saya mungkin sedikit khawatir seperti pak Hasyim,
islam telah tercoreng dengan kelakuan FPI itu sudah jelas ..
tapi bukankah akan lebih tercoreng lagi jika kita terpancing 
untuk melakukan kekerasan dengan dalil persis spt FPI
"untuk menegakkan kebenaran".
satu sisi sangat geram dengan kelakuan FPI
sisi lain khawatir akan menyeret NU ke posisi tidak menguntungkan
saya khawatir ada niat politik di balik ini, kita hanya di jadikan domba adu
domba manapun yang tersungkur mati tak ada yang hiraukan
tetapi pemilik arena tetap ketawa mendapat keuntungan
saya setuju gusdur maju, hasyim maju atau tokoh2 lain mewakili kita.
tapi tanpa kekerasan, kekerasan hanya menyeret kita ke posisi FPI sekarang.
mari bersama menjaga nama baik NU.
salam 
surya



----- Original Message ----
From: Nur Rochman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Sent: Tuesday, June 3, 2008 3:33:18 PM
Subject: [kmnu2000] Hasyim Sesalkan Provokasi NU Serang FPI


Jelas bahwa Kyai Hasyim bukan pemimpin NU tetapi pemimpin partai NU, bukannya 
malah mengecam dan membantu warganya yang diserang FPI beliau malah akan 
memberikan sangsi bagi yang mendukung korban kekerasan oleh FPI, mang sejak 
kapan PBNU bisa kasih sangsi kepengurus NU karena membela kekerasan oleh 
serombongan preman, saya sungguh semakin heran dengan berbagai pernyataan kyai 
yang satu ini.
Saya memang mengharapkan kita nggak perlu meniru gaya FPI dengan menyerang 
mereka kembali tetapi kita satukan langkah dan konsolidasi dengan seluruh 
elemen bangsa untuk melawan semua bentuk kekerasan, kita desak pemerintah untuk 
bubarkan kelompok - kelompok yang menghalalkan kekerasan dan menangkap semua 
pemimpinnya yang jualan kekerasan dalam setiap ceramahnya.

Regards

Hasyim Sesalkan Provokasi NU Serang FPI 
Selasa, 3 Juni 2008 - 14:33 wib
BERITA LAINNYA
a.. 03/06/2008 14:50:46
JAKARTA - Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menyesalkan provokasi terhadap 
ormas-ormas NU untuk melakukan serangan balasan terhadap FPI dalam kasus 
bentrokan di Monas.

"Karena tidak ada relevansinya antara NU dengan Monas, NU dan FPI, tapi kenapa 
lalu ditulis korban itu adalah orang NU," kata Hasyim dalam siaran persnya 
kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/6/2008).

Menurutnya, sejak terjadinya bentrokan di Monas banyak yang berwacana 
menggiring GP Anshor, Pagar Nusa, Lakpesdam NU. "Tidak ada hak apapun untuk 
melakukan itu," ujarnya.

Karenanya, Hasyim juga mengingatkan kepada yang bersangkutan supaya 
menghentikan langkah-langkah provokasi. Dia juga mengaku akan memberikan sanksi 
bagi pihak yang mengajak warga NU melakukan kekerasan balasan.

"Karena justru NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan 
provokasi, bukan kepada yang terprovokasi, " katanya.

(Dian Widiyanarko/ Sindo/uky) 

[Non-text portions of this message have been removed]

 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke