Berita ini bisa bikin "tetangga" sirik ga yah?

Salam,
Mukhlisin

http://www.kompas.co.id/
 Hari Ini Ribuan Orang Padati Masjid Keramat Empang 

Ribuan orang mulai memadati Masjid An-Nur dan jalan-jalan di sekitarnya di 
Kampung Pakojan, Empang, Bogor, Selasa (10/4). 

Mereka adalah massa peziarah yang datang menghadiri acara peringatan Maulid 
Nabi Muhammad SAW, yang pada Rabu ini akan dilanjutkan dengan acara peringatan 
haul (temu tahun) wafatnya Al-Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Atas, ulama abad 
ke-19 yang dimakamkan di kompleks masjid itu, yang juga dikenal sebagai Masjid 
Keramat Empang. 

"Para peziarah tak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka ada 
juga yang berasal dari negara-negara lain, termasuk Singapura, Malaysia, dan 
Yaman," kata Habib Zainal Abidin bin Abdullah bin Zein Al-Atas, cicit Habib 
Abdullah bin Mukhsin Al-Atas. 

Peringatan haul Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Atas adalah tradisi tahunan warga 
keturunan Arab yang bermukim di sekitar Jalan Pakojan, Empang, Bogor Selatan. 
Menurut seorang pengurus Masjid An-Nur, seperti biasanya, dalam rangka acara 
haul Habib Abdullah tahun ini warga juga akan memotong sampai ratusan ekor 
kambing untuk memasak nasi kebuli yang yang akan disantap bersama oleh segenap 
peziarah. 

Makam Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Atas berada di dalam sebuah bangunan 
berukuran sekitar 100 meter persegi di sisi barat bangunan utama masjid. Di 
dalam bangunan beratap kubah hijau itu juga terdapat makam putra-putrinya, 
yakni Habib Mukhsin bin Abdullah Al-Atas, Habib Zen bin Abdullah Al-Atas, Habib 
Husen bin Abdullah Al-Atas, Habib Abubakar bin Abdullah Al-Atas, Sarifah Nur 
binti Abdullah Al-Atas, dan makam murid kesayangannya: Habib Alwi bin Muhammad 
bin Tohir. 

Banyak orang yakin akan kekeramatan almarhum Habib Abdullah yang wafat pada 29 
Zulhijjah 1351 Hijriah atau 24 April 1933. 

Dalam riwayat kekeramatannya, Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Atas disebut 
sebagai seorang waliullah. Ia juga seorang ulama panutan para ahli tasawuf dan 
menjadi suri teladan jin. 

Keturunan Nabi 

Menurut Habib Zainal Abidin, Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Atas merupakan 
keturunan ke-36 dari Nabi Muhammad SAW lewat Siti Fatimah, putrinya yang 
menikah dengan Ali bin Abu Talib, saudara sepupu Rasulullah. Fatimah adalah ibu 
dari kakak-beradik Hasan dan Husein. 

"Dengan begitu, ayah saya adalah keturunan ke-38 dan saya sendiri keturunan 
ke-39," kata laki-laki 45 tahun yang menjadi juru bicara Habib Abdullah bin 
Zein, ayahnya yang sudah berusia 70-an tahun. 

"Namun, perlu diingat, tak semua keturunan Nabi Muhammad menjadi ulama yang 
layak diteladani. Seperti buah yang jatuh dari sebatang pohon, anak-cucu 
Rasulullah juga ada yang baik, tetapi ada pula yang tidak," kata Habib Mahdi 
bin Sholeh bin Syekh Abubakar (32), menantu Habib Abdullah bin Zein. 

Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Atas berasal dari Yaman, negeri di tenggara Arab 
Saudi. Ia dilahirkan di Kampung Khuraidoh, Hadramaut, pada 20 Jumadiawal 1275 
Hijriah atau 16 Desember 1859. 

Setelah menunaikan ibadah haji yang kedua pada 1866 atau 1867, Habib Abdullah 
pergi berkelana ke berbagai penjuru dunia untuk mencari karunia Tuhan dan 
penghidupan. Perjalanan pengembaraan inilah yang membawanya ke Indonesia. 

Sumber lain menyebut, Habib Abdullah pergi ke Indonesia dari Mekkah setelah ia 
bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW. Sesampai di Indonesia, ia bertemu dengan 
Habib Ahmad bin Hamzah Al-Atas, ulama di daerah Pakojan, yang memerintahkannya 
untuk berziarah kepada Habib Husen di Luar Batang, juga di Jakarta. Dari sana, 
ia kemudian ia melanjutkan perjalanan ke Bogor dan menetap di sana sampai akhir 
hayat. (Mulyawan Karim) 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke