Assalamu`alaykum,

Setuju sekali Pak Kyai!
Sekarang memang banyak yang sedang mabuk HAM, akibat minumnya gak pakai 
dosis.
Segala yang berlebihan memang gak baik bagi kesehatan.....!

Wassalam,
HarryMau

----- Original Message ----- 
From: "Kh Anam" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, May 17, 2008 2:34 PM
Subject: Re: [kmnu2000] ahmadiyah?


> Persoalan Ahmadiyah, menurut saya, tidak harus tersangkut-paut dengan HAM.
> Ada yang berlebihan, penolakan Ahmadiyah selalu diidentikkan dengan
> kekerasan.
>
> Saya kira sikap NU sudah tepat: MENOLAK. Selanjutnya terserah pemerintah
> penangananya, dan NU siap berdialog atau membimbing Ahmadiyah ke jalan 
> yang
> benar.
>
> Pelu diingat NU pernah beberapa kali melarang:
> 1. Masa KH Ahmad Siddiq. Penolakan berkaitan dengan latar belakang
> internasional (mungkin sekarang disebut aspek transnasional) dalam 
> pendirian
> Ahmadiyah, terkait kepentingan kolonial.
> 2. Masa KH Ilyas Ruchiyat-Gus Dur. Penolakan di'fatwa'kan oleh NU setelah
> dimintai pendapat pemerintah.
>
> Ada hal penting yang juga perlu dihormati dari keyakinan kalangan NU
> (pesantren), bahwa persoalan Nabi dan Kitab Suci bukanlah masalah
> khilafiyah, tapi sudah menyentuh masalah aqidah. ...ehm hilangkan dulu 
> virus
> HAM dan marxisme-agama, jika ada.
>
> Salam
> Anam
>
>
> 2008/5/17 ahmad badi <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>>   SKB keliatannya menjadi putusan yang menakutkan bagi saudara2 
>> ahmadiyah,
>> walaupun mereka hanya menunggu dengan harap-harap cemas. yang perlu
>> dipertanyakan indikator atau kelayakan dari surve bakor pakem. asumsinya,
>> mereka meneliti anggota yang gak tau apa2, entah itu namanya taklid,
>> ikut-ikutan dll.
>> hari ini mungkin ahmadiyah yang mendapat kartu kuning atau bahkan merah
>> dari wasit (BAKORPAKEM) karena mereka minoritas-subaltern yang perlu kita
>> bela dalam rangkan maqosid al-syar'i dan HAM. bisa saja, hal itu akan
>> menimpa nahdliyin karena ada beberapa yang beragama NU (he...3x) dan hal 
>> itu
>> jelas tidak kita inginkan.
>> memang repot hidup di indonesia, wilayah publik dan privat sangat bias.
>> terlebih lagi, urusan pribadi diatur-kontrol oleh negara dengan dalih 
>> demi
>> stabilitas, perdamaian dkk. kita harus berkeyakinan, berkeluarga,
>> berfikir-berpendidikan dan mengekspresikan potensi "ala" negara. semoga 
>> SKB
>> tidak jadi muncul, dan saudara2 baik muslim maupun non muslim bisa
>> menjalankan peribadatan sesuai kepercayaannya. Amin.
>>
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>
>>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------------------------------
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir 
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda 
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
> 


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke