Terus terang saya tak punya bukti, Mas Arif. Saya hanya menyatakan, 
"jangan-jangan". Menurut beberapa informasi yang beredar sih mantan Kapolda 
Metro Jaya, Nugroho Djajusman, dan mantan Pangdam Jaya, Djaja Suparman, secara 
langsung atau tak langsung terlibat dalam pendirian FPI.

Jadi, kalau ada yang mengatakan isu kekerasan FPI di Monas kemaren adalah upaya 
yang sengaja dipakai untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu BBM, maka 
sebaliknya juga bisa terjadi, yaitu isu BBM dijadikan alat untuk mengalihkan 
perhatian masyarakat dari kekerasan FPI dan kelompok-kelompok Islam radikal 
yang lain yang nota bene punya koneksi dengan sejumlah oknum militer itu.

Dua-duanya hanyalah spekulasi yang mungkin saja salah.

AB








Arif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Mas Hatim 
dan Mas Ahmad,
 Bagaimana Anda membuktikan bahwa FPI dan PP itu bentukan militer? Atau
 jangan-jangan itu hanya prejudice belaka?
 Jika iya, bukankah itu hanya berpotensi menimbulkan kebencian yang
 berlebihan dan tak akan membantu menyelesaikan masalah bangsa sedikitpun?
 
 Salam
 AH
 
 ----- Original Message -----
 From: Ahmad Badrudduja
 To: [email protected]
 Sent: Thursday, June 05, 2008 5:26 AM
 Subject: Re: [kmnu2000] Isyu BBM Hilang
 
 Jangan-jangan isu BBM dipakai untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari
 kekerasan FPI yang merupakan bentukan militer itu. Apakah militer bermain di
 sini untuk menutupi borok mereka dengan isu "populis", yaitu BBM?
 
 AHMAD
 
 
     
                                       


Ahmad Badrudduja 
 
Inna ikhtilaf al-mukhtalifin fi al-haqq la yujibu ikhtilaf al-haqq fi nafsihi 
Kebenaran tak menjadi banyak hanya karena orang-orang berbeda pendapat
-- Ibn al-Sid al-Batalyawsi (w. Valencia 1127 M)


       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke