ini lah tanda-tanda kemunduran bukan kemajuan. kok angka 40 yang dipersoalkan? 
saya ngak tahu begitu pentingnya persoalan ini. namun, saya punya ada doa 
khusus bagi mereka yang sudah mencapai umar empat 40 mau ngak?
 
martin
 
katanya: ini doa dikutip dari hadist dan alquran

--- On Fri, 23/5/08, Arif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Arif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [kmnu2000] Angka Empat Puluh
To: [email protected]
Date: Friday, 23 May, 2008, 2:21 AM






Trimakasih sekali atas pencerahannya, Gus. 5 tahun lagi aku 40 tahun. Semoga
pada saatnya nanti mendapat sesuatu menjadikan hidupku indah dan istimewa.
Amin.

Salam
AH.

----- Original Message -----
From: abdulghofur1
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Friday, May 23, 2008 1:24 AM
Subject: [kmnu2000] Angka Empat Puluh

Angka empat puluh dalam literatur keagamaan Islam (mungkin juga agama
samawi lainnya) tampaknya menyimpan rahasia ketuhanan tertentu, walau
mungkin tidak jelas persisnya. Coba kita perhatikan berikut ini:

1. Ketika musa dipanggil menghadap Tuhan, ia bermunajat di gunung
Sinai selama 40 malam.

"Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat,
sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu
(sembahanmu) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang lalim."
Albaqarah : 51

2. Ketika bangsa Israel durhaka terhadap perintah Nabi Musa untuk
memasuki Palesine, mereka dihukum oleh Allah SWT, dengan empat puluh
tahun kebingunan di padang "tiih":

"Allah berfirman: ""(Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu
diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka
akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu. Maka
janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik
itu." Albaqarah : 26

3. Kematangan emosional dan rasional seseorang, dalam perspektif
Alquran, dikaitkan dengan usia empat puluh tahun. Nabi Muhammad
diangkat menjadi nabi saat memasuki usia empat puluh tahun. [Mirza
Ghulam Ahmad, bagi yang percaya, menerima wahyu juga di usia empat
puluh tahun.]

"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang
ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan
melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai
menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa
dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: ""Ya Tuhanku,
tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau
berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat
amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan
(memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat
kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah
diri." [Alahqaaf : 15]

4. seorang mukmin yang wafat, hendaknya minimal ada empat puluh orang
yang menyatakan dengan bersaksi, bahwa dia termasuk ahlil khair. Dalam
sebuah hadits:

Jika seorang mukmin wafat, dan hadir empat puluh orang mukmin yang
bersaksi: "Wahai Allah, kami bersaksi, kami tidak menjumpai dari dia
kecuali kebaikan, dan Engkau lebih mengerti tentang dia dari pada
kami", maka Allah akan menegaskan: "Telah Aku terima kesaksian kalian,
dan saya telah mengampuni dosa2 yang ia lakukan, yang Aku ketahui,
tapi tidak kalaian ketahui".

5. Disunnahkan mengumpulkan empat puluh orang untuk berdoa kepada
Allah SAW, agar keinginan kita dipenuhi. Dalam hadits:

Tidak sekalipun sekelompok jamaah, berjumlah empat puluh orang, yang
berdoa kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkan doa-doa mereka.

[Muhammad Algharawi dalam muqaddiman 40 hadits]

 














      __________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail.
A Smarter Email http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke