Terimakasih atas respond nya yang Hot....
  Bukankah ulama2 yang tahu dengan al Quran dan hadist...?
  Kalau bukanlah ulama2 yang mengajarkan kepada kita2 ini sudah tentu kita 
tidak beriman bukan? dalam hal ini kita ucapkan banyak terimakasih kepada 
ulama2 dan orang tua2 kita.
   
  namun jangan Ulama2 dijadikan orang2 suci yang tidak bisa salah..pemahman 
begini sangat berbahaya sekali..cara berpikir seperti ini pada umum nya adalah 
di negara diktator dan komunis...dimana pemimpin2 atau ulama2 penguasa tidak 
boleh di kritik.
   
  Sedangkan rasul sendiri sudah mensinyalir akhlaq ulama2 akir zaman seperti 
dibawah ini,cobalah anda renungkan?
   
  "Alaannasi jamaanu, laa yabqaa minal Islaami illa ismuhu wa laa yabqaaminal 
qur'ani illa rasmuhu; masaajiduhum aamiratun wahiya kharaabumminal hudaa. 
Ulamaa'uhum syarru man tahta adimiis-sama'i min indihimtahrujul fitnatu wa 
fiihim ta'uudu" 
Yang artinya:

"Tidak lama lagi manusia akan mengalami satu zaman yang pada waktu ituIslam 
hanyalah tinggal nama dan Qur'an hanyalah tinggal huruf-hurufnyasaja; 
mesjid-mesjid sangatlah diramaikan orang-orang akan tetapi sunyi(kosong) dari 
petunjuk; ulama-ulama mereka adalah seburuk-buruknyamahluk yang ada di bawah 
langit ini. Dari mereka itulah keluarfitnah-fitnah, yang akan kembali kepada 
mereka sendiri. (Hadits: Al-Baihaki & Ali bin Abi Tholib; Misykat halaman 38)."
   
  Kalau sekiranya ulama2 mengaplikasikan ajaran2 islam yang benar...sudah pasti 
umat islam dimana saja berada ,terutama di Timur Tengah(Arab) sudah menjadi 
masarakat yang rahmatan Lil'alamin,masarakat yang maju dan sejahtera serta 
masarakat yang damai bukan.Tetapi yangkita saksikan sekarang ini adalah 
sebaliknya bukan,terbelakang, lemah ekonomi,technologi,dan pertahanan agama. 
Kalau bukanlah ulama2 yang salah siapa lagi yang bisa disalahkan? Bukankah 
ulama2 yang bertangung jawab tentang moral suatu bangsa? 
   
  Jadi apa yang disenyalir oleh Rasul benarlah adanya...
  Jadi sudah sepatutnya kita mengoreksi kesalahan2 guru2,orang tua2 dan ulama2 
kita. Agar kita dapat kembali kepada kejayaan yang pernah kita capai waktu 
dulunya..
   
  Kesimpulan;
  1. Orang2 tua kita,ulama2 kita dan guru2 kita serta pemimpin2 kita adalah 
manusia2 yang lemah yang tidak lepas dari kesalahan2nya, generasi berikutnyalah 
yang harus memperbaikinya.
   
  2.Hanya dalam negara Demokrasi sajalah rakyat bisa mengkritik 
pemimpin2nya,ulama2nya dan orang tua2nya. Sedangkan dalan negara2 Diktator dan 
komunis mengeritik pemimpin2 dan penjabat2,ulama2 dilarang bisa dimasukan 
kedaam jell.Bukah kah demikian?
   
  Terimakasih atas respond anda bagi saya kritikan anda menjadi bertambah ilmu 
saya agar lebih bijak.
   
  Saya sangat hargai sekali setiap kritikan2 terhadap tulisan2 saya,karena saya 
juga tidak lepas dari kesalahan2.
   
  Kalau ada yang tidak sesuaidengan al Quran mohon saya ditegur,kalau sesuai 
dengan al Quran mohon ditaati.
   
  Salam dari latif yang dhoif.

fadlolan musyaffa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Sahabat Abdul Latif Yth.
Saya senang sekali melihat anda latihan pidato dalam
bentuk makalah yang menggebu-gebu, seakan tidak ada
yang pernah tahu isi makalah anda tsb. Boleh-boleh
aja…
Yang saya garis bawahi, mungkin anda terlalu semangat
membaca terjemahan, atau terlalu lancang dalam
menterjemah ayat Alqurah Surah Al-A’raf yang anda
terjemahkan sbb:
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan
bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada
me-reka berkah dari langit dan
bumi(kekayaan, kemakmuran) , tetapi mereka
(ulama2)mendus- takan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami
siksa mereka(kemiskinan, kekacauan) di-sebabkan
perbuatan mereka sendiriQS.7: 96.”

Maaf sekali, coba dibaca ulang dengan baik tafsirnya.
Apakah kata mereka dalam kalimat (WALAKIN KADZZABU)
seperti yang anda tegaskan dalam kurung (ulama’2) itu
bukankah, telah membalik fakta dan mencidarai para
ulama’? Ulama’ adalah warasatul Ambiya, bukan
pendusta!. Bukankah kata mereka itu sekelompok
masyarakatnya Nabi Syua’ib, atau komplotan pembangkang
Nabi?.

Sekali lagi, semangat ya boleh, tapi jangan nempeleng
kepalanya sendiri.

Salam Hangat dari Cairo,
Fadlolan M.

--- abdul latif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> SERI 8.INILAH PERATURAN2 YANG BERHUBUNGAN DENGAN
> BANGSA2 (NON ISLAM)YANG MUNGKIN ANDA BELUM PERNAH
> MENDENGARKANNYA.(hablul minannas)
> Bismilahirrahmanirrahiim
> by Latifabdul.(4)
> 
> Setelah ALLAH mewajibkan hamba2nya untuk mengenal
> ALLAH (seri 7),kemudian ALLAH juga memberikan
> peraturan2nya bagaimana berhubungan dengan bangsa2
> yang berbeda beda budhaya dan keyakinan (Seri 8). 
> 
> Agar hamba2nya dapat hidup damai sejahtera yang
> terdiri dari bermacam bangsa,budaya, bahasa dan
> keyakinan, harmonis,saling hormat menghormati,
> berlaku adil dan saling bantu membantu dalam
> berbuat kebajikan membangun suatu bangsa atau
> masarakat international yang beradap.
> 
> Inilah kumpulan2 ayat2 ALLAH yang saya temukan di
> al Quran, semoga para pembaca budiman dapat
> mengambil manfaatnya dan dapat mengaplikasikan
> peraturan2 ALLAH ini dalam kehidupan sehari hari.
> 
> Ayat2 dibawah kemungkinan sekali pera pembaca
> tidak pernah mendengarnya di mesdjid2 dan di
> pengajian2. Jadi banyak sekali umat islam yang tidak
> tahu akan perintah2 ALLAH yang penting ini. 
> 
> Mari kita lihat peraturan2 ALLAH sebagai berikut
> dibawah ini:
> 
> Waktu zaman Rasulullah manusia sudah berkembang
> dengan pesatnya, membentuk bangsa bangsa yang
> berbeda bahasa,agama dan budaya,maka turunlah ayat2
> ALLAH dibawah ini;
> 
> Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu
> dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan
> menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku
> (bermacam bahasa/budhaya dan keyakinan) kamu saling
> kenal mengenal (saling belajar). Sesungguhnya orang
> yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah
> orang yang paling bertakwa di antara kamu.
> Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha
> Mengenal. (QS.49:13).
> 
> ( Diperkuat oleh sebuha Hadits:tuntutlah ilmu
> sampai kenegeri China sekalipun.HR Buhaiqi.)
> 
> Dari peraturan ALLAH diatas jelaslah bahwa ALLAH
> menciptakan bermacam bangsa, bahasa agar satu sama
> lain saling kenal mengenal, saling belajar, saling
> berdagang dan saling hormat menghormati masing2
> budaya, bahasa dan keyakinan orang2 (Yahudi,nasrani,
> budha, komunis dll). Ini perintah Allah yang wajib
> diikuti oleh setiap Muslim. 
> 
> Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu
> semua(Yahudi, Nasrani dan Muslim); agama yang satu
> dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.QS
> 21:92.QS.23:52.
> 
> Umat yahudi,nasrani dan muslim itu adalah cucu
> cucu Nabi Ibrahiim as, adalah bersaudara, seiman
> yang bertauhid, mempercayai ALLAH yang Esa. Walaupun
> diantara mereka(yahudi,Nasrani dan Muslim) ada yang
> kembali ke Syirik.
> 
> "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu(Ibrahim) imam
> bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya
> mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman:
> "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang
> lalim".QS.2:124
> 
> Itulahlah doa nabi Ibrahiimas kepada ALLAH meminta
> anak2 dan cucu cucunya menyembah ALLAH yang Esa. 
> Umat islam waktu shalat selalu mendoakan Nabi
> Ibrahim dan keluarganya.
> 
> Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang
> antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di
> antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan
> Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.QS.60:7 .
> 
> Ayat di pertegas lagi oleh Rasul dengan sebuah
> Hadits;
> “Kamu belum beriman kepada Allah, kalau kamu belum
> mencintai tetangga kamu(baik islam maupun non islam)
> . Kamu belumlah mencintai ALLAH kalau kamu belum
> lagi mencintai manusia(muslim dan non muslim).HR
> Muslim.
> 
> Jelas sekali ayat ALLAH diatas bahwa umat islam
> wajib berkasih sayang kepada umat non islam yang
> tidak memerangi agama dan Rasul serta tidak mengusir
> kamu dari negeri kamu..
> 
> 
> Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan
> berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada
> memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir
> kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai
> orang-orang yang berlaku adil. (QS.60:8)
> 
> Jadi berlaku adil adalah tiang agama islam, tiang
> kedamaian, tiang kemakmuran masarakat. Jadi umat
> islam dalam membangun bangsa hedaklah bersama sama
> dengan orang2 non islam yang ahli dalam bidangnya,
> tidak boleh diskriminasi.
> 
> Umat islam tidak boleh memperlakukan diskriminas
> artinya;, karena dia seorang Nasrani, budha maka dia
> tidak diberi jabatan dalam pemerintahan sedangkan
> ilmunya memenuhi persyaratan untuk menjadi mentri
> atau pemimpin.Cara demikan adalah tidak adil dan
> diskriminasi.
> 
> Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi
> orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran)
> karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan
> janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu
> kaum(yahudi,nasrani), mendorong kamu untuk berlaku
> tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih
> dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah,
> sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
> kerjakan. (QS.5:8).
> 
> Kemudian ALLAH mempertegas lagi di,lain tempat
> bahwa umat islam haruslah menegakan kebenaran,karena
> kebenaran adalah tiang agama,tiang kedamaian.
> 
> Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan
> aturan dan jalan yang terang. Sekiranya ALLAH
> menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat
> (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap
> pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah
> berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali
> kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa
> yang telah kamu perselisihkan itu, (QS.5:48).
> Dalam hidup berbangsa bangsa ALLAH meminta
> hamba2nya untuk saling kenal mengenal dan saling
> Bantu membantu dalam berbuat kebajikan.
> 
> Jadi jelaslah bagi kita bahwa ada dua macam
> peraturan2 ALLAH yang berbeda dalam al Quran sesuai
> dengan kondisi pada waktu itu. 
> 
> Perintah ALLAH yang turun kepada Nabi sewaktu
> peperangan(nanti kita kupas) dan kedua sewaktu damai
> dengan ayat2 yang saya poskan ini. Bukanlah berarti
> peraturan2 ALLAH kontraversi satu sama lain tapi
> peraturan2 ALLAH adalah bijaksana dan adil.
> 
> Pertama kepada orang2 yahudi dan nasrani zaman
> Rasul dulu yang fanatik,atau radikal, yang membenci
> Rasul, memerangi Rasul karena agama. ALLAH
> mengatakan bahwa mereka adalah musuh2, dan mereka
> lah yang dikutuk oleh Allah swt.Terhadap mereka kita
> harus hati2, tidak boleh dijadikan mereka seorang
> pemimpin, karena mereka tidak senang kalau umat
> islam tidak masuk kepada agamanya.
> 
> Inilah ayat2 ALLAH yang turun waktu Rasul di
> perangi karena agama;
> QS.5:33,QS.5:51,QS.5:57,QS.2:120.QS.9:14 dll
> (Ayat2 ini tidak berlaku lagi untuk zaman damai
> sekarang ini,karena tidak ada satu bangsa memerangi
> suatu bangsa karena agama.)
> 
> Perhatikan ayat ALLAH dibawah ini.
> 
> Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan
> sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu
> karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan
> membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang
> siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka
> itulah orang-orang yang lalim.QS.60:9
> 
> Kedua, kepada orang2 nasrani, yahud, budha, Hindu,
> dan anti Tuhan yang tidak memerangi, dan tidak
> memusuhi, tapi menghormati penganut2 agama islam,
> maka setiap muslim wajib berlaku adil pula kepada
> mereka, wajib menghormati keyakinan orang2 yahudi,
> nasran, Budha,Hindu, antiTuhan sekali puni. 
> 
> Rasulullah saw dalam sebuah riwayat memberikan
> atau mempersilakan seorang pastor tamu Rasul untuk
> bershalat di Mesdjid...jadi jelaslah Rasul
> menghormati seorang pastor Kristen yang baik yang
> juga menghormati Rasulullah saw. 
> 
> Bukanlah berarti Rasul membenarkan agama nasrani,
> tetapi menghormati mereka sebagai hamba2 ALLAH yang
> belum terbuka hatinya untuk masuk islam.Kita harus
> dapat membedakan menhormati dan membenarkan
> keyakinan orang lain.
> 
> Karena membuka hati2 orang bukankah kewajiban
> ALLAH. Rasul,bukan Ulama2 tidak sanggum membuka
> hati seseorang.Hanya menyampaikan peringatan2 saja
> dengan sopan santun.
> 
=== message truncated ===

__________________________________________________________
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time 
with the Yahoo! Search movie showtime shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#news


         

 
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke