Kang Ulil,
Surat Anda berapi-api sekali.

Kalau boleh berkomentar, mungkin saja yang dimaksud oleh KH Makruf Amin
dalam berita di NU Online itu bukan Anda. Mungkin saja orang lain, jadi
jangan ke-GR-an, hehe, maaf.

Mungkin saja yang dimaksud liberal di sini bukan JIL tapi liberalisme,
karena orang JIL itu hanya beberapa glintir dan masing-masing sudah
menemukan kesibukannya sendiri di luar sana.

Anda menyebut Gus Dur, teman Anda itu. Kalau saya boleh mengutip Gus Dur
juga: "Kesalahan Ulil itu cuma satu, pake bawa nama liberal segala." Mungkin
juga penamaan liberal itu hanya kaya di opini, tapi miskin substansi. Seksi
tapi tak berisi.

Salam semuanya,
Anam


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke