Terkait dengan buku berjudul "1 Dusun 3 Masjid", ada hal yang lebih unik dan 
menarik yang pernah saya saksikan. Mungkin kalau diringkas dalam bentuk judul 
buku kira2 menjadi begini "1 Masjid 2 Sekte". Itu dapat dijumpai Dusun Sumber 
Agung, Desa Krecek, Kec. Pare. Saya tahu itu ketika saya masih di SD-SMP di 
sana (kira2 tahun 1980an). Konon kyai pemangku masjid ini memiliki beberapa 
anak, dan anak-anaknya ini pada akhirnya terpecah menjadi pengikut aliran yang 
berbeda dalam beragama: sebagian anak ikut aliran NU (ahlus sunnah wal jama'ah) 
dan sebagian anak lagi ikut aliran LDII (waktu itu sering disebut 'Islam 
Jama'ah'). Mungkin karena masing2 sama-sama merasa berhak atas pemanfaatan 
masjid tersebut maka terjadilah mekanisme penggiliran penggunaan masjid.
   
  Yang saya saksikan, di masjid tersebut sholat 5 waktu masing2 dilakukan 2 
kali, tentu dengan adzan yang juga dikumandangkan 2 kali pula. Kelompok jama'ah 
yang beraliran NU mengumandangkan adzan dan melaksanakan sholat lebih dulu. 
Sesaat kemudian, begitu imam kelompok pertama mengucapkan salam maka kelompok 
kedua (yang beraliran Islam Jama'ah) segera menyusul mengumandangkan adzan dan 
dilanjutkan dengan sholat. Pada saat kelompok pertama selesai wirid, mereka 
menyingkir karena masjid segera digunakan sholat oleh kelompok kedua. Ritual 
yang demikian tidak saja terjadi untuk sholat 5 waktu, tetapi juga untuk sholat 
Jum'at dan sholat 'id.
   
  Hal tersebut berlangsung (katanya sudah bertahun-tahun) paling tidak sampai 
saya meninggalkan kampung halaman yang tidak jauh dari lokasi dusun tersebut. 
Kalau ada anggota milist yang di daerah Pare (Kediri) bisa cek apakah ritual 1 
masjid 2 ibadah tersebut masih berlangsung hingga kini. Menarik deh..
   
  Ibnu Mukhyar
   
   
   
  "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Judul di atas adalah judul buku terbaru yang lagi dipajang situs NU 
Online. Abstraksi di atas memang mudah di tangkap dengan keberadaan 3 masjid 
yang berbeda2 kulturnya pada sebuah kampung dan ini realitas terjadi di 
salahsatu sudut Yogya.

Menariknya juga, judul di atas ternyata hampir mirip dengan realitas di desa 
saya, di kota Brebes, Jateng. Ada 3 masjid, tetapi dengan komposisi 2 NU, 1 
agak ke-MD-an gitu. Yang lucunya, tiap kelompok dari NU kadang saling 
berpapasan pas waktu mau Jum'atan. Btw, alhamdulillah desa tetep dalam kondisi 
tentrem dan makmur, amin ...

Regards,

[EMAIL PROTECTED]

---------------------------------
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, 
when. 

[Non-text portions of this message have been removed]



         

       
---------------------------------
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke