KMNU IPB
Bangun Sinergi Pesantren dan Kampus Umum
Senin, 14 April 2008 06:55
Bogor, NU Online
Ada suasana yang berbeda di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB), Ahad 
(13/4). Untuk pertama kalinya alunan musik kesenian Marawis, lantunan 
Shalawat Badar, dan kumandang bait-bait Burdah menggema di kampus 
pertanian terbesar di Asia Tenggara itu. Tepatnya di Masjid al-Hurriyyah 
kampus IPB Darmaga, Bogor.

Heningnya suasana hari libur pun seolah berubah menjadi mirip di 
pesantren lantaran Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB 
menggelar acara Maulid Nabi SAW 1429 H dengan mengundang tamu khusus 
yakni Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), Pengasuh Pondok Pesantren 
Tebuireng Jombang. Kegiatan bertajuk ”Membangun Sinergi antara Dunia 
Pesantren dan Kampus.”

Gus Sholah datang ke IPB pukul 08:50 WIB, dan dan langsung disambut oleh 
alunan shawalat yang dibacakan tim Marawis, yang beranggotakan siswa SMP 
Pesantren al-Fatah Ciomas Bogor. Sedangkan shalawat Badar dan Burdah 
yang dibacakan di tengah jalannya acara, dibawakan oleh kader Pergerakan 
Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IPB.

Meski kegiatan tersebut berbarengan dengan penyelenggaraan Pemilihan 
Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, namun hal itu tidak mengurangi minat warga 
Nahdliyin IPB untuk mengikuti kegiatan yang digagas KMNU. Pasalnya 
civitas akademika (civa) Nahdliyin IPB yang memiliki hak pilih, terlebih 
dahulu mencoblos pada pagi harinya atau menggunakan hak pilihnya setelah 
usainya kegiatan.

Sedikitnya 100 orang peserta, yang umumnya warga IPB mengikuti acara 
ini. Selain dihadiri mahasiswa, kegiatan ini pun diikuti sejumlah dosen. 
Antara lain Direktur Recognition and Mentoring Program (RAMP) IPB Dr Aji 
Hermawan MM, Guru Besar Ilmu Agronomi Fakultas Pertanian (Faperta) IPB 
Prof Dr Ir Surjono Hadi Sutjahjo MS, dosen Fakultas Ekonomi dan 
Manajemen (FEM) Zainal MA, dan dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu 
Kelautan (FPIK) Ir Dahri, MSc. Hadir pula Ir Ifan Haryanto, MSc, mantan 
Sekretaris PCI NU Inggris yang kini sedang mengambil program Doktor 
Ekonomi Pertanian (EPN) IPB.

Menurut Ketua KMNU IPB, Ahmad Fahir, kegiatan tersebut merupakan kajian 
yang sudah rutin diselenggarakan komunitas Nahdliyin IPB dalam setahun 
terakhir. Yang membedakan, jika sebelumnya aktivitas lebih banyak 
diselenggarakan di pesantren atau di gedung luar kampus, kali ini 
dipusatkan di masjid yang berada di tengah-tengah kampus IPB Darmaga.

“Kami berharap, kedatangan Gus Sholah akan memberikan banyak manfaat 
bagi geliat aktivitas warga NU di IPB. Ghiroh (semangat, red) ber-NU 
yang mulai tumbuh, semoga semakin terpupuk dengan baik,” begitu harap Fahir.

Sementara Aji Hermawan mengemukakan, kedatangan Gus Sholah dapat membawa 
pelajaran bagi Nahdliyin di IPB maupun di kampus-kampus umum lain. 
Karena selama ini mengaku sebagai orang NU di IPB kerap menjadi ledekan 
dan tertawaan pihak lain. Civa IPB yang menyatakan sebagai NU, kerap 
disebut orang desa dan tertinggal.

Sebaliknya, lanjut Aji, pada saat bersamaan kalangan dosen atau 
mahasiswa yang berlatarbelakang NU di kampus umum kerap ragu aktif 
berkiprah di NU. Minimnya keterlibatan di pesantren dan lemahnya 
penguasaan ilmu agama, kerap menjadi pemicu. Ada semacam rasa kurang 
percaya diri saat bergumul dengan komunitas yang notabene berisi para 
kyai dan santri itu.

“Saya merasakan betul akan hal ini. Saya pun sempat ragu melanjutkan 
keterlibatakan aktif di NU, karena merasa bukan berlatarbelakang 
pesantren. Beruntung saat bertemu Gus Sholah pada kegiatan Munas Alim 
Ulama NU tahun 2002 di Pondokgede, beliau menyampaikan bahwa dirinya 
memiliki kesamaan, yakni sama-sama mengenyam pendidikan umum,” tutur 
Aji, mantan Ketua PCI NU Inggris.

Hal sama diutarakan oleh Ifan Haryanto. Menurutnya, perlu adanya semacam 
adaptasi dan sinergi antara masyarakat pesantren dan kampus. Ini penting 
untuk menguatkan peran NU dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.

”Penting kita pikirkan bagaimana pesantren dapat mengembangkan kurikulum 
umum, dan sebaliknya masyarakat kampus yang tidak pernah nyantri tetap 
merasakan sentuhan ke-NU-an,” ujarnya.

Ifan berharap, kedatangan Gus Sholah ke IPB akan membawa banyak ilmu 
pengetahuan dan wawasan baru bagi Nahdliyin IPB. Pasalnya Gus Sholah 
merupakan alumni ITB, yang memiliki kultur akademik sama dengan IPB. 
”Gus Sholah mengetahui banyak tentang IPB. Karenanya kita dapat memetik 
banyak hal dari beliau,” katanya. (hir)

------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke