Ketika mendengar sebuah headline berita di stasiun televisi saya sempat
terenyak ketika mendengar rencana anggaran pengadaan Laptop bagi 500 anggota
DPR, jumlahnya tidak tanggung-tanggun 12,1 Miliar. "Demi untuk meningkatkan
kinerja DPR" Kilah salah satu anggota departemen rumah tangga DPR. Heran deh
manusia, sudah diberi gaji plus tunjangan lebih dari 50 juta perbulan masih
saja belum puas pengin diberi ini itu, saya yakin gaji mereka sebulan sanggup
membeli satu-dua buah laptop yang sangat hightech, mengikut ungkapan bapak
habudi di acara newdotcom. Atau mungkin mereka para anggota DPR itu malu sama
Tukul yang sudah kembali ke laptop setiap hari, jadi mereka juga ingin bisa
menggunakan barang Tersier itu tiap kali rapat. Padahal entah berapa orang dari
seluruh anggota DPR yang bisa mengoperasikan laptop, karena saya dengar banyak
sekali anggpta DPR dadakan dengan ijasah yang di "bikin asli". Di samping itu
apa tidak sayang jika 12,1 miliar itu digunakan untuk pengadaan
Laptop. Mengapa tidak mereka para anggota DPR disuruh beli laptop sendiri dan
wajib di bawa ketika rapat atau bekerja, hitung-hitung hemat biaya sekaligus
perduli dengan rakyat kecil. Karena 12,1 milliar itu bisa menjadi pengganti
nasi aking.
---------------------------------
What kind of emailer are you? Find out today - get a free analysis of your
email personality. Take the quiz at the Yahoo! Mail Championship.
[Non-text portions of this message have been removed]