirmasi Persiapan Ruhani
> > untuk Ibu hamil dan menyusui
> >
> > Dear rekan-rekan,
> > Saya mengambil artikel ini dari mailist tetangga.
> > Mohon informasi apakah isinya bertentangan atau
> > tidak dengan Al Qur'an dan
> > Sunnah.
> > Kebetulan istri saya sedang hamil anak kedua. Saya
> > nggak mau seperti anak
> > pertama saya yang "dididik" dengan mozart dan
> > selametan yang tidak sesuai
> > dengan Al Qur'an dan Sunnah.
> >
> > Jazakumullah khairan katsira,
> >
> > Donny Aliredja
> >
> >
> >
> >
> > Persiapan Ruhani untuk Ibu hamil dan menyusui
> > Oleh : Ustadzah Harmeli Al-Hafidzoh
> > ( Seminar Kesehatan Ibu dan Anak BSMI kota
Semarang
> > 11 Feb 07 )
> >
> > Kenikmatan dan kemuliaan dalam kehidupan berumah
> > tangga akan bertambah
> > ketika Allah subhanahu wataála telah memberikan
> > karunia berupa seorang bocah
> > buah cinta kasihnya. Anak adalah anugerah terindah
> > yang senantiasa
> > diharapkan kehadirannya bagi setiap insan yang
> > membangun mahligai rumah
> > tangga. Rasulullah salallahu'alaihi wasalam pernah
> > bersabda :
> >
> > " tidak ada seorang anakpun yang lahir pada sebuah
> > keluarga kecuali menambah
> > kemuliaanya yang sebelumnya tidak ada" (HR.
Tabrani)
> >
> > Rasulullah salallahu'alaihi wasalam pun berpesan
> > kepada mereka yang diberi
> > karunia anak untuk mendidiknya dengan baik.
> >
> > "setiap anak terlahir dalam keadaan suci (Islam),
> > orang tuanyalah yang
> > menjadikannya Yahudi, Majusi dan Nasrani."
> >
> > Dalam kesempatan yang lain Rasulullah
> > salallahu'alaihi wasalam menegaskan
> > agar setiap orangtua sangat memperhatikan tarbiyah
> > anaknya, agar anak-anak
> > tidak tumbuh menjadi anak yang mendatangkan
> > kedurhakaan.
> >
> > "Bantulah anak-anakmu untuk berbakti, siapa yang
> > menghendaki, dia dapat
> > melahirkan kedurhakaan melalui anaknya."
> > (HR.Tabrani) .
> >
> > "sesungguhnya pada setiap pohon terdapat buah, dan
> > buahnya hati adalah anak.
> > Sesungguhnya Allah subhanahu wataála tidak akan
> > mengasihi mereka yang tidak
> > mengasihi anaknya. Dan demi nyawaku yang ada di
> > tangan-NYA, tidak akan masuk
> > surga kecuali orang yang memiliki kasih sayang. "
> >
> > Dampak dari seorang anak yang tidak di harapkan
> > adalah anak akan berpotensi
> > menjadi anak yang durhaka.
> >
> > "datang seorang sahabat kepada Umar r.a, dia
mengadu
> > kalau anaknya durhaka
> > pada bapaknya, maka anak tersebut dipanggilnya
terus
> > Umar bertanya perihal
> > kedurhakaanya itu pada bapaknya, anak tersebut
> > menjawab : kalau bapaknya
> > telah durhaka pada dirinya yaitu dengan menikahi
> > wanita yang tidak sholehah
> > dan memberi nama pada anak tersebut dengan nama
yang
> > jelek yaitu "kumbang" "
> >
> > Ruhaniyah Ibu hamil
> >
> > Setiap kenikmatan yang diberikan Allah subhanahu
> > wataála kepada hamba-NYA,
> > harus senantiasa disyukuri. Syukur merupakan
sebuah
> > amalan mulia karena
> > merupakan bukti pengakuan manusia atas segala
> > kelemahannya. Syukur dapat
> > diwujudkan dengan lisan, yakni dengan senantiasa
> > mengagungkan asma Allah
> > subhanahu wataála maupun dengan amal. Amal yang
> > bermakna yaitu menjaga dan
> > merawat atas apa yang telah dianugerahkan Allah
> > subhanahu wataála kepada
> > kita.Kehamilan adalah sebuah kenikmatan yang luar
> > biasa besarnya yang datang
> > dari Allah subhanahu wataála yang harus disyukuri
> > karena kenikmatan itu
> > tidak diberi kepada semua manusia. Banyak cerita
> > yang telah terdengar oleh
> > kita, betapa inginnnya memperoleh anak, sampai
> > banyak yang bersedia
> > melakukan apapun yang dinasehatkan orang dari yang
> > masuk akal sampai yang
> > paling tidak masuk akal, dari yang diperbolehkan
> > syar'i sampai yang perlu
> > dipertanyakan keabsahannya. Bahkan ada yang rela
> > mengeluarkan dana berapapun
> > besarnya untuk
> > pengobatan di berbagai rumah sakit, sampai-sampai
> > harus keluar negeri
> > sekalipun semua itu dilakukan untuk satu hal,
ingin
> > memperoleh anak.
> >
> > Dengan bersyukur ( dengan kehamilan), niscaya
Allah
> > subhanahu wataála akan
> > semakin menambah kenikmatannya kepada kita.
> > Kehamilan merupakan tahap awal
> > dari masa keibuan seorang wanita, dan saat itulah
> > umur yang sesungguhnya
> > seorang anak dimulai. Wanita yang hamil telah
> > menjadi seorang ibu dan
> > memiliki tanggung jawab atas anak yang sedang
tumbuh
> > rahimnya. Oleh sebab
> > itu masa depan seorang anak, sebagian besar
> > tergantung pada ibunya. Ibu
> > adalah madrasatul ullah yaitu madrasah pertama
bagi
> > sang anak.
> >
> > Baik riset maupun pengalaman praktis telah
> > membuktikan bahwa makanan,
> > obat-obatan, lingkungan, kecemasan, rasa marah,
> > dendam, iri hati serta
> > pikiran ibu seluruhnya mempengaruhi benih dalam
> > kandungan. Jadi, dapat
> > dikatakan bahwa apapun yang mempengaruhi ibu juga
> > dapat mempengaruhi bayi
> > yang dikandung. Karena itu ibu hamil harus
> > senantiasa mengontrol kondisi
> > hati dan ruhiyahnya agar benih bayi dalam
> > kandungannya mendapatkan pengaruh
> > yang positif dari perilaku ibu yang baik.
> >
> > Untuk itu, ibu hamil diupayakan dapat melakukan
> > amalan-amalan berikut :
> >
> > Memperbanyak doa Q.S. Al Furqon : 74
> > Mensyukuri anugerah terindah yang Allah berikan
> > Memperbanyak sholat malam
> > Memperbanyak Tilawatil Qur'an ( sebagaimana kisah
> > Imam Syafi'i)
> > Memperbanyak amal kebaikan
> > Menghindari bid'ah ( memakai peniti/benda tajam
> > untuk keselamatan, tujuh
> > bulanan).
> > Menjaga kestabilan emosi.
> > Mengajak komunikasi dengan janin.
> > Memakan buah kurma dan minum air zam-zam
> > Rasulullah salallahu'alaihi wasalam bersabda :
> > "Para wanita yang hamil sebaiknya memakan kurma
> > selama bulan-bulan terakhir
> > kehamilannya, sehingga anak mereka dapat memiliki
> > dapat memiliki akhlak yang
> > baik dan sifat yang sabar. "
> >
> > Ruhaniyah Ibu menyusui
> >
> >
> > Menyusui anak adalah anjuran Islam, dalam beberapa
> > ayat Al-Qur'an Allah
> > subhanahu wataála menerangkan tentang itu
> >
> > "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama
> > dua tahun penuh, yaitu
> > bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan
> > kewajiban ayah memberi makan
> > dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang
makruf.
> > Seseorang tidak
> > dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.
> > Janganlah seorang ibu
> > menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga
> > seorang ayah karena anaknya,
> > dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila
> > keduanya ingin menyapih
> > (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan
> > permusyawaratan, maka tidak
> > ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu
> > disusukan oleh orang
> > lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu
> > memberikan pembayaran menurut
> > yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan
ketahuilah
> > bahwa Allah Maha Melihat
> > apa yang kamu kerjakan. (Q.S Al- Baqoroh 2: 233)
> >
> > "Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat
baik
> > kepada dua orang ibu
> > bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah,
> > dan melahirkannya dengan
> > susah payah (pula). Mengandungnya sampai
menyapihnya
> > adalah tiga puluh
> > bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan
umurnya
> > sampai empat puluh
> > tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk
> > mensyukuri nikmat Engkau
> > yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu
> > bapakku dan supaya aku
> > dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai;
> > berilah kebaikan kepadaku
> > dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.
> > Sesungguhnya aku bertobat
> > kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk
> > orang-orang yang berserah
> > diri".(Q.S. Al- Ahqaaf 46:15 )
> >
> >
> > permasalahan psikologis pada anak, dapat
disebabkan
> > berkurangnya waktu sang
> > ibu menyusui anak, bahkan Al-Qur'an menyuruh ibu
> > menyempurnakan penyusuannya
> > selama 2 tahun. Namun ada kalanya ibu tidak dapat
> > menyempurnakan penyusuan
> > ini, disebabkan banyak factor.
> > dalam sebuah hadist, Rasulullah salallahu'alaihi
> > wasalam bersabda :
> > "Sesungguhnya Allah subhanahu wataála melimpahkan
> > rahmat kepada seorang ibu
> > yang menyusui bayinya sama dengan membebaskan
> > seorang budak setiap saat.
> > Ketika masa menyusui berakhir, malaikat berkata :
"
> > Mualailah kehidupanmu
> > kembali. Sesungguhnya Allah subhanahu wataála
telah
> > mengampuni dosa-dosamu
> > yang telah lalu."
> > 4. Dengan menyusui, bayi akan dapat terpenuhi
> > kebutuhan fisiknya dan juga
> > dapat terpenuhi kebutuhan emosinya, yang berupa
> > kasih saying, kelembutan,
> > kehangatan, dekapan ibu dan perhatian.
> > 5. karena itu, ibu menyusui perlu memperhatikan
dan
> > mengupayakan pemenuhan
> > hal-hal seperti tersebut dibawah ini :
> > a. Makanan yang halalan toyyiban ( bisa ibu ingat
> > kembali kisah Umar bin
> > Khattab r.a )
> > b. Membelai bayi dan menyusui dengan tenang (
> > berhubungan dengan kadar ASI
> > dan psikologis bayi)
> > c. Menyusui dengan memperdengarkan bayi dengan
> > murrottal, nasyid,
> > kalimat-kalimat toyyibah, dll
> > Usahakan saat ibu menyusui bayinya berada di
tempat
> > yang tenang seperti di
> > dalam kamar.
> > d. Mengajak komunikasi.
> >
> > "Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat
baik
> > kepada dua orang ibu
> > bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah,
> > dan melahirkannya dengan
> > susah payah (pula). Mengandungnya sampai
menyapihnya
> > adalah tiga puluh
> > bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan
umurnya
> > sampai empat puluh
> > tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk
> > mensyukuri nikmat Engkau
> > yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu
> > bapakku dan supaya aku
> > dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai;
> > berilah kebaikan kepadaku
> > dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.
> > Sesungguhnya aku bertobat
> > kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk
> > orang-orang yang berserah diri".
> > ( Q.S. Al- Ahqaaf : 15 ).
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
>
>





                
___________________________________________________________ 
What kind of emailer are you? Find out today - get a free analysis of your 
email personality. Take the quiz at the Yahoo! Mail Championship. 
http://uk.rd.yahoo.com/evt=44106/*http://mail.yahoo.net/uk 

Kirim email ke