Saya mantan perokok berat. Dalam satu hari saya menghabiskan 2-3 bungkus rokok. 
Bagi saya, rokok itu nikmat, memperkaya inspirasi dan imajinasi. Apalagi sambil 
minum kopi. Wah, serasa di surga (meskipun saya belum pernah ke sorga, tetapi 
ketika saya merokok seakan saya dibawa ke sorga). Saya akan melupakan segala 
kenikmatan yang pernah saya rasakan. 
   
  Itu dulu, ketika saya masih merokok. Saya sudah berhenti merokok dalam 
setahun ini. Saya meninggalkan rokok bukan karena takut terkena penyakit 
(paru2, jantung, impotensi, dll), apalagi takut salat saya tidak sah. Bagi 
saya, merokok itu pilihan. Pilihan berdasarkan kesadaran. Tuhan jangan dibawa2: 
sah-tidaknya salat bergantung pada syarat-rukun salat. Rokak tidak masuk dalam 
syarat-rukun itu. hehehe. Kecuali kalau salat sambil merokok. Itu persoalannya 
lain.
   
  Jadi, jangan bikin hukum sendiri lah. Mau salat aja udah untung. Jangan bikin 
peraturan terlalu banyak. Nanti yang melanggar juga banyak. hehehe. Saya nurut 
kiai saya aja lah. Dia tidak banyak menuntut lebih. Apalagi sampai mengharamkan 
sesuatu yang belum tentu haram.


arief dani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Siapapun Merokok, maka Solatnya Tidak Diterima
( Smoking in Islam Part 2 )
Mawlana Syaikh Hisham Kabbani qs
>From sufilive.com

A`udzu billahi min asy-syaitaan ir-rajiim. Bismillahir - Rahmanir- Rahiim. 
Nawaytu'l-arba' iin, nawaytu'l-`itikaaf, nawaytu'l-khalwah, nawaytu'l-riyaada, 
nawaytu's-suluuk, nawaytu'l -`uzlah lillahi ta`ala fii hadza'l - masjid. Ati` 
Allah wa ati` ar-Rasula wa uli 'l-amri minkum 

Pada sesi sebelumnya tentang merokok, Grand Sheik Abdullah Faiz ad-Daghestani 
qs berkata bahwa Sayidina Abu Ahmad as-Suguhri qs diberi Allah swt kekuatan 
Qutbaniyah untuk menjadi Qutb. 

Ada 5 Wali Qutb yaitu Qutb Irsyad, Qutb Bilad, Qutb Aqtab, Qutb Mutasayrif dan 
Qutb Ghawts. Lima Qutb, Lima Pilar Tonggak yang Allah berikan, merupakan 
kekuatan untuk semua hal, yang diwariskan kepada Nabi Muhammad Sallallahu 
Alayhi wasallam. 

Syaikh Abu Ahmad Suguhri qs, adalah merupakan salah seorang sheik terbesar dari 
Naqsbandi, dan beliau menjadi Qutb selama 40 tahun beserta tanggung jawabnya. 
Disini kita tidak menjelaskan panjang lebar tingkatan Qutb atau artinya, tetapi 
singkatnya tergantung pada jenis Qutbul apakah dirinya. Disana ada lima Qutb. 
Jadi semua yang dibawahnya menjadi tanggungjawabnya. 

Qutbul Irsyad, sebagai contoh, dimana tugasnya adalah memberikan bimbingan 
kepada para Awlya Allah dan melaluinya Awliya Allah menerima bimbingan, dan 
dari mereka diturunkan kepada para muridnya. Itu adalah tugas Qutb Irsyad. 

Qutbul Mutasyarif, yang menjadi tanggung jawabnya adalah memonitor semua 
kejadian didunia, semua kejadian diterangkan kepada Awliya Allah dan darinya 
diteruskan kepada murid-muridnya. Ini adalah penjelasan singkat tentang 
kemampuan para Qutb. Syaikh Abu Ahmad Suguhri qs selama 40 tahun menjadi Qutb. 

Beliau mengatakan bahwa hal terburuk yang dapat dibayangkan didunia ini, adalah 
banyaknya manusia yang tidak mengetahui bahwa yang terburuk adalah tanaman 
tembakau, atau tanaman asal muasalnya rokok. Tanaman itu membawa kotoran iblis 
dan para setannya, yang kemudian dicampur agar yang menghisap rokok ini, akan 
menghisap kekotoran dan perilaku buruk para iblis dan setan.

Syaikh Abu Ahmad Sughuri qs berkata,” Oh, anakku, kalian harus berterima 
kasih pada Allah swt, karena telah memberikan kita nikmat dan pertolongan 
azaniyah, sebelum dan sesudah keabadian, azaniyah wa abadiyah. Pertolongan 
azaniyah wa abadiyah ini dinikmati oleh murid Naqsbandi, agar mereka tidak 
kecanduan merokok. 

Mungkin beberapa orang muird merokok dan kemudian mereka berhenti karena mereka 
tahu bahayanya. Maka beliau berkata jangan sampai kalian kecanduan merokok, dan 
siapapun yang kecanduan merokok, mereka harus berhenti , kalau tidak mereka 
akan berada dibawah kutukanNya. Allah mengutuk iblis sehingga kutukan itu juga 
mengalir lewat tanaman tembakau dan menanamkan juga perilaku buruk, seperti 
perilaku buruk orang yang berbohong atau menggosipkan atau menggibah orang 
lain. Karena iblis juga menggosip dari belakang dan memberikan inspirasi buruk 
kepada Sayidina Adam as.

Pernyataan tentang merokok ini sangat keras, tetapi saya harus menyampaikan 
perkataan Mawlana Syaikh Nazim qs. Beliau berkata siapapun yang merokok dan 
tidak berhenti atau berniat untuk berhenti, wa salatuhu batila, sholatnya 
batil, solatnya tidak diterima karena ia menghisap bau iblis, maka Malaikat 
yang datang tidak dapat mendekat untuk menghitung amal baik sholatnya agar 
dikirim ke surga ke pada Allah swt. Mereka tidak bisa mendekat karena bau busuk 
rokok yang menyengat. Oleh karena bau orang yang merokok tersebut, maka 
sholatnya tidak diterima Allah swt.

Bukan saja sholatnya tidak diterima, tetapi seluruh amalnya di dunia ini tidak 
diterima dan ia harus mengulang sholatnya diatas api neraka. Ketahui bahwa api 
neraka Allah, adalah seperti lantai besi yang dibawahnya berkobar api neraka 
yang sangat panas membakar dan kau harus sholat berulang-ulang sampai selesai 
diatas lantai panas itu. 

Begitulah hukuman bagi anda yang merokok dan bagi yang sering terlewatkan 
sholat dan belum membayarnya. Kalian akan melakukan semua sholat sampai selesai 
diatas lantai besi panas yang akan membakar semua bagian badan anda, mulai dari 
kepala, tangan, kaki kalian, dan apapun yang disentuh akan terbakar. 

Jadi, lebih baik niatkan untuk membayar sholat yang terlewatkan diwaktu muda, 
dengan menambah satu waktu sholat pada setiap sholat yang dilakukan saat ini. 
Niatkan dengan niat,”Yaa Roobi, saya terlewatkan sholat ini sewaktu saya 
masih muda, dan tidak tahu apa yang saya lakukan, sekarang saya akan 
membayarnya. Insya Allah dengan niat ini, maka bisa menyelamatkan diri anda 
dari sholat diatas lantai besi panas, meski belum terbayarkan semua saat ajal 
tiba, Allah akan mengampuni, karena semua tergantung dari niat kita.

Bagi perokok, hal ini akan sangat berbeda, mereka harus menyelesaikan sholat 
dilantai besi panas dan Allah harus mengirim mereka ke api neraka dan membakar 
mereka seluruh tubuhnya sampai jadi abu, seperti rokok yang terbakar sewaktu 
anda merokok, dan menciptakan mereka kembali dilain waktu dan barulah 
mengirimnya ke surga. 

Jadi orang yang merokok akan merasakan api yang membakar karena ia tidak mau 
menghentikan kebiasaanya sendiri untuk merokok. Hukuman ini adalah akibat tidak 
adanya niat, dan tidak mau berhenti merokok. 

Oh, anak-anakku jangan biasakan anakmu merokok. Kalau anda punya anak lelaki 
atau perempuan, pastikan mereka tidak merokok karena anda harus bertanggung 
jawab. Saat anak berumur 15 tahun, darah mereka bergolak didalam untuk 
melakukan hal yang tidak baik, jadi jangan biarkan mereka berkuasa atau 
mengontrol bapaknya atau ibunya. 

Ajari mereka untuk menghormati, ajari mereka untuk bersikap sopan, kalau 
tidak!! Anda tidak akan bisa menguasai anak anda dan mereka akan lari. Kita 
telah lelah berlari-lari mengejar pekerjaan kita, sepanjang hidup kita, supaya 
anak kita bisa hidup baik. Hal ini tidak akan setimpal, jangan lakukan itu. 
Saat anak anda besar, yang mereka pikirkan hanyalah semua harta warisan anda. 

Hal ini ada di pikiran beberapa anak ketika orang tuanya meninggal. Pikiran 
mereka hanya mewarisi mobil, rumah, rekening bank anda. Mereka berpikir orang 
tuaku tidak tahu apa-apa, mereka aneh, mereka terbelakang, orang tua yang kuno. 
Saya modern, saya tahu semua, ibuku tak tahu apa-apa, begitu juga bapakku. Saya 
punya opini sendiri, saya ingin mendiri. 

Khususnya bagi anak-anak setelah mereka berusia 16 tahun, yang mereka pikirkan 
adalah berpisah dari orang tua dengan tinggal di apartemen. Saya ingin mandiri 
pergi kuliah di universitas. Mereka tidak mau tinggal dengan orangtua mereka. 
Mereka ingin lari dari keluarga, mereka tidak tahu keluarga adalah barakah. 
Paling tidak mereka aman dari setan karena keluarga mereka dapat melindungi 
mereka. 

Tetapi bukannya mereka mengikuti ayah ibunya, malah mereka memilih tinggal di 
apartemen dengan teman wanitanya atau pacarnya. Mereka tidak tahu apa saja yang 
mereka kerjakan, merokok, menghisap ganja dan mabuk-mabukan. Mereka 
menginginkan hidup yang bebas dan liar, tanpa kewajiban apapun.

Bila kalian melihat negara-negara didunia ketiga, mereka lebih berhasil dalam 
kehidupan berkeluarga dan bersosial. Karena para orangtua tidak memberikan 
kebebasan yang terlalu besar kepada anak-anak mereka. Jika kalian memperhatikan 
statistic, tingkah laku remaja pada Negara maju yang memberikan kebebasan yang 
terlalu banyak, maka banyak dari mereka sekolahnya tidak berhasil. Kalian akan 
melihat persentase yang sangat rendah dalam pendidikan remaja yang terlalu 
bebas dinegara maju. Tetapi di Negara berkembang, maka kalian akan melihat 
hasil yang berbeda

Dinegara dunia ketiga, orangtua sangat focus kepada pendidikan anak-anaknya, 
mereka pergi ke sekolah menengah atas, universitas, menikah dan hidup mapan 
berkeluarga. Berbeda sekali dengan dinegara maju yang memberikan kebebasan 
begitu banyak kepada remaja, kalian masih bisa melihat orang yang belajar pada 
usia enampuluh tahun untuk memperoleh Phd. Saya juga suka pergi sekolah

Maka Syaikh Abu Ahmad Sughuri qs berkata, untuk keridhoan Allah swt, jangan 
terlalu lunak kepada anak kalian, dan menyebabkan mereka berada dibawah control 
setan, kalian harus kuat dalam menghadapi pengaruh setan. Buatlah disiplin pada 
anak kalian, maka kalian akan menyelamatkan anak kalian dari bahaya merokok, 
dan problem yang ditimbulkannya pada perilaku dan kepribadiannya. 

Seperti saat ini, kebanyakan orang tua, salah dalam berperilaku. Jika kalian 
memiliki rahasia, jangan ceritakan kepada siapapun, karena kalian tidak akan 
yakin, bahwa suatu ketika, mereka akan mengekspos kesalahan anda. 

Allah..Allah, kemudian beliau berbicara tentang asal tanaman tembakau. Tanaman 
ini berasal dari kotoran setan, berasal dari ananiyah, ego dan mementingkan 
diri sendiri serta iri hati. Dalam tariqah tidak diterima bagi murid yang 
mengatakan tidak kepada mursyidnya, atau terhadap larangannya. Tidak pernah 
diterima dan diijinkan untuk mengatakan tidak kepada Mursyid, karena ketika 
kalian berkata tidak kepada Mursyid kalian, maka kalian telah melanggar untuk 
tidak mematuhi Allah swt. Ati Allah, ati ur Rasul ati ulil amri minkum. 

Jika kalian tidak mematuhi Mursyid kalian, maka guru kalian akan malu dihadapan 
Nabi Muhammad saw, lihatlah muridmu, mereka melanggar perintahmu dan 
laranganmu. Demikian juga dengan anak-anak kalian, jangan didik mereka untuk 
berkata tidak terhadap perintahmu atau kata-katamu. Anak-anak kalian harus 
menerima apa yang orang tua kalian katakan.

Syaikh Abu Ahmad as-Sughuri qs berkata, Tuan kalian atau Pemimpin masyarakat, 
adalah hamba-hamba yang melayani masyarakat. Hamba Allah swt adalah merupakan 
level tertinggi, karena mereka memberikan cintanya untuk melayani masyarakat, 
memperlihatkan muka yang senantiasa tersenyum kepada siapapun, bergurau, 
memberi makan dan tidak pernah merasa kecewa terhadap siapapun. 

Sayidul kaum, Mursid adalah mereka yang menjaga murid-muridnya, mereka 
memperlakukan dengan sangat baik, melayani mereka dan muridpun bahagia 
bersamanya, maka dialah pemimpin kalian yang sebenarnya.

Awliya Allah mengikuti langkah para Sahabat dan Nabi saw. Seperti dikatakan 
Nabi Muhammad saw, ”Jika kalian mengikuti salah satu dari sahabatku, maka dia 
seperti bintang dilangit yang dapat membimbing kalian. Ini adalah hadist sahih, 
hadist yang otentik. 

Para Awliya Allah mewarisi rahasia bimbingan sejati ini berasal dari Nabi saw. 
Maka mereka akan membimbing para murid, apapun bimbingan yang diinginkan 
mereka. Ikuti Awliya, maka mereka akan menunjukkan jalan bagi kalian, karena 
mereka adalah Sayidul Kaum, Leader dan Master kalian. Mereka akan membimbing 
kalian dalam kehidupan abadi, dan menunjukkan kepada kalian jalannya Nabi 
Muhammad sallallahu alayhi wasalam.

Sayidina Musa as adalah seorang nabi. Dan beliau bertanya kepada Sayidina 
Khidir as. Mawlana berkata, Sayidina Khidir as adalah Waliyullah, bukan seperti 
Nabi Musa as. Kalian tidak dapat mengikuti cara Sayidina Khidir as, sungguh 
sangatlah sulit. Nabi Musa as dengan ijin Allah swt, meminta untuk menemani 
Sayidina Khidir as. 

Kalian mengetahui cerita ini, bagaimana Sayidina Khidir as menenggelamkan 
kapal, membuat lubang dan membunuh seorang anak kecil, dan membangun dinding. 
Dan Nabi Musa as tidak sanggup untuk mengikuti beliau, karena Musa as tidak 
tahu hikmah dibalik setiap perbuatan Sayidina Khidir as. Apa yang Allah swt 
berikan kepada Khidir as, tidak diberikan kepada Musa as. Sebaliknya apa yang 
Allah swt berikan kepada Musa as tidak diberikan kepada Khidir as.

Itulah sebabnya kita harus sangat berhati-hati untuk melihat perbedaan dari 
setiap Awliya. Jangan bandingkan, jangan evaluasi mereka, jangan berkata yang 
ini lebih baik dari yang itu. Bukanlah urusan kalian. Urusan kalian hanya 
pilihlah salah satu dari mereka, ikuti mereka dan jangan bandingkan bahwa yang 
ini lebih tinggi dan lebih baik, maka kalian akan merusak keseimbangan. Tugas 
kita hanyalah menerima dan mengikuti, karena Allah swt Maha Mengetahui yang 
terbaik. 

Dahulu ada seorang Ulama Besar di Madinah Munawaroh, namanya Buya Effendi. 
Setiap orang yang pergi ketempat tersebut ke Madinah dan Makkah, pasti akan 
mengunjungi dia dan menghormatinya. Ketika Mawlana Syaikh Nazim qs melakukan 
suluk di Madinah, ditemani Sulthanul Awliya GrandSheikh Andullah Faiz 
Daghestani qs (alm), mereka berada di Madinah selama sembilan bulan. 

Dan Ulama ini mengunjungi GrandShaikh Abdullah qs. GrandSyaikh bertanya kepada 
Ulama Besar itu,”Ya Buya Effendi, Mengapa Allah swt tidak memberikan 
pengetahuan yang diberikan kepada Sayidina Khidir as kepada Nabi Musa as?” 
Dan ulama itu menjawab,” Saya tidak tahu”. GrandShaik Abdullah Faiz qs 
berkata, “Ketika orang berbicara, dengarkan, ketika orang membuka mulutnya, 
dengarkan, maka kalian akan memperoleh hikmah dibaliknya”. Maka sayapun 
mendengarkan jawaban Ulama Buya Effendi. Tidak masuk akal untuk saya dan saya 
tidak mengerti mengapa Ulama ini menjawab, “Saya tidak tahu?”. 

“ Ya Buya Effendi, engkau membaca hadist dan memberi nasehat kepada banyak 
orang, dan masyarakat menghormatimu, karena pengetahuanmu, tetapi bagaimna 
engkau tidak mengerti mengapa Nabi Musa as tidak memiliki pengetahuan yang 
dimiliki Sayidina Khidir as?”.

“Ya Buya Effendi, berapa banyak hadist Nabi saw, ratusan, ribuan, dan 
kesemuanya akan berada dibawah sebuah hadist. Yaitu siapapun yang Allah berikan 
hikmah, maka mereka akan mengerti, tetapi siapapun yang tidak diberikan hikmah, 
maka mereka tidak akan mengerti. Jika engkau tidak memiliki hikmah, tentu saja 
engkau tidak akan dapat melihat perbedaannya”.

“ Ya Buya Effendi, jika Allah swt memberi Sayidina Musa as pengetahuan yang 
Allah berikan kepada Sayidina Khidir as, maka Musa as tidak akan pernah 
keberatan terhadap apapun yang Sayidina Khidir as lakukan, artinya Khidir as 
tidak akan membuka pengetahuan-pengetahuan baru yang kalian tidak ketahui. Musa 
as dalam kitab suci Al-Qur’an dari awal hingga akhir, beliau satu-satunya 
Nabi yang selalu bertanya kepada Allah, Ya Allah apakah ini, Ya Robbi, apakah 
ini, Musa as tidak mengerti rencana Allah, Keinginan Allah di Dunia, maka Musa 
as selalu bertanya kepada Allah swt.

Hal ini dilakukan Musa as dalam rangka mengajarkan kita hikmah kitab suci 
al-Qur’an. Jika Sayidina Musa as tidak bertanya, maka tak seorangpun memahami 
dan mereka tak akan mengerti jawabannya. Itulah sebabnya Allah swt tidak 
memberikan Nabi Musa as Rahasia dibalik Samudera pengetahuanNYA. Seluruh 
pengetahuan yang diberikan berasal dari pertanyaan Nabi Musa as. Karena 
pertanyaan itu, Allah membuka begitu banyak rahasia dari Quran.

Nabi Muhammad Sallallahu alayhi wasalam tidak pernah membuka mulutnya untuk 
bertanya karena beliau malu dihadapan Tuhannya. Allah swt memberikan beliau saw 
kesempurnaan yang tidak diberikan kepada Nabi Musa as. Allah swt memberikan 
Nabi Muhammad saw Adab yang Sempurna, ketinggian karakter yang sempurna. Jika 
Allah memberikan hal ini kepada Nabi Musa as, maka dia tidak akan pernah 
melontarkan pertanyaan.

Itulah sebabnya banyak orang saat ini selalu bertanya, dan mereka tidak 
mengetahui jawabannya. Jika kalian mengikuti langkah Nabi saw, maka kalian akan 
menyerahkan diri kalian, tetap diam, apa yang akan terjadi pasti terjadi. Allah 
swt memberikan umat Nabi saw, hati yang terhubung dengan Nabi saw, memenuhinya 
dengan pengetahuan Allah, seperti air terjun. Hanya dengan kepatuhan , maka 
pengetahuan itu akan terbuka. Dan kalian akan mendapat pengetahuan melalui hati 
kalian tanpa perlu bertanya.

Itulah sebabnya mengapa saat ini kita selalu bertanya, karena kita berada dalam 
kegelapan. Melalui hikmah dan Hadist, Nabi saw menjelaskan tentang Al-Quran. 
Tak seorangpun mampu menjelaskan Samudera Ilmu Pengetahuan Al-Quran, dan 
mengeluarkan seluruh hikmahnya kecuali Nabi Muhammad saw.

Lihatlah betapa rendah hatinya Nabi Muhammad sallallahu alayhi wasalam, beliau 
saw berkata,”Ya Allah, jangan tinggalkan hamba dalam ego hamba walau hanya 
sekejap”. Tetapi lihatlah saat ini, kita selalu bersama ego kita, itulah 
sebabnya kita berkelahi, masalah berdatangan dan kesulitanpun datang kepada 
kita. Mudah-mudahan Allah melindungi kita dari kesalahan ini. 

Untuk siapapun yang masih merokok, berdoalah dan berjuang untuk menghentikan 
kebiasaan merokok. Siapapun yang pernah melalaikan solat, maka mereka harus 
membayar solat yang lalai dikerjakan, siapapun yang tidak berpuasa dibulan 
ramadhan, maka merekapun harus membayar puasanya. 

Jika mereka tidak puasa satu hari dibulan Ramadhan, maka mereka harus 
menggantinya dengan puasa selama enampuluh hari berturutan dibulan biasa, bila 
mereka tidak mampu, maka mereka dapat memberi makan kepada 60 orang miskin. 
Tetapi jika inipun mereka tidak mampu karena mereka miskin, maka Allah pun Maha 
Pemaaf. 

Jika dahulu kalian tidak puasa selama 30 hari Ramadhan, maka kalian harus 
memberi makan orang miskin sebanyak 60 orang x 30 hari = 1.800 makanan dengan 
menu seperti yang kalian makan. Buatlah kalkulasi, beberapa Ulama mengatakan 
memberikan dua kali makanan sehari. 

Kalian dapat memberi makanan atau uang, misal satu kali makan kalian 
menghabiskan US$ 5, maka untuk 60 orang berarti US$ 300. Kita tentu saja tidak 
ingin membayar puasa kita di neraka, maka kita menghisabnya didunia . Bihurmati 
Habib, Bihurmati Fatihah.

Wa min Allah at Tawfiq

wasalam, arief hamdani
www.mevlanasufi.blogspot.com

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


                           

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke