http://www.gatra.com/artikel.php?id=103762
Sampoerna Foundation Garap Madrasah dan Pesantren

Balikpapan, 12 April 2007 17:08
Sampoerna Foundation United Schools Program (SF USP), yang bertujuan 
meningkatkan kualitas sekolah, mulai menggarap Madrasah Aliyah dan bahkan 
pesantren.

Kabar gembira itu disampaikan Akbar Ismail, Program Officer Sampoerna 
Foundation alam kesempatan jumpa pers di Balikpapan, Kamis (12/4).

"Program itu disebut Madrasah Improvement Program (MIP)," katanya. MIP ini baru 
digagas awal 2007 lalu. Sejauh ini sudah dua madrasah yang menjadi binaan, di 
antaranya, Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Annuqoyah, Guluk-guluk Madura, dan 
Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Raudhatul Thalibin di Rembang.

Menurutnya, konsep yang dikembangkan tidak jauh berbeda dengan penggarapan 
sekolah-sekolah umum yang sejauh ini sudah dilaksanakan. "Ke depan akan kita 
kembangkan lagi," paparnya.

Sementara itu di Balikpapan, untuk SF USP dipilih SMA Negri 2 sebagai binaan. 
Di luar itu masih ada sekolah lainnya, seperti SMA Negeri 2 Banyu Asin 
Palembang dan SMA Negeri 11, Bandung.

Kini, SF USP telah memiliki 14 sekolah binaan yang dibiayai SF dengan beberapa 
mitra. Diharapkan tahun 2007 ini jumlah sekolah yang menjadi binaan bertambah 
menjadi 22 sekolah. "Target kit minimal di setiap satu daerah ada satu sekolah 
unggulan," tambah Akbar.

Sedangkan SMA Negeri 2 Balikpapan, sebagai salah satu sekolah yang diadopsi 
pada periode pertama perjalan SF USP, telah menjalani program peningkatan 
kualitas kepala sekolah, guru, kurikulum, dan manajemen sekolah seperti 
leadhership training untuk kepala sekolah dan siswa, ESQ dan toastmaster untuk 
siswa.

Ada pula pelatihan mata pelajaran (subject content training) untuk para guru. 
Bahkan, lanjut Akbar, di SMA Negeri 2 Balikpapan telah secara rutin menggelar 
subject content training untuk para guru dari SMA-SMA lain di Balikpapan. "Nah, 
kedatangan kita ke Balikpapan untuk mengetahui sudah sejauh mana 
perkembangannya," katanya. [ST] 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke