Paul <[EMAIL PROTECTED]> wrote: To: Siaran Pers <[EMAIL PROTECTED]>,
Media Care <[EMAIL PROTECTED]>
From: Paul <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 18 Apr 2007 02:02:19 -0700 (PDT)
Subject: [Pers] Siaran Pers: Petikan Wawancara reporter KBR68H dengan Ongen
Latuihamalo jauh sebelum ia disebut-sebut diduga terlibat pembunuhan Munir
Ongen Latuihamalo: Saya Tegur Munir Di Bandara Singapura
Kepala Kepolisian Indonesia Sutanto menyebut bahwa Munir diracun saat transit
di Bandara Changi Singapura. Pertanyan besar kemudian muncul, siapa orang-orang
yang berhubungan dengan Munir saat di Bandara Changi? Majalah Tempo menulis
orang terakhir yang terlihat berbincang dengan Munir di Bandara Changi adalah
Ongen Latuihamalo. Tempo menulis sejumlah saksi menyebut Ongen berbincang lama
dengan Munir di bandar udara Singapura, sesaat sebelum pesawat Garuda GA974 itu
lepas landas menuju Amsterdam, Belanda.
KBR68H pada 12 November 2004 pernah melakukan wawancara dengan Ongen
Latuihamalo. Ongen ketika diwawancara berada di Belanda. Ia diwawancara sebagai
salah seorang penumpang pesawat Garuda tujuan Amsterdam. Wawancara yang oleh
reporter Fia Anwar ini dilakukan jauh sebelum nama Ongen disebut-sebut sebagai
orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan Munir. Berikut petikannya.
Bung Ongen bisa diceritakan apa yang terjadi dalam pesawat dalam perjalanan
menuju Amsterdam?
Waktu terjadi di dalam pesawat itu memang kita....(terdiam. Red) Mas Munir itu
ada sekitar 5 sampai 6 kali mondar-mandir ke kamar kecil gitu. Dan saya waktu
itu memang duduk tidak jauh dari beliau. Dan melihat bahwa kok (kondisinya
seperti itu. Red)... Waktu pertama saya tegur dia.. Mas.. Mas gimana? Dia cuma
liat, dia cuma senyum saja. Tapi kok cepat sekali. Baru duduk dia ke belakang
lagi..baru duduk dia kebelakang gitu.
Apa Anda juga sempat menanyakan kepada Munir?
Waktu itu saya ndak tanya. Saya cuma tegur dia saja di Singapura, waktu mau
naik. Saya bertanya... Mas gimana? Apa kabar? (Munir menjawab.Red) Oh yah..
Terus cerita baik-baik itu. Masih segar bugar begitulah
Anda ingat dia mulai sering ke belakang berapa lama setelah tinggal landas?
Waktu mulai berangkat itu kira-kira berapa jam gitu yach. Saya lihat beliau
mulai mondar-mandir kebelakang gitu. Tetapi menjelang masuk Amsterdam itu,
waktu kita mau di Schiphol itu beliau sama sekali sudah tidak tampak lagi.
Ketahuannya waktu pesawat turun, polisi naik keatas pesawat. Kita tunggu di
dalam pesawat lama sekali. Mereka memeriksa beberapa orang yang duduk persis di
samping dia. Di samping dan di belakang dia.
Apakah ketika Munir bolak-balik ke kamar mandi itu setelah semua penumpang
mendapat jatah makan dari pesawat atau sebelum?
Ya kita dari Singapura itu ndak lama naik lalu dapat makan gitu lho Mbak. Tapi
saya tak ingat jelas itu sesudah makan atau.. kalau ngak salah ya kalau ngak
salah sementara kita dibagi makan beliau itu sudah pernah ke belakang.
Apakah sebelum itu Anda melihat seseorang memberikan makanan kepada Munir atau
melihat Munir makan sesuatu?
Saya ndak liat itu. Cuma memang dia waktu itu duduk di dalam pesawat dia punya
tempat duduk itu di... di First Class... tapi saya heran kenapa dia pindah ke
belakang gitu lho Mbak. Saya ndak ngerti juga waktu itu. Kalau ndak salah
tempat duduk dia itu di depan tapi dia pindah ke belakang.
Apakah mungkin karena saat itu dia dirawat oleh seorang dokter yang juga
menjadi penumpang disana?
Katanya begitu. Dia datang sama dokter juga. Saya waktu itu perhatikan dia
sama dokter. Ada dokter yang sama-sama dengan dia.
Ketika di bandara Schiphol apa yang terjadi disana? Apakah ada pemberitahuan
semacam penumpang diminta tinggal dulu di pesawat?
Iya. Itu jadi waktu begitu landing pesawat itu. Tidak seperti biasa
(mendaratnya.Red) jauh. Tau-tau polisi sudah menutup jalanan di runway itu.
Langsung disergap naik. Begitu.
Artinya penumpang tidak dipersilahkan untuk turun dulu yach?
Iya lama tidak dipersilahkan turun. Lalu kemudian kita semua jadi curiga ini
apa? Lalu kebetulan teman saya yang di Garuda itu. Dia membisikkan saya, Munir
sudah lewat. Saya terus kaget.
Artinya para penumpang baru tahu Munir sudah meninggal waktu pesawat sudah
mendarat di Schiphol?
Ya banyak juga yang nggak tau mbak. Karena itu rahasia. Itu karena crew Garuda
itu. Mereka kasih tau saya.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos.
Mohamad Guntur Romli
www.romli.net
Komunitas Utan Kayu
Jl. Utan Kayu No. 68H Jakarta
Telp: (021) 8573388 Fax: (021) 851 6868 www.utankayu.org
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.
[Non-text portions of this message have been removed]