- NU Mesir Berangkatkan 5 Bus Peziarah Makam Wali .............kami harus membatasi peserta, meski kami juga tahu sebenarnya banyak dari mereka yang kecewa," ujar Ihya, salah seorang panitia. Bahkan, imbuhnya, awalnya jajaran panitia hanya menyanggupi melayani 3 bus. "Namun karena terlalu banyak yang kami tolak, akhirnya kami tak kuasa menambah 1 bus lagi," katanya.
Tak dinyana, dua hari sebelum pelaksanaan Holy Tour, salah seorang panitia yang sebelumnya susah dihubungi tiba-tiba menghubungi kantor sekretariat NU dan mengatakan bahwa dirinya sudah menerima pendaftaran 34 orang. Ihya sebagai koordinator pelaksana pun langsung bergerak cepat mengumpulkan beberapa pentolan panitia. Setelah dimusyawarahkan, disepakati akan ditambah 1 bus lagi sehingga total ada 5 bus dengan rincian 4 armada untuk laki-laki dan sisanya untuk perempuan. "Itupun masih ada sekitar 100 orang yang harus gigit jari menunggu............. - Makam Alim Ulama di Mesir Kurang Terawat .............Imam Ibnu Hajar ini juga sangat dijunjung oleh kalangan Al-Azhar. Terbukti di samping batu nisannya, terdapat replika semacam peci kebesaran Al-Azhar dengan warna khas paduan merah dan putih. Sayangnya, jalanan di depan makam benar-benar memprihatinkan, becek bila terkena air dan amat berdebu jika musim panas. Demikian juga ruang dalam areal makam yang terkunci itu, terkesan kotor tak terawat. Lebih mengenaskan lagi, Mukhlishin menceritakan bahwa pada setiap Jumat jalanan di sekitar situ dijadikan pasar kaget oleh penduduk setempat. Pernah pada satu kesempatan Mukhlishin berziarah ke makam Imam Ibnu Hajar ini pada hari Jumat. Tak disangka, rupanya jeruji pintu makam malah dijadikan pijakan tali penjual binatang ternak. Mukhlishin hanya bisa mengelus dada melihat itu. Karena kalau makam itu terletak di Indonesia, niscaya...................... - Kubah Istimewa Masjid Ibnu Thulun ..............rombongan menuju ke masjid Sultan Hasan dan masjid Rifa'i. Sayangnya saat sampai di kedua masjid yang berdiri kokoh persis berdampingan itu, sudah tak ada arahan dari guide. Peserta pun berpencar sendiri-sendiri. Masjid Sultan Hasan lebih terkenal dengan masjid 4 madzhab, karena di dalamnya ada 4 sisi yang digunakan sebagai madrasah Syafi'iyah, Hambaliyah, Hanafiyah dan Malikiyah. Sementara di masjid Rifa'i, terdapat makam Imam Rifa'i, pendiri Thoriqoh Rifa'iyah. Selain itu juga terdapat makam mantan salah seorang penguasa Iran sebelum revolusi Iran, Reza Pahlevi. Bagi para turis yang ingin memasuki areal kedua masjid ini, paling tidak harus merogoh kocek sebesar LE.10,00 (turis mahasiswa) atau LE.20,00 (turis biasa). Namun bagi mahasiswa Al-Azhar bisa masuk bebas setiap harinya. Bahkan panitia membagikan jatah makan siang di jalan antara........... selengkapnya: http://goeshid.blogspot.com aghi, Cairo ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
