Permintaan Pak Hasyim (atas nama PBNU?), agar Pemerintah menyatakan Ahmadiyah bukan Islam, tidak lahir begitu saja. PWNU Jatim, kekuatan terbesar NU, telah mendukungnya.
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=333083&kat_id=23 Rabu, 07 Mei 2008 19:17:00 NU Jawa Timur Minta Ahmadiyah Dibubarkan Surabaya-RoL -- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur minta pemerintah membubarkan aliran Ahmadiyah yang sudah dinilai menyimpang oleh MUI, namun pembubaran itu perlu disikapi dengan pembinaan, bukan tindakan anarkhisme. "Ahmadiyah bukan lagi sempalan, karena mereka memang sudah bukan Islam lagi, karena itu pemerintah harus membubarkan, tapi pembubaran itu harus diikuti dengan pembinaan, bukan dengan anarkhisme," kata Rois Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Rabu (7/5). Di sela-sela menerima silaturahmi Cawagub PDIP Jatim Ir H Ridwan Hisjam dan pasangan Cagub-Cawagub PPP Jatim Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono, ia mengemukakan hal itu menanggapi rencana pemerintah merumuskan SKB tentang Ahmadiyah yang tertunda dua kali. Menurut pengasuh Pesantren Miftachussunnah, Kedungtarukan, Surabaya itu, NU Jatim mendukung pembubaran Ahmadiyah, kecuali Ahmadiyah menjadi "agama", namun NU Jatim tidak setuju dengan kekerasan pada Ahmadiyah. "Orang sesat itu dibina, bukan dibinasakan, karena seperti halnya orang yang tersesat, maka orang itu harus diarahkan atau dikembalikan kepada jalan yang benar, bukan dihabisi," katanya. Bahkan, katanya, hal itu tidak hanya berlaku untuk Ahmadiyah, sebab kalau ada orang NU yang menganut aliran sesat juga harus dibubarkan alirannya, karena aliran sesat itu bukan lagi sempalan bagi Islam, melainkan aliran sesat itu sudah menjadi "benalu" dalam Islam. Ditanya alasan pembelaan kepada Ahmadiyah atas dasar Hak Asasi Manusia (HAM), ia mengatakan kebebasan itu bukan harus sebebas-bebasnya dengan menyakiti kebebasan orang lain, karena itu kebebasan Ahmadiyah harus tetap kebebasan yang bertanggungjawab. "Kalau Ahmadiyah itu menyimpang dari Islam bukan berarti harus dibiarkan dengan alasan kebebasan, karena mereka sudah menjadi 'benalu' Islam, sehingga mereka harus dibubarkan atau menjadi agama baru, tapi mereka harus tetap dibina," katanya. Kiai Miftah mencontohkan bangunan yang dibangun tanpa IMB, maka bangunan itu harus dibongkar dengan diganti bangunan baru yang sesuai aturan, tapi pembongkaran itu harus sesuai aturan, bukan asal bongkar tanpa landasan. Senada dengan itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendorong pemerintah agar tidak ragu-ragu menegaskan bahwa aliran Ahmadiyah bukan Islam dan melarang organisasi itu berdakwah di kalangan umat Islam. "Pemerintah hendaknya menyatakan bahwa Ahmadiyah berada di luar Islam dan tidak boleh mengahmadiyahkan orang Islam atas dasar kebebasan," kata Ketua Umum PBNU KHA Hasyim Muzadi di Jakarta. antara/is ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
