Semua merasa kehilangan!! Semoga masih bisa bertemu lagi di tahapan  kehidupan 
berikutnya. Semoga pula dapat cepat muncul figur-figur baru  yang menyamai 
beliau!! Amin.
  Mari kita kirim al fatihah untuk beliau: lahul fatihah...
  salam,
  munir

Machfudz Noor <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                        
          
  INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN. ALFATEHAH...
  
  --- ekki kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  
  > Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.
  >   semoga kita bisa mencontoh segala kebaikannya, 
  >   dalam dakwah dan perjuangannnya..amin.
  > 
  > Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >           
  > 05 April 2007
  > Kiai Mufid Mas'ud Wafat
  > 
  > Nahdliyin-sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama
  > (NU)-khususnya di Jogjakarta, umat Islam, dan
  > masyarakat sekitarnya berduka. Sosok kharismatik dan
  > santun, KH Mufid Mas'ud, Senin (2/4) pukul 22.45 WIB
  > meninggal dunia. Pengasuh Pondok Pesantren Sunan
  > Pandanaran (PPSPA) ini meninggal di RS Jogjakarta
  > International Hospital (JIH) setelah menjalani
  > perawatan selama dua malam. Almarhum meninggal dalam
  > usia 83 tahun karena sakit yang lama diderita.
  > Ribuan orang hadir pada pemakaman Kiai Mufid, Selasa
  > (3/4) lalu.
  > Sejumlah kiai pengasuh pondok pesantren di DI
  > Jogjakarta dan Jawa Tengah hadir pada acara
  > pelepasan jenazah di depan Masjid Pandanaran, antara
  > lain KH Zainal Abidin, KH Nawawi, KH Imadudin Zamro,
  > KH Abdul Aziz, dan KH Alif Muslih. Terlihat pula
  > mantan Menteri Pertahanan Prof Dr Mahfudh MD dan
  > mantan Wakil Bupati Kulonprogo Anwar Hamid. Para
  > tokoh NU Jogjakarta, seperti Dr Maksum, Fahmi Akbar
  > Idris, dan KH Nur Jamil Dimyati juga ikut melepas
  > jenazah. Selanjutnya, jenazah dimakamkan di makam
  > keluarga PPSPA Kompleks III.
  > Isak tangis mengiringi pelepasan jenazah kiai yang
  > terkenal dengan kesederhanaannya ini. Lantunan
  > kalimah thoyibah dan Surat Al-Ikhlas bergema di
  > sepanjang jalan. Menariknya, walaupun mendung tebal
  > tampak menggelayut sekitar Jogjakarta, namun langit
  > cerah terlihat di atas pesantren yang berlokasi di
  > Jalan Kaliurang km 12,5 Candikarang, Pakem Sleman
  > itu.
  > Almarhum meninggalkan 12 putra dan seorang istri.
  > Sebelum menghembuskan napas terakhir, almarhum
  > sempat menulis wasiat yang ditujukan kepada anak dan
  > cucu serta santrinya. Dalam wasiat yang dibacakan KH
  > Abdul Aziz, almarhum minta agar merelakan
  > kepergiannya. Ia juga meminta maaf dan berharap
  > semua percaya dengan takdir Sang Kuasa. "Saya minta
  > semuanya ikhlas dan sabar karena semua akan
  > mengalami," pinta almarhum seperti disampaikan KH
  > Abdul Aziz.
  > Selain itu, almarhum juga menitipkan pesantren dan
  > madrasah untuk dikelola sebaik mungkin. Kepada para
  > santri, almarhum berpesan tetap terus mengamalkan
  > doa dalam Al Quran dan Asmaul Husna. "Baca terus doa
  > Robbi dan Robbana di Al-Quran tersebut, karena itu
  > juga yang aku amalkan selama ini," tulisnya.
  > Dalam surat wasiatnya, almarhum yang asli Klaten
  > berpesan agar dimakamkan di makam keluarga. Almarhum
  > juga berpesan diusung dengan keranda dari bambu yang
  > dibungkus kain putih. "Tapi bambunya jangan minta,
  > harus beli," tulisnya sambil minta alas salatnya
  > ikut dikuburkan bersama.
  > Almarhum minta karangan bunga tidak diletakkan di
  > atas makamnya. Selain itu, para santri juga
  > dibebaskan melaksanakan haulnya.
  > KH Imadudin Zamro mewakili masyarakat menyatakan
  > sangat kehilangan dengan kepergian KH Mufid Mas'ud.
  > Diungkapkan, sosok Kiai Mufid merupakan suri
  > tauladan. Ketaatan beribadah dan pengabdiannya pada
  > umat Islam sangat tinggi. "Ia juga seorang yang
  > saleh, alim dan ahli Al-Quran," ujarnya.
  > Ia berharap kepergian Kiai Mufid tidak membuat para
  > santri juga pergi. Namun, harus lebih semangat dalam
  > memajukan pesantren. "Mari kita bersama-sama
  > melanjutkan perjuangan beliau," harapnya.
  > Selamat jalan Kiai Mufid. Semoga apa yang telah
  > engkau berikan kepada santri dan masyarakat menjadi
  > amal yang diterima di sisi-Nya. (nuo)
  > 
  > [Non-text portions of this message have been
  > removed]
  > 
  > 
  > 
  >          
  > 
  >  Send instant messages to your online friends
  > http://uk.messenger.yahoo.com 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been
  > removed]
  > 
  > 
  
    
  __________________________________________________________ 
  All New Yahoo! Mail – Tired of unwanted email come-ons? Let our SpamGuard 
protect you. http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html
  
      
                                    

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke