Gus Dur Beber Asal Usul JK dan Kiemas Jakarta-HARIAN BANGSA Bukan Gus Dur kalu tidak selalu bikin pernyatan kontroversial. Kali ini Gus Dur membuat pernyataan yang mengejutkan tentang asal usul Jusuf Kalla (JK) dan pernikahan Taufik Kiemas (TK) dan Megawati. "Saya dapat dokumen JK itu buyutnya Kahar Muzakar," ucap Gus Dur dalam tausiyah pembukaan Muspim PKB di DPP PKB, Jl Kalibata, Jakarta, Rabu (23/4) kemarin.
Gus Dur pun enteng saja mengucapkan ini. "Dia geger nggak apa-apa," tambahnya. Dia pun lalu kembali mengeluarkan candaan soal Taufik Kiemas yang menikahi Megawati. "Sama dengan TK saat dimarahi ayahnya yang orang masyumi," imbuhnya. Menurut Gus Dur saat itu, ayah TK yang orang Masyumi marah karena anaknya menikahi putri Soekarno padahal notabene, Soekarno membubarkan Masyumi. "Hanya dengan cara itulah kita bisa mengalahkan keluarga Soekarno," ucap Gus Dur menirukan TK Gus Dur juga mngaku bahwa hal ini telah disampaikannya belasan kali. "Dan tidak ada jawaban dari TK," jelasnya. Pernyatan lain yang dipertegas adalah adanya aroma jahat dari kubu Istana. Secara blak-blakan Gus Dur menyebut bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupaya menggagalkan dirinya menjadi calon presiden 2009. "Ada upaya yang sangat besar untuk membuat saya tidak bisa ikut Pilpres 2009. Siapa, SBY! Dia (SBY) tahu kalau saya ikut pilpres, saya pasti menang. Karena yang saya garap adalah kiai kampung dan pondok pesantren, maka saya pasti menang. Dia berusaha dengan segala cara untuk menggagalkan saya," beber Gus Dur kepada wartawan usai membuka Rapat Pimpinan (rapim) PKB di markas DPP, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Rabu petang ini (23/4). Presiden RI ke-4 itu jelas-jelas mengatakan bahwa upaya menggagalkan Gus Dur menjadi presien lagi sudah terbaca setelah dirinya punya dokumen rahasia. "Dua minggu lalu, saya dapat dokumen yang isinya tentang upaya untuk menggagalkan saya maju di Pilpres," tukas cucu pendiri NU ini. Kalau itu diteruskan, kata Gus Dur, rakyat akan sangat marah dan akan terjadi revolusi sosial. Jika hal itu terjadi maka kerawanan sosial pasti ditakuti TNI. "Dari seorang mayor jenderal dikatakan, TNI akan bertindak kalau terjadi apa-apa dengan SBY," ungkap bekas Ketua Umum PB NU itu. "Buka saja Gus, supaya jelas!" sergah wartawan meminta Gus Dur untuk mengungkap yang sebenarnya. "Tunggu SBY yang minta, bukan Anda," jawab Gus Dur dengan nada tinggi yang membuat wartawan sempat terkaget-kaget. Muspimnas sendiri menyinggung rencana MLB yang akan mengundang Muhaimin namun tidak rekan-rekannya. Muspimnas itu sendiri dihadiri 29 pengurus DPW PKB se-Indonesia dan lengkap bersama jajaran dewan syuro dan dewan tanfidz DPP PKB. (nif/okz/inz/det) [Non-text portions of this message have been removed]
