Ormas-LSM di Cirebon Tolak SKB Terkait Ahmadiyah
Rabu, 7 Mei 2008 11:05
Cirebon, NU Online
Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan lembaga swadaya masyarakat
(LSM) di Cirebon, Jawa Barat, yang tergabung dalam Forum Muda Kebangsaan (FMK)
menolak diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait
pelarangan Ahmadiyah di Indonesia.
Mereka juga mengimbau kepada masyarakat agar mengabaikan rekomendasi Badan
Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) yang melarang
segala aktivitas Ahmadiyah.
Hal tersebut merupakan salah satu butir kesepakatan pertemuan sejumlah ormas
dan LSM di Pesantren Khatulistiwa, Kempek, Cirebon, pimpinan KH Syarif Utsman
Yahya, Selasa (6/5) kemarin. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online,
Jamaluddin Mohammad.
Akbar Sucipto, Jurubicara FMK, menyatakan, pelarangan pada Ahmadiyah merupakan
bentuk pelarangan terhadap keyakinan dan kepercayaan agama. Hal itu, katanya,
juga merupakan pelanggaran terhadap konstitusi Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI).
FMK juga mendesak kepada seluruh aparat keamanan dan penegak hukum untuk
menindak tegas para pelaku tindak kekerasan dan pengrusakan tempat ibadah atas
nama agama dan dengan dalih apa pun.
Kepada seluruh masyarakat untuk bersikap arif dan bijaksana dalam menyikapi
berbagai persoalan yang marak terjadi belakangan ini, ujar Akbar.
Dan dalam butir terakhir, mereka mendesak kepada Presiden Susilo Bambang
Yudhoyoni dan DPR RI untuk merevisi segala bentuk peraturan dan pengawasan
terhadap kepercayaan dan keyakinan masyarakat.
Pernyataan sikap ini muncul sebagai bentuk keperihatinan sejumlah kalangan
terhadap peran negara selama ini yang dianggap tidak mampu melindungi hak-hak
warganya, terutama hak berkeyakinan dan beragama, imbuh Akbar.
Negara seharusnya memberikan perlindungan dan keamanan terhadap warganya,
bukan malah membikin resah atau bahkan memicu timbulnya konflik di tengah
masyarakat. Kalau SKB tiga menteri jadi ditandatangani, dikhawatirkan akan
timbul gejolak negatif di masyarakat, kata Kiai Syarif, Pengasuh Pesantren
Khatulistiwa.
Sejumlah ormas dan LSM yang hadir dalam kesempatan itu, antara lain, Gerakan
Spiritual Muda Cirebon, Pesantren Miftahul Mutaallimin (Babakan, Ciwaringin),
Pesantren Khatulistiwa (Kempek), Komunitas Seniman Santri, Lembaga Kajian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama NU), Ikatan Pelajar NU, Ikatan
Pelajar Putri NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Keluarga Mahasiswa NU,
dan Fahmina Institute. (rif)
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]